(Taiwan, ROC) --- Pidato CEO NVIDIA (黃仁勳), Jensen Huang, di Universitas Nasional Taiwan (NTU) tentang "Bagaimana AI Mendorong Revolusi Industri Baru Global" telah menarik perhatian besar di seluruh Taiwan.
Salah satu poin penting yang Beliau sampaikan adalah peran penting AI dalam prediksi cuaca, yang dianggap sebagai salah satu fokus utama AI di masa depan.
Jensen Huang juga menyoroti bahwa Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) telah menjadi yang terdepan dalam menggunakan "Earth-2 Cloud API" milik NVIDIA.
Menariknya, dalam video presentasinya, Huang tidak hanya menampilkan elemen-elemen khas Taiwan seperti Taipei 101, tetapi juga berbagi kecintaannya pada kios buah di pasar malam Taiwan, memperkenalkan budaya dan kuliner Taiwan ke panggung internasional.
Sosok Taipei 101 terpampang di layar lebar. Suara yang familiar, tetapi bukan berasal dari manusia, mengiringi visual tersebut. Suara yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan itu adalah milik Jensen Huang, sang "Bapak AI".
Pada tanggal 2 Juni 2024, Jensen Huang memberikan kuliah di Universitas Nasional Taiwan (NTU) dengan topik "Bagaimana AI Mendorong Revolusi Industri Baru Global". Dalam paparannya, ia menyoroti prediksi cuaca sebagai salah satu bidang utama yang akan diubah oleh AI di masa depan.
CWA telah menjadi yang terdepan dalam mengadopsi Earth-2 Cloud API. Dengan memanfaatkan AI, mereka mempercepat pembuatan simulasi dan visualisasi resolusi tinggi untuk iklim dan cuaca global, meningkatkan akurasi hingga skala 2 kilometer.
Pidato Jensen Huang tidak hanya menempatkan Taiwan di peta dunia teknologi, tetapi juga peta kulinernya! Sang "Bapak AI" yang juga seorang pencinta kuliner ini, tak lupa membagikan "rekomendasi kuliner terbaik" selama seminggu kunjungannya di Taiwan.
Sebelumnya, Jensen Huang secara eksklusif memperkenalkan kios buah favoritnya di Pasar Malam Tonghua di depan kamera wartawan. Kali ini, kios buah tersebut mendapatkan promosi besar-besaran di kancah internasional secara langsung dari "Bapak AI" itu sendiri. Jensen Huang juga tak lupa untuk terus menerus mengungkapkan rasa terima kasihnya.
Dari seluruh rangkaian kegiatannya di Taiwan, mulai dari kunjungan hingga pidatonya di panggung Universitas Nasional Taiwan (NTU), tampak jelas bahwa Jensen Huang memiliki rasa cinta yang besar terhadap Taiwan.