Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Anjing Robot NCSIST Unjuk Gigi, Bangun Rantai Pasokan Non-Merah untuk Produksi di Taiwan  

04/06/2026 Kedai RTISI
Anjing Robot NCSIST Unjuk Gigi, Bangun Rantai Pasokan Non-Merah untuk Produksi di Taiwan (RtiSI)
Anjing Robot NCSIST Unjuk Gigi, Bangun Rantai Pasokan Non-Merah untuk Produksi di Taiwan (RtiSI)

Tiga tipe anjing robot yang diciptakan oleh Kementerian Pertahanan Nasional (MND) bersama Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) dipamerkan berjejer hari ini. Ketiganya meliputi tipe LiDAR, tipe pengintaian, dan tipe daya tembak, serta turut memamerkan kemampuan mengunci dan menembak target dengan presisi.

Di masa depan, jika diintegrasikan lebih lanjut dengan kendaraan nirawak dan pesawat nirawak (drone), mereka dapat menghasilkan efektivitas integrasi tempur tiga dimensi (3D). Dikombinasikan dengan platform spesifikasi militer Amerika Serikat, tujuannya adalah membangun rantai pasokan non-merah dan merealisasikan produksi di Taiwan. Saat ini, Korps Marinir dan Administrasi Penjaga Pantai memiliki kebutuhan yang sangat mendesak.

Melalui menara senjata yang dikendalikan dari jarak jauh di punggungnya, anjing robot tipe daya tembak ini mengangkat senjata, menembak ke arah target, dan berhasil mengenainya. Ia juga dapat bertindak sebagai garda depan, tiba di medan tempur lebih awal untuk mengunci target dengan presisi.

Mari kita lihat anjing robot tipe LiDAR ini. Saat menemui rintangan, ia dengan cepat menghindar dan mencari jalan memutar. Ia bertugas melakukan patroli dan penjagaan di infrastruktur penting. Dilengkapi dengan sistem sensor pencitraan termal, anjing robot ini mampu menjalankan misi pengintaian dari siang hingga malam hari.

Wakil Direktur Institut Penelitian Rudal dan Roket NCSIST, Jen Kuo-kuang (任國光), mengatakan, “Beberapa patroli pantai oleh Korps Marinir, termasuk patroli oleh Administrasi Penjaga Pantai di wilayah Dongsha dan Kepulauan Nansha, mereka memiliki kebutuhan yang mendesak untuk patroli-patroli ini. Keahlian kami adalah mengecilkan, menyederhanakan, dan memasang berbagai sistem persenjataan ke atas anjing robot.”

Selain terus meningkatkan daya tembak anjing robot yang mengintegrasikan fungsi pengintaian dan serangan demi memperkuat efektivitas di medan tempur, militer nasional dan penjaga pantai juga memiliki kebutuhan yang sama. Terlebih lagi, pembangunan rantai pasok non-merah untuk drone menjadi hal yang sangat mendesak.

Wakil Direktur Institut Penelitian Rudal dan Roket NCSIST, Jen Kuo-kuang, melanjutkan, “Modul motor, modul lensa, dan beberapa modul komputer terkait kecerdasan buatan (AI), saya yakin ini adalah keunggulan terkuat kita. Kita dapat menemukan pemasok di sini untuk menyediakannya. Di sisi lain, kami juga berharap dapat menggandeng mereka untuk melakukan produksi di Taiwan, sehingga di masa depan tidak akan ada kekurangan dalam hal pasokan dan permintaan.”

Jangan terkecoh oleh penampilannya yang tampak jinak saat ia berbaring dan mengeluarkan suara. NCSIST telah memamerkan performa ketiga tipe anjing robot ini, yang mampu berlari di atas rumput, menghindari rintangan, dan membidik target dengan cepat, ganas, dan akurat. Jika berhasil diproduksi massal dan menjadi mitra paling setia bagi militer nasional, anjing robot ini juga berpeluang menjadi senjata andalan baru untuk melindungi Taiwan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解