Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Menjaga Diri Dengan Baik

04/06/2026 Info Kita (B)
Menjaga Diri Dengan Baik (Ilustrasi/Hoang Kim Hung/Unsplash)
Menjaga Diri Dengan Baik (Ilustrasi/Hoang Kim Hung/Unsplash)

Taipei Hadirkan Kursus Bahasa Gratis 2026 untuk Pekerja Migran

Pemerintah Kota Taipei kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan dan peningkatan keterampilan para pekerja migran. Melalui program Rencana Penyesuaian Pembelajaran Bahasa Asing di Kota Taipei pada tahun 2026, pemerintah setempat membuka pendaftaran kursus pelatihan bahasa gratis yang dirancang khusus untuk membantu pekerja migran beradaptasi dan berkomunikasi dengan lebih baik di lingkungan kerja maupun sosial.

Pilihan Kelas yang Ditawarkan
Program ini menyediakan empat jenis kelas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat kemampuan masing-masing peserta:

Kursus Bahasa Mandarin (Learn Chinese): Kelas dasar untuk membantu komunikasi sehari-hari.
Kursus Bahasa Taiwan (Learn Taiwanese): Sangat berguna untuk berinteraksi dengan lansia atau masyarakat lokal yang lebih sering menggunakan bahasa daerah Taiwan.
TOCFL Berbicara Tingkat Dasar (TOCFL Band A Speaking): Persiapan ujian sertifikasi kemahiran bahasa Mandarin tingkat pemula.
TOCFL Berbicara Tingkat Lanjutan (TOCFL Band A Speaking - Advanced Course): Program lanjutan bagi peserta yang ingin memperdalam kemampuan berbicara ke tingkat yang lebih profesional.

Informasi Pendaftaran & Penyelenggara
Bagi para pekerja migran yang tertarik untuk meningkatkan kapasitas diri, berikut adalah detail penting mengenai pendaftaran:

Periode Pendaftaran: Dibuka mulai 1 Juni hingga 10 Juli 2026. Perlu diingat bahwa pendaftaran akan langsung ditutup lebih awal jika kuota kelas sudah terpenuhi.
Pihak Penyelenggara: Program ini dibimbing oleh Department of Labor, Taipei City Government (Dinas Ketenagakerjaan Pemerintah Kota Taipei) dan diselenggarakan bersama oleh Taipei City Foreign and Disabled Labor Office serta Taipei Migrant Worker School. Kelas ini juga didukung penuh oleh lembaga bahasa ternama Taipei Language Institute (TLI) dengan subsidi dari Dana Stabilisasi Kerja (Employment Stability Fund).

Program ini menjadi kesempatan emas bagi para pekerja migran di Taipei untuk memperluas keterampilan komunikasi, membuka peluang karier yang lebih baik, sekaligus mempermudah integrasi sosial selama menetap di Taiwan.

Bikin Resah! Kesal dengan Istri, Warga Asal Indonesia Ini Tiba-Tiba Melempar Koper ke Rel MRT Taipei, Polisi Langsung Tangkap Pelaku: Denda Hingga NT$1 Juta Menanti   

Sebuah insiden tak masuk akal terjadi di MRT Taipei pada Senin kemarin (1/6) sekitar pukul 19.00. Seorang pria berkewarganegaraan Indonesia yang sedang dalam pengaruh alkohol dan menunggu kereta di peron Stasiun Zhuwei, diduga terlibat adu mulut sengit dengan istrinya melalui telepon. Dalam keadaan emosi, pria tersebut nekat melemparkan kopernya ke arah rel kereta api. Tindakan ini sontak membuat banyak penumpang di sekitarnya terkejut dan ketakutan. 

Setelah menerima laporan dan tiba di lokasi, pihak kepolisian segera memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk melakukan pelacakan. Dalam waktu setengah jam, pria tersebut berhasil diamankan dan dibawa ke kantor polisi. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke pihak berwenang untuk diselidiki lebih lanjut atas dugaan pelanggaran Pasal Bahaya Publik dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kesal Istri Terus Menelepon, Pria Lempar Koper ke Rel hingga Kereta Berhenti Darurat

Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka menerima laporan sekitar pukul 19.00 malam ini. Seorang pria WNI berusia 31 tahun yang sedang mabuk dan menunggu kereta di peron Stasiun Zhuwei, diduga merasa kesal karena istrinya terus-menerus meneleponnya.

Di tengah percakapan, ia kehilangan kendali atas emosinya dan langsung melemparkan koper ke arah rel, yang mengakibatkan sebuah kereta harus melakukan pengereman darurat. Beruntung, saat polisi tiba di lokasi, tidak ada korban luka, serta tidak ada kerusakan pada rel maupun kereta.

Sistem operasional MRT kembali normal pada pukul 19.39. Polisi kemudian memeriksa rekaman CCTV untuk melacak pelaku, dan berhasil menangkap pria tersebut dalam waktu setengah jam. Kasus ini telah dilimpahkan untuk diselidiki lebih lanjut berdasarkan tindak pidana bahaya publik menurut KUHP.

Sementara itu, Perusahaan MRT Taipei (TRTC) menjelaskan bahwa ketika sebuah kereta di Jalur Tamsui-Xinyi arah Xiangshan hendak memasuki Stasiun Zhuwei, seorang penumpang pria warga negara asing melemparkan koper dari area peron ke area rel.

Petugas operasional kereta yang menyadari hal tersebut segera melakukan pengereman darurat. Namun, setelah kereta berhenti, posisinya telah melewati koper tersebut. Pusat Pengendalian Operasi (OCC) segera menghubungi Polisi MRT dan layanan darurat 110, serta mengatur agar kereta melakukan patroli rel dengan kecepatan rendah. Selanjutnya, kepala stasiun ditugaskan turun ke rel untuk mengambil koper tersebut. 

Selama proses penanganan, pengumuman di peron ditingkatkan, dan setelah dipastikan aman tanpa kendala, operasional kereta kembali berjalan normal.

TRTC menegaskan bahwa atas tindakan penumpang yang dengan sengaja membahayakan keselamatan publik, mengabaikan hak perjalanan penumpang lain, dan mengganggu operasional kereta tersebut, pihaknya akan menindak tegas.

Berdasarkan Pasal 50-1 Ayat 1 Butir 2 Undang-Undang MRT Massal mengenai tindakan memanipulasi peralatan stasiun atau kereta secara sembarangan, atau menghalangi operasional normal kereta, sistem kelistrikan, maupun peralatan sistem keselamatan, pelaku akan dikenakan sanksi denda mulai dari NT$10.000 hingga NT$1.000.000.

MENJAGA DAN MENYELAMATKAN DIRI

1.Data pribadi harus disimpan dengan baik Sekedar mengingatkan Anda bahwa dokumen pribadi harus disimpan dengan baik, jangan sembarangan memberikan data-data pribadi Anda kepada orang asing yang tak dikenal, selain itu barang-barang berharga Anda harap disimpan dengan baik dan perhatikan hal-hal berikut:

1.Jangan menandatangani dokumen apapun yang tidak diterjemahkan dalam bahasa Indonesia ataupun dokumen yang tidak dimengerti (misalnya surat hutang atau surat pernyataan). ◎Perhatian! Begitu Anda menandatangani bilyet giro yang tidak jelas atau surat hutang atau dokumen lainnya, maka Anda harus bertanggung jawab membayar pinjaman secara hukum.

2.Jangan memberikan buku tabungan, kartu ATM, stempel, paspor atau kartu ARC serta barang pribadi lainnya kepada orang lain. ◎Perhatian! Begitu Anda memberikan buku tabungan, stempel, atau kartu ATM kepada orang lain, uang di rekening Anda bisa diambil oleh orang lain.

3.Jangan sembarangan percaya dan mengikuti permintaan orang lain untuk pergi ke bank dan melakukan pengurusan pinjaman. ◎Perhatian! Begitu Anda mengurus pinjaman bank, Anda harus bertanggung jawab membayar pinjaman secara hukum.

4.Jangan membiarkan majikan melakukan pemotongan biaya agensi Taiwan dan luar negeri dari gaji Anda.

 

(1)Mengenal kekerasan seksual.

a. Apa itu kekerasan seksual ?

◎Kekerasan seksual bukan seks melainkan kekerasan, tindakan kasar, hubungan seks yang tanpa ijin. ◎Secara ringkas dijelaskan, segala hal yang tidak melalui persetujuan Anda, hubungan seks yang terjadi tidak melalui persetujuan Anda dan dilakukan dengan perkosaan, paksaan, ancaman, hipnotis atau cara lain yang bertentangan dengan kemauan Anda, semuanya tergolong dalam kekerasan seksual.

◎Selain itu, asalkan bukan kemauan anda disentuh oleh orang lain atau diraba di bagian tubuh manapun, selain itu sentuhannya mencapai tahap kecabulan, juga termasuk dalam kekerasan seksual.

 

Pada saat mengalami kekerasan seksual, apa yang harus dilakukan?

◎Jangan panik : jangan membuat pelaku gusar, juga jangan memukul balik , usahakan agar orang itu menjadi tenang, demi menghindari keadaan bertambah runyam.

◎Lindungi diri sendiri : khususnya bagian penting tubuh seperti kepala, wajah, leher, dada, perut dan lain-lain.

◎Berteriak keras meminta pertolongan : berteriak keras “ se huo le”, untuk menarik perhatian orang lain.

◎Cepat menyingkir : tinggalkan tempat kejadian menuju tempat yang aman, minta bantuan tetangga atau minta bantuan pada Pusat Pencegahan Kekerasan Seksual berbagai tempat.

◎Lapor polisi : melaporkan kejadian ke kantor polisi, minta bantuan berobat atau tinggal di pusat penampungan.

◎Ingat ciri-ciri pelaku.

◎Pertahankan tempat kejadian, jangan memindahkan atau menyentuh barang apapun.

◎Kenakan dulu pakaian luar atau jaket, jangan ganti pakaian.

◎Jangan mandi terlebih dulu untuk memudahkan pengambilan bulu rambut ataupun sperma pelaku.

◎Segera ke rumah sakit atau klinik untuk minta bukti diagnosa

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解