Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Industri Selam Taiwan Bernilai NT$500 Juta, Peluang Besar di Balik Area Abu-Abu

05/12/2024 Kedai RTISI
Industri Selam Taiwan Bernilai NT$500 Juta, Peluang Besar di Balik Area Abu-Abu
Industri Selam Taiwan Bernilai NT$500 Juta, Peluang Besar di Balik Area Abu-Abu

(Taiwan, ROC) --- Taiwan memiliki banyak lokasi selam populer, mulai dari kawasan pesisir timur laut, perairan Hualien-Taitung, Kenting di selatan, Xiaoliuqiu, hingga pulau-pulau seperti Penghu dan Lanyu. Menurut asosiasi selam TFDA, sekitar 100.000 orang berpartisipasi dalam kegiatan selam bebas setiap tahunnya, dengan nilai pasar mencapai NT$500 juta.

Namun di balik pesatnya pertumbuhan ini, muncul sejumlah masalah keamanan. Banyak operator "independen" yang beroperasi tanpa izin resmi, hanya mengandalkan promosi di media sosial untuk menarik pelanggan. Praktik ini meningkatkan risiko kecelakaan karena tidak ada jaminan kelengkapan peralatan dan lokasi penyelaman yang mungkin berada di perairan tidak terkontrol.

Data dari situs resmi Teluk Dapeng menunjukkan jumlah operator selam, baik free diving, scuba, maupun snorkeling, telah meningkat tiga kali lipat dalam sepuluh tahun terakhir. Lokasi seperti Xiaoliuqiu menjadi tujuan favorit karena kekayaan hayati lautnya, termasuk keberadaan penyu laut.

Wu Bing-you (吳秉宥), Sekretaris Jenderal TFDA, mengatakan, "Saat ini memang ada sejumlah operator di pasar yang beroperasi tanpa izin resmi, tetapi dari sisi pemerintah sendiri belum ada persyaratan wajib untuk mendapatkan persetujuan atau perizinan."

Instruktur selam mengatakan, "Peralatan dasar seperti tali pengikat, pelampung di tali, dan pemberat timah di bagian bawah yang terhubung dengan tali pelampung."

Dalam olahraga selam bebas, diperlukan banyak peralatan, terlebih untuk scuba diving yang membutuhkan tambahan tabung udara. Bagi operator tidak resmi, baik peralatan yang dipinjamkan maupun lokasi penyelaman bisa menjadi masalah.

Wu Bing-you menjelaskan, "Ketika muncul masalah seperti kerugian finansial atau cedera fisik, dan korban ingin mengajukan tuntutan atau klaim ganti rugi kepada operator, akan sulit dilakukan jika operator tersebut tidak terdaftar secara resmi dan tidak memiliki asuransi. Anda mungkin tidak tahu bagaimana cara menuntutnya."

Karena itu, asosiasi TFDA mendesak agar regulasi area penyelaman dan pelabuhan perikanan, serta pengawasan terhadap operator terkait harus terus diperbarui sesuai perkembangan zaman.

Peraturan yang ada juga perlu ditinjau ulang dan direvisi secara menyeluruh. Hal ini penting agar Taiwan yang dikelilingi laut tidak sia-sia menyandang predikat sebagai surga bagi para penyelam.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解