Drama Korea “Teach You a Lesson” mendapat resonansi yang kuat di kalangan guru Taiwan. Hal ini bukan mencerminkan keinginan guru untuk kembali ke otoritarianisme, melainkan realitas ketidakseimbangan yang sudah berlangsung lama dalam dunia pendidikan. Di saat masyarakat gencar menyingkirkan guru yang tidak kompeten, apakah kita juga perlu memikirkan kembali apakah kita telah menyediakan lingkungan yang layak untuk ditinggali bagi para guru yang rela mendampingi anak-anak dan bertahan mengajar?
Seorang guru yang siap mengabdi membutuhkan waktu lebih dari sepuluh tahun untuk dibentuk; kehilangan seorang guru terkadang hanya cukup dengan satu kali pengaduan, satu kali investigasi, atau akumulasi kelelahan selama bertahun-tahun.
Di dunia pendidikan Taiwan saat ini, konflik antara orang tua dan guru, pendampingan siswa berkebutuhan khusus, pengaduan dari orang tua, serta investigasi di lingkungan sekolah—guru sering kali menjadi garda terdepan sekaligus benteng terakhir. Ketika semua tanggung jawab dibebankan ke garis depan, siapakah yang menampung dan menopang para guru?