Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Kota Kue Jahe Terbesar di Taiwan, Landmark Terkenal di Pingtung Berubah Menjadi Desa Natal

04/12/2024 Kedai RTISI
Kota Kue Jahe Terbesar di Taiwan, Landmark Terkenal di Pingtung Berubah Menjadi Desa Natal
Kota Kue Jahe Terbesar di Taiwan, Landmark Terkenal di Pingtung Berubah Menjadi Desa Natal

(Taiwan, ROC) --- Kota kue jahe (gingerbread) terbesar di Taiwan resmi dibuka pada Kamis (30/11) malam di Gereja Heping, Pingtung. Lokasi acara dipenuhi pengunjung yang ingin menyaksikan keindahan kota kue jahe yang dihiasi taburan gula putih, menciptakan suasana kota Natal yang seolah diselimuti salju putih.

Berbagai landmark terkenal Pingtung dihadirkan dalam bentuk miniatur rumah kue jahe, termasuk Desa Sheng Li Xing Cun dan Mercusuar Eluanbi. Para pengunjung terkesima melihat tempat-tempat familiar yang diubah menjadi versi mini yang menggemaskan.

Kota kue jahe ini diterangi lampu kuning hangat, dengan kertas-kertas putih yang dijatuhkan dari atas layaknya salju yang turun. Banyak pengunjung berkumpul di alun-alun untuk merasakan suasana Natal yang kental. Deretan rumah kue jahe yang lucu dihiasi dengan rel kereta api mini yang berputar di sekelilingnya, menciptakan atmosfer yang hangat dan menyenangkan.

"Ini sangat indah. Bukan hanya menerangi gereja, tapi juga menerangi kota dan hati setiap orang," ujar salah seorang pengunjung.

"Saya belum pernah melihat festival lampu sebesar ini yang menggunakan rumah kue jahe. Ini sangat unik," tambah pengunjung lainnya.

Gereja Heping Pingtung mengundang jemaat dan masyarakat umum untuk bersama-sama menciptakan kota kue jahe terbesar di Taiwan. Sebanyak 75 rumah kue jahe dipamerkan setelah upacara penyalaan lampu pada 30 November 2024, dan akan terus dipamerkan hingga 15 Desember 2024.

Rumah-rumah kue jahe tahun ini menampilkan berbagai landmark terkenal Pingtung, termasuk Desa Sheng Li Xing Cun dan Mercusuar Eluanbi, yang dihadirkan dalam bentuk miniatur yang menarik perhatian.

"Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, setiap orang mengerahkan kreativitas mereka," ujar Pendeta Huang Xing-long (黃興隆) dari Gereja Heping Pingtung.

Sebelum pameran, peserta dari berbagai usia berperan sebagai desainer bangunan unik, menghias dengan teliti menggunakan kue dan permen berwarna-warni untuk menciptakan kota kue jahe terbesar dan paling unik di Taiwan.

"Ya, kita bisa makan sambil membuat," kata salah seorang peserta saat ditanya wartawan.

Acara ini telah diselenggarakan selama 8 tahun berturut-turut dan selalu menarik banyak pengunjung. Rumah-rumah kue jahe yang ditaburi gula putih menciptakan pemandangan kota Natal bersalju yang memukau, membuat pengunjung seolah-olah berada di kota kecil di Eropa.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解