Nampan tanah liat dari penghujung Dinasti Song Selatan (1127-1279) yang diukir dengan dua burung berada pada latar belakang bunga-bungaan. (Foto: Wikipedia)
Seni pahat dan ukir merupakan salah satu pencapaian terbesar dalam peradaban Tiongkok. Selama lebih dari lima ribu tahun sejarahnya, masyarakat Tionghoa telah menghasilkan karya-karya pahatan yang tidak hanya memukau dari segi estetika, tetapi juga mengandung nilai spiritual, filosofis, dan historis yang mendalam. Dari patung-patung batu raksasa di gua-gua Buddha hingga ukiran giok berukuran kecil yang halus, setiap karya mencerminkan perkembangan budaya, agama, serta teknologi yang berkembang dari satu dinasti ke dinasti berikutnya.
Seni pahat dan ukir Tiongkok bukan sekadar bentuk ekspresi artistik, melainkan juga menjadi saksi perjalanan panjang sebuah peradaban yang terus berkembang. Hari ini, mari kita sama-sama mengenalnya di acara Galeri Budaya.