Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

《成功以後》"Setelah Menjadi Sukses"

EPISODE 3

 

Ada sebuah cerita tentang pepatah Taiwan ini, yuk kita simak bersama:

 

小小故事

《成功以後》"Setelah Menjadi Sukses"

 

阿明出生在一個偏遠的小村莊。A Ming lahir di sebuah desa kecil yang terpencil.

 

他的父母靠種菜維持家計,

Orang tuanya bekerja sebagai petani sayur.

生活雖然清苦,卻努力供他讀書。

Kehidupan mereka sederhana, tetapi mereka berusaha keras agar anaknya dapat bersekolah.

 

阿明很爭氣,大學畢業後到台北工作,

A Ming belajar dengan tekun, setelah lulus universitas, ia bekerja di Taipei

後來成立公司,事業越做越大。

dan kemudian mendirikan perusahaannya sendiri. Bisnisnya berkembang pesat

dan ia menjadi orang yang sangat sukses.

 

有一天,記者採訪他:

Suatu hari, seorang wartawan bertanya kepadanya,

「請問您成功的秘訣是什麼?」

"Apa rahasia kesuksesan Anda?"

阿明談了很多關於自己的努力,卻一句也沒有提到父母。

A Ming berbicara panjang lebar tentang kerja keras, kecerdasan, dan keberaniannya mengambil risiko.

Namun tidak satu kali pun ia menyebut nama kedua orang tuanya.

 

幾年過後,他把父母接到城市裡住,

Beberapa tahun kemudian, ia membawa orang tuanya tinggal di kota.

卻嫌他們不會說國語、穿著老土,

Akan tetapi, ia merasa malu karena orang tuanya tidak fasih berbahasa Mandarin dan masih berpakaian sederhana seperti orang desa.

所以不願意帶他們參加公開活動。Karena itu, ia jarang mengajak mereka menghadiri acara-acara terbuka.

村裡的老校長知道後,嘆氣地說:

「蔡伯喈,拜別人的墓啊!」

旁人問:

「校長,您這句話是什麼意思?」

Ketika mantan kepala sekolah di desanya mengetahui hal tersebut, ia menghela napas dan berkata,

"蔡伯喈,拜別人的墓。"

Orang-orang di sekitarnya bertanya apa maksud perkataan itu.

老校長說:

「人可以走得很遠,但不能忘記自己從哪裡出發。若忘了養育自己的人,再大的成功也失去了根。」

阿明聽到這句話後沉默了很久。

Kepala sekolah menjawab,

"Orang boleh pergi sejauh apa pun, tetapi jangan pernah melupakan dari mana ia berasal. Jika seseorang melupakan orang yang telah membesarkannya, maka keberhasilannya kehilangan akar."

Perkataan itu akhirnya sampai ke telinga A Ming.

Ia merenungkannya selama berhari-hari.

幾個月後,他回到母校演講,第一句話便是:

「今天的我,是我的父母用汗水換來的。」

台下響起熱烈掌聲。

因為他終於找回了自己的根。

Beberapa bulan kemudian, saat diundang memberikan pidato di sekolah lamanya, kalimat pertama yang ia ucapkan adalah:

"Hari ini saya bisa berdiri di sini karena pengorbanan ayah dan ibu saya."

Tepuk tangan memenuhi ruangan.

Pada hari itu, A Ming tidak hanya merayakan kesuksesannya.

Ia juga menemukan kembali akar yang selama ini hampir ia lupakan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x