Seiring dengan mendekatnya Taifun Bavi, Pemerintah Kota Tainan memulai operasi pengendalian banjir dengan mengerahkan senjata andalan anti-taifun, yakni robot gorong-gorong.
Setelah masuk ke dalam gorong-gorong bawah tanah, robot ini dapat dikendalikan dari jarak jauh secara nirkabel untuk masuk lebih dari 150 meter. Dilengkapi dengan lensa kamera dan lampu penerangan, robot ini mampu mengirimkan gambar saluran bawah tanah secara langsung ke permukaan, sehingga para teknisi dapat mengetahui kondisi dalam saluran dengan jelas dan meningkatkan efisiensi inspeksi.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaannya dalam operasi terkait telah mencapai panjang 20 kilometer, menjadikannya asisten terbaik dalam inspeksi endapan lumpur.
Robot tersebut masuk jauh ke dalam gorong-gorong dan terus bergerak maju. Di bagian depan bodi mesin, terdapat lensa kamera dan lampu penerangan yang memungkinkannya mengatasi lingkungan gelap dengan mudah. Meskipun menghadapi lumpur dan genangan air, roda rantai tetap dapat membawanya melaju dengan sempurna
Sekretaris Utama Biro Sumber Daya Air Kota Tainan, Huang Hsin-chuan (黃信銓), mengatakan, “Gorong-gorong adalah ruang terbatas yang mengandung gas metana dan memiliki masalah sirkulasi udara tertutup. Beberapa tempat memiliki jarak yang cukup panjang sehingga sulit dijangkau oleh manusia. Kami selalu menggunakan robot gorong-gorong untuk membantu kami melakukan inspeksi.”
Kota Tainan mengerahkan robot gorong-gorong untuk melakukan inspeksi di bawah tanah guna mengetahui kondisi endapan dan kerusakan pada saluran pipa menjelang datangnya Taifun Bavi pekan kemarin. Robot ini dapat dikendalikan secara nirkabel untuk bergerak maju sejauh lebih dari 150 meter dan mampu mengatasi perbedaan ketinggian. Bahkan di area air dalam atau di dalam saluran pipa yang penuh dengan lumpur kotor, bodi mesin dan lensa yang kedap air memungkinkannya untuk berfungsi secara sempurna.
Sekretaris Utama Biro Sumber Daya Air Kota Tainan, Huang Hsin-chuan, mengatakan, “Dalam inspeksi yang kami lakukan selama beberapa tahun terakhir, kami telah menjangkau panjang hingga 20 kilometer. Kami (menemukan) endapan terkait, atau terkadang ada limbah dari kontraktor bangunan, maupun limbah rumah tangga.”
Wali Kota Tainan, Huang Wei-che (黃偉哲), mengatakan, “Hal ini sangat meningkatkan efisiensi kerja para staf kami, serta menjamin keselamatan pribadi dan kesehatan mereka.”
Melalui inspeksi robot, titik-titik masalah dapat ditemukan lebih awal, sehingga menghemat tenaga kerja dan membuat operasi pengerukan lumpur menjadi lebih efisien sebagai bentuk persiapan pengendalian banjir selama periode taifun.
27/07/2026
24/07/2026