Perayaan festival budaya selalu menjadi momen terbaik untuk saling mengenal dan mendekatkan perbedaan. Melalui program bertajuk You Pin Ya Dong Ren (有品亞東人), Asia Eastern University of Science and Technology (AEUST) yang berlokasi di Kota New Taipei sukses menggelar kegiatan hangat yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada para mahasiswa Taiwan.
Momen menjelang perayaan Festival Perahu Naga di Taiwan menjadi latar belakang yang sempurna untuk memperkenalkan kuliner Nusantara. Karena festival tersebut identik dengan hidangan bakcang, pihak kampus AEUST secara kreatif mengundang guru budaya Hanny Tsao (曹寒妮), untuk memperkenalkan kembaran bakcang dari Indonesia, yaitu arem-arem.
Arem-arem, yang merupakan hidangan berbahan dasar nasi dengan isian gurih dan dibungkus rapi menggunakan daun pisang, berhasil menarik perhatian para mahasiswa. Melalui analogi kelokalan ini, para peserta dapat dengan mudah memahami nilai filosofis di balik kuliner tradisional Indonesia yang memiliki kemiripan fungsional dengan tradisi kuliner mereka sendiri.
Acara dibuka dengan sesi edukasi yang interaktif. Para mahasiswa diajak "berkeliling" Indonesia secara virtual melalui pengenalan letak geografis, keberagaman suku, hingga keunikan cita rasa bumbu dapur khas Nusantara yang kaya rempah.
Tantangan sesungguhnya dimulai saat para peserta diajak mempraktikkan langsung cara membungkus arem-arem menggunakan daun pisang. Melipat daun pisang agar tidak robek dan menguncinya dengan lidi menjadi pengalaman baru yang menantang sekaligus menyenangkan bagi para mahasiswa Taiwan.
Setelah puas bergelut di dapur budaya, para mahasiswa diajak mencoba permainan tradisional Indonesia, yaitu congklak. Rasa penasaran langsung terpancar saat mereka mulai menyusun strategi dan memindahkan biji congklak dari satu lubang ke lubang lainnya. Gelak tawa dan antusiasme tinggi menghidupkan suasana kelas sore itu.
Melalui kolaborasi manis ini, makanan dan permainan tradisional terbukti sukses menjadi bahasa universal yang melintasi batas negara. Rasa ingin tahu yang besar dari para mahasiswa AEUST menunjukkan bahwa ruang kreatif seperti ini sangat berharga dalam membangun jembatan persahabatan internasional yang lebih erat di masa depan.