(Taiwan, ROC) --- Nasi kotak khas Taiwan Railways Administration (TRA) diberitakan akan mengalami penyesuaian atau kenaikan. Penjualan nasi kotak khas TRA ini memang luar biasa laris manis dibeli masyarakat. Meski demikian, di tengah kian mahalnya harga kebutuhan sehari-hari, maka harga nasi kotak TRA yang saat ini dibanderol NT$ 60 dirasa terlampau rendah.
Harga NT$ 80 adalah rentang yang dianggap wajar. Menanggapi kabar kenaikan tersebut, TRA menyampaikan, harga NT$ 60 yang berlaku saat ini tidak serta merta mendatangkan kerugian. TRA menambahkan bahwa belum ada perencanaan untuk menaikkan harga nasi kotak mereka.
Antrean panjang sudah mewarnai salah satu sudut di dalam Stasiun Kereta Api Taipei. Mereka mengantre bukan untuk membeli tiket, melainkan hendak membeli nasi kotak. Nasi kotak TRA memang sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi mayoritas warga Taiwan.
Daya tarik nasi kotak TRA bagaikan magnet. Pada tahun 2019, volume penjualan nasi kotak TRA mencapai rekor 10 juta kotak untuk penjualan satu tahun.
Meski terdampak wabah COVID-19, tetapi volume penjualan nasi kotak TRA tetap menerobos batas aman dan masih diminati banyak warga.
Jumlah pendapatan yang berhasil diraih oleh TRA melalui nasi kotaknya selama 5 bulan di tahun 2023 ini, mencapai angka NT$ 260 juta. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, maka angka yang ada meningkat sebanyak 63%.
Namun, harga jual sebesar NT$ 60 dinilai terlampau rendah dan hanya akan merugikan pihak TRA. Harga NT$ 80 dianggap baru bisa menutupi anggaran modal yang kini kian hari kian mahal.
Pihak TRA di lain pihak menyampaikan, dengan harga NT$ 60 mereka masih bisa memperoleh sedikit keuntungan meski tidak terlampau banyak. Saat ini belum ada rencana untuk menaikkan harga nasi kotak TRA.
Di samping itu, untuk pertama kalinya dalam 28 tahun, tarif tiket TRA akan dinaikkan. Wacana kenaikan ini juga sudah diajukan dan diterima oleh pihak Kementerian Perhubungan.
Menteri Perhubungan, Wang Kwo-tsai menyampaikan, dirinya baru akan membicarakan kenaikan ini setelah korporatisasi TRA selesai dilakukan.