Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Prestasi Gemilang! Pilot Taiwan Terbang Keliling Dunia Sendiri, Mendarat Mengejutkan di Bandara Songshan  

17/06/2026 Kedai RTISI
(RtiSI)
(RtiSI)

Mari saksikan kebanggaan Taiwan! Ini adalah tantangan penerbangan keliling dunia mandiri yang digagas oleh pilot berkebangsaan Taiwan, Roger Lin (林睿哲). Ia berangkat dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, melewati Alaska dan Hokkaido dalam perjalanannya, dan akhirnya mendarat di Bandara Songshan Taipei pada Sabtu kemarin (13/6).

Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan, ia akan melanjutkan penerbangannya ke arah Asia Tenggara. Ia mengakui bahwa seluruh proses tersebut tidaklah mudah, terutama saat terbang ke daerah lintang tinggi di mana ia harus menahan suhu rendah. Namun, ia terus bertahan untuk menyelesaikan tantangan tersebut. Saat pesawat mendarat di Taiwan, momen itu membuatnya sangat terharu.

Pemandangan megah terhampar di depan mata, melihat Gunung Berapi Shishaldin dari ketinggian. Ini adalah tantangan penerbangan keliling dunia mandiri yang digagas oleh pilot Taiwan, Roger Lin, di mana salah satu perhentiannya adalah kampung halamannya yang paling ia kenal.

Penggemar penerbangan menyaksikan langsung, Roger Lin menerbangkan pesawatnya dan mendarat perlahan di Bandara Songshan. Di badan pesawat terdapat gambar bendera nasional, melambangkan semangat penerbangan Taiwan yang dibawa dan dikembangkan ke berbagai penjuru dunia.

Ia juga berbagi melalui POV nya, setelah mendarat, ia bertemu dengan mobil pemandu yang lucu, yang memandunya parkir di apron.

Pilot Taiwan Roger Lin, mengatakan, “Melihat tanah kelahiran, sungguh sangat mengharukan. Akhirnya ada kesempatan untuk menerbangkan pesawat kecil sendiri dan melihat pesona (tanah Taiwan). Saya merasa perasaan ini sangat ajaib, saat itu saya sedikit merinding.”

Seluruh rencana penerbangan keliling dunia mandiri ini melintasi puluhan negara. Pada tanggal 5 Juni 2026, ia berangkat dari Los Angeles, AS, terbang terus ke utara. Setelah hampir 12 jam, ia singgah sejenak di Alaska. Kemudian dilanjutkan dengan ekspedisi panjang, rute penerbangannya melintasi Batas Penanggalan Internasional, terbang langsung menuju Hokkaido, Jepang. Setelah kembali lepas landas, pada Sabtu malam, ia berhasil mendarat di Bandara Songshan Taipei.

Pilot Taiwan Roger Lin mengatakan, “Bagian melintasi samudra adalah yang paling merepotkan, karena di tengah-tengahnya tidak ada yang namanya tempat pendaratan darurat atau bandara alternatif. Melintasi samudra biasanya akan terbang ke daerah dengan lintang yang lebih tinggi, -20C hingga -30C. Jadi, suhu udara di atas sana lebih dingin. Saat (udara dingin) langsung masuk ke kokpit kami, saat itu saya sempat berpikir, sudah lelah dan sangat menderita, saya sedikit meragukan diri sendiri.”

Ia juga mengungkapkan bahwa ambang batas untuk terbang keliling dunia sendiri sangat tinggi. Selain harus lulus pemeriksaan medis pilot, ia juga harus menguasai radio penerbangan. Yang terpenting, ia harus memiliki lisensi terbang dan sertifikasi instrumen penerbangan, serta sebaiknya memiliki pesawat sendiri. Keterampilan dan tekad kuat harus dimiliki secara bersamaan.

Pilot Taiwan Roger Lin, mengatakan, “Saya berharap dunia dapat melihat kerja keras dan kemampuan pilot Taiwan, agar bendera kita dapat muncul di bandara-bandara di seluruh dunia."

Roger Lin menantang dirinya untuk menjadi pilot pertama dalam sejarah Taiwan yang menyelesaikan penerbangan keliling dunia mandiri. Perjalanan petualangannya masih akan terus berlanjut.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解