Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Wu Zetian (武則天)

04/09/2026 Apa & Siapa
Wu Zetian (武則天) (WIKIPEDIA)
Wu Zetian (武則天) (WIKIPEDIA)

Sejarah Kekaisaran Tiongkok selama ribuan tahun didominasi oleh figur-figur pria yang memerintah dengan tangan besi dan mandat langit. Namun, di tengah bentangan sejarah yang patriarkal tersebut, muncul satu nama yang mendobrak segala batasan gender dan tradisi, yaitu Wu Zetian (武則天). Sebagai satu-satunya kaisar perempuan yang diakui secara resmi dalam sejarah Tiongkok, ia bukan sekadar seorang penguasa sementara atau wali di balik layar, melainkan seorang penguasa berdaulat penuh yang mendirikan dinasti baru. Mari kita telusuri kisah hidup, ambisi, kecerdasan, serta warisan luar biasa dari sosok perempuan yang berhasil mengguncang takhta naga ini.

Lahir dengan nama Wu Zhao (武曌) pada awal abad ketujuh, ia berasal dari keluarga bangsawan yang cukup berpengaruh pada masa Dinasti Tang (唐朝). Ayahnya adalah seorang sekutu dekat pendiri Dinasti Tang, yang membuat Wu Zhao tumbuh dalam lingkungan yang terdidik. Tidak seperti kebanyakan perempuan pada zamannya yang hanya diajarkan keterampilan domestik, Wu Zhao didorong oleh ayahnya untuk membaca buku, mempelajari sejarah, politik, dan seni menulis.

Kecerdasan yang tajam dipadukan dengan kecantikan yang menawan membuat namanya terdengar hingga ke dalam istana kekaisaran. Pada usia sekitar empat belas tahun, ia dipanggil untuk menjadi selir tingkat rendah bagi Kaisar Taizong (唐太宗) dan dianugerahi nama Wu Mei (武媚), yang berarti cantik atau memikat.

Kehidupan di dalam istana belakang atau harem kekaisaran adalah arena kompetisi yang kejam, di mana kecantikan saja tidak pernah cukup untuk bertahan hidup. Selama bertahun-tahun melayani Kaisar Taizong, Wu Zetian mengamati dengan saksama bagaimana roda pemerintahan dijalankan dan bagaimana intrik politik istana bekerja. Hubungannya dengan Kaisar Taizong tidak menghasilkan keturunan, dan ketika sang kaisar wafat, tradisi mengharuskan semua selir yang tidak memiliki anak untuk mencukur rambut mereka dan menjalani sisa hidup sebagai biarawati Buddha di Kuil Ganye (感業寺).

可能是顯示的文字是「 WU ZETIAN (武則天): THE JOURNEY TO THE THRONE EARLYLIFE& EARLYLIFE&EDUCATION & EDUCATION EARLY LIFE COURT OF EMPEROR TAIZONG (武堀) သ THE NUN THENUNATGANYETEMPLE AT GANYE TEMPLE (感業寺) 」的圖像

(AI Generated)

Wu Zetian pun menjalani takdir tersebut, namun bagi seorang perempuan dengan ambisi sebesar dirinya, dinding kuil yang sunyi bukanlah akhir dari perjalanannya, melainkan tempat peristirahatan sementara.

Takdir kemudian mempertemukannya kembali dengan putra mahkota yang telah naik takhta menjadi Kaisar Gaozong (唐高宗). Kaisar baru ini ternyata telah terpikat oleh pesona Wu Zetian sejak ayahnya masih hidup. Atas izin Permaisuri Wang (王皇后) yang saat itu sedang bersaing dengan selir kesayangan kaisar bernama Selir Xiao (蕭淑妃), Wu Zetian dipanggil kembali ke istana untuk mengalihkan perhatian kaisar.

Langkah ini terbukti menjadi kesalahan terbesar Permaisuri Wang. Wu Zetian yang kembali ke istana bukanlah gadis muda yang naif, melainkan seorang ahli strategi yang sangat matang. Dengan cepat, ia menyingkirkan kedua pesaing utamanya, Permaisuri Wang dan Selir Xiao, melalui serangkaian intrik yang kejam dan penuh perhitungan, hingga akhirnya ia berhasil dinobatkan sebagai permaisuri baru.

Sebagai permaisuri, pengaruh Wu Zetian tumbuh dengan sangat pesat, terutama ketika kesehatan Kaisar Gaozong mulai menurun akibat stroke. Wu Zetian mulai mengambil alih tugas-tugas administratif kekaisaran dan duduk di balik tirai sutra di belakang kaisar saat sidang istana berlangsung.

Rakyat dan para pejabat mulai mengenal mereka berdua sebagai Dua Orang Suci (二聖) karena kekuasaan yang mereka bagi hampir setara. Ketika Kaisar Gaozong akhirnya wafat, Wu Zetian tidak lantas menyerahkan kekuasaan kepada putra-putranya. Ia bertindak sebagai ibu suri yang mengendalikan dua kaisar berikutnya, yaitu Kaisar Zhongzong (唐中宗) dan Kaisar Ruizong (唐睿宗).

Ketika ia merasa bahwa putra-putranya tidak cukup kompeten atau mencoba menentang otoritasnya, ia tidak ragu untuk mendepak mereka dari takhta.

Puncak dari ambisi politik luar biasa ini terjadi pada tahun enam ratus sembilan puluh, ketika Wu Zetian secara resmi menyatakan berdirinya Dinasti Zhou Kedua (武周) dan menobatkan dirinya sendiri sebagai Kaisar Suci dan Ilahi. Langkah ini merupakan sebuah revolusi budaya dan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena ajaran Konghucu yang dominan saat itu sangat menentang kepemimpinan seorang perempuan.

Untuk melegitimasi kekuasaannya, ia memanfaatkan ajaran Buddha, mempromosikan sutra yang meramalkan kedatangan seorang inkarnasi Buddha perempuan yang akan membawa kedamaian dan kemakmuran bagi dunia.

Meskipun para sejarawan tradisional yang berhaluan Konghucu sering menggambarkan Wu Zetian sebagai seorang tiran yang kejam dan haus darah, catatan sejarah yang objektif menunjukkan bahwa masa pemerintahannya adalah salah satu periode paling makmur dan stabil di Tiongkok.

Ia menerapkan sistem meritokrasi yang ketat dalam ujian pegawai negeri, yang memungkinkan orang-orang berbakat dari kalangan rakyat biasa untuk menduduki jabatan penting di pemerintahan, mengikis dominasi keluarga aristokrat yang korup.

可能是顯示的文字是「 REENTRY REENTRYTOTHEPALACE to THE PALACE AND STRATEGY WU ZETIAN (武則天): TH JOURNEY TO THE THRONE EMPRESS WANG'S MISTAKE (王童后之類) CONQUERING RIVALS (時斎淑妃) CO-RULE AS 'TWO SAINTS' (二聖) 'TWO SAINTS' ADMINISTRATION (二聖臨) (二聖 RULING THROUGH PUPPETS ANDDEPOSITION AND RULINGEMPERORS RULING EMPERORS FROM THE CURTAIN (垂藤聽取) CONTROL OF BLLINGF LLINGFROMBEHIN BEHIND ECURTAIN ADMINISTRATIVE ADMINISTRATIVERULE ADMINI RULE 《代理調政) (撃系様) DEPOSING ZHONGZONG DEPOSING RUIZONG (慶春字) 」的圖像

(AI Generated)

Ia juga sangat memperhatikan kesejahteraan petani dengan menurunkan pajak, mereformasi sistem pertanian, dan mempromosikan teknik bercocok tanam yang efisien. Di bawah kepemimpinannya, wilayah kekaisaran meluas hingga ke Asia Tengah, dan jalur perdagangan Sutra berkembang dengan sangat pesat.

Seni dan budaya juga mencapai masa keemasan di bawah perlindungannya. Wu Zetian adalah seorang pelindung besar agama Buddha, yang dibuktikannya dengan mendanai pembangunan kuil-kuil megah dan patung-patung Buddha raksasa, seperti yang dapat kita saksikan hari ini di Gua Longmen (龍門石窟).

Ia juga seorang penulis dan penyair yang berbakat, yang mendorong perkembangan sastra di lingkungan istana. Namun, sisi terang pemerintahannya selalu berdampingan dengan bayang-bayang kekejaman. Untuk mempertahankan kekuasaannya dari ancaman pemberontakan para loyalis Dinasti Tang, ia membentuk jaringan polisi rahasia yang dipimpin oleh tokoh-tokoh kejam seperti Lai Junchen (來俊臣). Ribuan lawan politik, termasuk anggota keluarga kekaisaran sendiri, disiksa dan dieksekusi demi menjaga stabilitas takhtanya.

Seiring bertambahnya usia, kekuatan fisik dan ketajaman mental Wu Zetian mulai memudar. Pada tahun-tahun terakhir pemerintahannya, ia sangat bergantung pada dua saudara tampan yang menjadi kesayangannya, yaitu Zhang Yizhi (張易之) dan Zhang Changzong (張昌宗).

Kehadiran bersaudara Zhang ini menimbulkan kemarahan di kalangan pejabat istana karena mereka mulai mencampuri urusan negara dan menyalahgunakan kekuasaan. Pada tahun tujuh ratus lima, sebuah kudeta istana yang dikenal sebagai Kudeta Shenlong (神龍革命) meletus. Para pejabat senior bersama dengan pasukan pengawal istana memaksa Wu Zetian yang sudah sakit-sakitan untuk turun takhta dan mengembalikan kekuasaan kepada putranya, Kaisar Zhongzong, yang menandai restorasi Dinasti Tang.

可能是顯示的文字是「 WU ZETIAN (武則天): RISE TO UNIQUE POWERS AGE ESTABLISHING SECOND ESTABLISHINGTHESECONDZHOUDYNASTY ZHOU DYNASTY (武周) AND RULE ()ANDRULEBYMERITOCRACY BY MERITOCRACY COCLARES COCLARESHERSELFEMPEROR HERSELF EMPEROR (共时天柄毒] PEAK RULE CULTURAL GOLDEN AGE 龍門石寓建造 RULE FROM BEHIND THE CURTAIN 垂蔗聽致) THEDOWNFALL&LEGACY THE DOWNFALL LEGACY THE SHENL ONG COUP & ABDICATION (神龍革命) LONGMEN GROTTOESF LONGMENGROTTOESFUNDING FUNDING THECULTURAL RENAISSANCE 《.意之興) MERITOCRATICCIVIL CIVIL EXAMS 最福公指員考誠) 拍具 公猪員 TAKINGCOMEFS,TAKINGEXAMS KINGEXAMS TAKING TAKINGCOMES COMERS: AGRICULTURAL REFORM &PROSPERITY (農樂改吳業榮) LEGACY:THEWORDLESSTELE( LEGACY: Y:THEWORDLESS STELE (無宇褲) 」的圖像

(AI Generated)

Hanya beberapa bulan setelah kehilangan takhtanya, Wu Zetian wafat dalam usia delapan puluh satu tahun. Sebelum meninggal, ia meminta agar gelarnya dikembalikan sebagai permaisuri, bukan kaisar, dan meminta untuk dimakamkan bersama suaminya, Kaisar Gaozong, di Makam Qianling (乾陵).

Salah satu warisan paling misterius dan terkenal dari kematiannya adalah batu nisan raksasa yang didirikan di makamnya, yang dikenal sebagai Prasasti Tanpa Kata atau Wuzibei (無字碑). Berbeda dengan batu nisan kaisar lainnya yang dipenuhi dengan ukiran prestasi dan pujian, batu nisan Wu Zetian dibiarkan kosong melompong tanpa satu huruf pun. Beberapa sejarawan meyakini bahwa ia ingin agar generasi mendatang yang menilai sendiri seluruh pencapaian dan kesalahannya tanpa didikte oleh tulisan di atas batu.

Wu Zetian tetap menjadi salah satu tokoh paling memikat dan kompleks dalam sejarah dunia. Ia adalah seorang perempuan yang menolak untuk tunduk pada batasan zamannya, seorang politisi ulung yang tahu kapan harus bersikap kejam dan kapan harus bermurah hati, serta seorang reformator visioner yang meletakkan dasar bagi masa keemasan Dinasti Tang berikutnya. Melalui keberanian dan kecerdasannya yang tak tertandingi, ia membuktikan bahwa kepemimpinan dan keagungan tidak pernah ditentukan oleh gender, melainkan oleh visi, keteguhan hati, dan kemampuan untuk memerintah.

Ikuti Program & Podcast
(foto: Canva)
Apa & Siapa
Penyiar: Yunus Hendry
Waktu Siar: Jumat

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x