Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Jalan-jalan - RtiFM Online Selasa - 2024-10-08

Dalam acara ini, topik utamanya adalah (1) kisah-kisah unik saat Taifun Krathon, (2) fenomena unik saat libur taifun, mall dipadati pengunjung, (3) lencana boba dari Tea & Magic Hand, (4) mengenal Festival Ying Wang atau Wang Ye di Donggang, Taiwan.

Kisah-kisah Unik saat Taifun Krathon

“Kulkas Berjalan Sendiri”

Saat Taifun Krathon mendekat beberapa waktu lalu, di mana angin dan hujan semakin terasa di berbagai wilayah Taiwan, terutama masyarakat yang tinggal di Kaohsiung dan Tainan.

Seorang warganet memposting foto di Internet. Dalam foto tersebut, ada sebuah kulkas 4 pintu yang berdiri sendirian di jalan, menyebabkan warganet bercanda, "kulkasnya mendarat di jalan." Hal ini terungkap dari postingan dari grup Facebook “Hal-hal Orang Ren Wu” ({仁武人}※大小事). Postingan tersebut memperlihatkan ada sebuah toko serba ada yang ditutup rapat. Sebuah lemari es komersial empat pintu berdiri sendiri di jalan tidak jauh dari toko, yang membuat warganet tertawa dan berkata, "kulkas tersebut telah mendarat, di persimpangan Jalan Renxiong dan Bade Jalan Selatan.”

Polisi dari Kantor Polisi Chengguan telah selesai menangani kulkas tersebut.

 

Toilet Portable Berjalan

Pada tanggal 3 Oktober, di sebuah persimpangan Distrik Fengshan, seorang pengemudi terkejut melihat toilet portabel tertiup angin kencang di sepanjang jalan. Ia bahkan mematuhi rambu lalu lintas dan menunggu hingga lampu berubah menjadi hijau sebelum bergerak maju bersama pejalan kaki lainnya.

Hal ini diungkapkan di platform media sosial Threads dan para warganet pun berkelakar, sebab toilet portabel tersebut secara kebetulan diam saat lampu menyala merah dan tiba-tiba ketika lampu menyala hijau, angin kencang secara bersamaan bertiup, membuat toilet itu seolah-olah ikut berjalan.

Burung Kuntul Terbang Mundur

Seekor burung kuntul terekam kamera sedang berusaha terbang sendirian dan menerjang angin serta hujan, tapi apa daya burung yang mirip seperti burung bangau tersebut tidak bisa menahan kencangnya angin. Burung ini kemudian terlihat terbang mundur karena angin dan akhirnya mendarat di jalan raya. Di akhir video, burung tersebut terlihat hampir menyerah, tapi ia terus berusaha untuk terbang agar tidak terseret angin kencang ke tempat lainnya.

 

Fenomena Unik Libur Taifun di Taiwan, Mal Justru Dipadati Pengunjung

Meskipun Taifun Krathon melanda sehingga menyebabkan hujan angin dan libur taifun, masyarakat justru antusias berbelanja dan berburu diskon di acara ulang tahun mal! Shin Kong Mitsukoshi, Honghui Plaza, dan Global Mall memulai acara perayaan ulang tahun mereka pada 3 Oktober, bertepatan dengan libur taifun.

Di berbagai lokasi, seperti Shin Kong Mitsukoshi Nanxi, antrean sudah mulai terbentuk sejak beberapa jam sebelum mal buka meskipun gerimis dan angin kencang. Konsumen datang lebih awal, beberapa di antaranya memanfaatkan kesempatan ini karena libur taifun membuat mereka memiliki waktu luang untuk berbelanja tanpa harus absen dari pekerjaan. Libur tak terduga ini dijadikan peluang oleh banyak orang, yang bergegas ke mal untuk mendapatkan promo-promo spesial hari pertama. Bahkan ada yang telah menyiapkan anggaran khusus, mengincar produk-produk mewah seperti kosmetik Lancome yang menawarkan diskon besar.

Seolah-olah cuaca buruk menjadi pemacu semangat, fenomena ini semakin memperlihatkan betapa kuatnya daya tarik diskon bagi masyarakat modern, terutama ketika menyangkut barang-barang mewah atau produk kecantikan yang sulit didapat dengan harga lebih murah.

Fenomena unik ini menunjukkan bahwa di Taiwan, ada hubungan erat antara belanja dan hiburan. Banyak orang tidak hanya melihat belanja sebagai kebutuhan, tapi juga sebagai kesempatan untuk berkumpul, berburu penawaran, dan merasakan euforia memenangkan diskon besar. Meskipun taifun seharusnya menjadi penghalang, bagi banyak konsumen, acara ulang tahun mal merupakan daya tarik yang terlalu besar untuk dilewatkan.

Dari perspektif komersial, peristiwa ini sangat menguntungkan bagi para pelaku bisnis. Pihak mal seperti Shin Kong Mitsukoshi Nanxi Taipei dan Honhui Plaza tetap melanjutkan jadwal mereka, meskipun ada ancaman badai. Kebijakan ini terbukti efektif, karena jumlah pengunjung yang datang di hari pertama mencapai ribuan. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku bisnis di Taiwan sangat peka terhadap peluang ekonomi yang muncul dari libur tak terduga seperti libur taifun, yang justru dimanfaatkan untuk mendongkrak penjualan.

Bagi masyarakat Taiwan, berbelanja saat libur taifun ini juga merupakan fenomena psikologis. Banyak orang merasa mendapatkan "keuntungan ganda": mereka tidak hanya mendapatkan barang dengan harga diskon, tapi juga merasakan sensasi luar biasa karena berhasil mengatasi tantangan cuaca. Ini menjadi pengalaman yang unik bagi konsumen karena berhasil berbelanja barang dengan diskon khusus, di tengah badai yang mengamuk di luar.

Lencana Boba Gratis dari Tea & Magic Hand!

Tea & Magic Hand menghadirkan promo “Beli 5 gelas teh susu Guo Yan, dapat lencana Boba” di Pameran Teh Nantou dan di semua gerai di Taiwan, dalam jumlah terbatas.

Lencana Boba dari Tea & Magic Hand sangat populer di Threads dan sekarang bisa kamu dapatkan secara gratis! Untuk merayakan Hari Nasional pada 10 Oktober, Tea & Magic Hand merilis lencana edisi terbatas yang bisa dikoleksi oleh para penggemar melalui dua cara.

Mulai 10 Oktober, kamu bisa mendapatkannya di Pameran Teh Nantou dengan membeli 5 gelas Boba Guo Yan.  Kamu juga bisa mendapatkannya lewat jalur undian berhadiah di semua gerai.

Lencana tersebut menampilkan desain dengan tulisan "Taiwan 2024" dan gambar bendera nasional Taiwan. Pada tanggal 10 hingga 13 Oktober, penggemar yang membeli 5 gelas Boba Nasional di gerai Tea & Magic Hand di Pameran Teh Nantou akan mendapatkan lencana Boba edisi terbatas secara gratis.

Selain itu, mulai 10 Oktober, penggemar yang membeli tiga gelas besar minuman dalam satu kali pembelian di gerai Tea & Magic Hand mana pun, akan berkesempatan ikut undian dengan hadiah berupa diskon langsung sebesar NT$5 atau NT$10 per gelas, dan juga kesempatan untuk membeli lencana Boba seharga NT$88. Setiap gerai hanya menyediakan 10 lencana, jadi bagi para penggemar yang ingin mengoleksi lencana Boba yang lucu ini, jangan sampai ketinggalan!

Detail Cara Mendapatkan Lencana Tea & Magic Hand:

  • Pameran Teh Nantou:

Periode: 10-13 Oktober 2024

Cara: Beli 5 gelas Boba Nasional di gerai Tea & Magic Hand di Pameran Teh Nantou, dan dapatkan lencana Boba edisi terbatas secara gratis.

  • Gerai Tea & Magic Hand di Seluruh Taiwan:

Periode: Mulai 10 Oktober 2024, hingga stok habis.

Cara: Beli tiga gelas besar minuman dalam satu kali pembelian, dan berkesempatan untuk ikut undian. Salah satu hadiahnya adalah kesempatan membeli lencana Boba seharga NT$88.

 

Mengenal Festival Ying Wang Donggang, Acara Tiga Tahunan di Pesisir Pantai Selatan Taiwan

Pada zaman dahulu, kaisar akan menunjuk utusan untuk menjelajahi negeri itu guna menyelidiki korupsi dan mengawasi bantuan setelah bencana alam. Pemujaan Wangye di Taiwan menampilkan tur inspeksi serupa. Setiap tiga tahun, Wen Wangye, dewa yang memimpin Kuil Donglong di Donggang, Pingtung, bergabung dengan lima Wangye dari Pengadilan Surgawi. Atas nama Kaisar Giok, mereka melakukan inspeksi, memberikan berkat, dan mencegah bencana sebelum kembali ke Surga.

Orang-orang Donggang menyambut para penguasa Surga ini dengan sangat meriah. Sebagai rasa terima kasih atas kebaikan hati mereka, penduduk setempat membangun "Perahu Raja" yang mewah. Ketika perahu dibakar, para penguasa surgawi ini dikirim ke Surga, membawa serta penyakit dan bencana serta memastikan kedamaian dan keselamatan bagi semua.

Festival Wangye tiga tahunan Donggang dimulai tahun ini pada tanggal 28 September dan berlangsung selama delapan hari. Pengunjung yang baru pertama kali datang harus memastikan untuk menyaksikan berjalan di atas api dan upacara pantai untuk menyambut para dewa yang datang dari Surga. Sorotan lainnya adalah saat para dewa memimpin prosesi melewati gerbang emas Kuil Donglong, yang menelan biaya sekitar NT$100 juta. Lebih dari 100 kelompok pertunjukan Tao mengikuti di belakang dalam tontonan yang luar biasa. Saat fajar di hari terakhir, Perahu Raja dibakar secara ritual, mengirim Wangye kembali ke Surga. Ini adalah akhir yang khidmat dari festival, dengan bendera diturunkan dan genderang dibungkam.

Pengunjung asing dapat mengalami ritual yang bertujuan untuk mengubah keberuntungan seseorang, dan mereka dapat bergabung dalam prosesi dupa dan membantu membawa tandu seremonial.

Di hari terakhir, ada 108 hidangan yang secara eksklusif hanya dapat dinikmati oleh masyarakat lokal dan berlangsung pukul 11 malam. Hal ini merupakan pesta perpisahan bagi para dewa sebelum mereka kembali ke surga.

 

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解