Museum Seni Paling Selatan di Taiwan – Museum Seni Kan Hai Pingtung
Terletak di Pusat Layanan Pengunjung Pelabuhan Haikou di Checheng, Pingtung, tempat ini dijuluki sebagai “Museum Seni Kan Hai” (Museum Seni Pemandangan Laut). Berada di ujung selatan Taiwan, bangunan ini didesain dengan dinding kaca besar yang memungkinkan cahaya matahari masuk, menciptakan suasana yang terang dan nyaman sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan laut semaksimal mungkin.
Pusat layanan pengunjung ini juga berfungsi sebagai stasiun informasi bagi wisatawan di Semenanjung Hengchun, sekaligus menjadi tempat penyelenggaraan berbagai pameran secara berkala. Pengunjung dapat meluangkan waktu untuk menjelajahi pameran, menikmati keindahan pemandangan garis horizon laut, atau naik ke platform lantai dua untuk merasakan hembusan angin laut yang sejuk dan menenangkan.
Beberapa tahun terakhir, setiap bulan Desember, tempat ini menjadi tuan rumah "Festival Seni Luo Shan Feng" (Luo Shan Feng Art Festival). Festival ini menggabungkan seni dengan ciri khas angin muson daerah Checheng, Pingtung, membentuk pameran seni tematik yang mencakup konser, pertunjukan, dan instalasi seni berskala besar. Para pecinta seni dapat menikmati eksplorasi budaya dan merasakan keunikan suasana wilayah selatan Taiwan.
Festival ini terus berkembang dari tahun ke tahun, menarik seniman dari seluruh dunia untuk berkreasi dan berkolaborasi. Acara ini kini telah menjadi perhelatan seni internasional yang penting di wilayah selatan Taiwan. Jika Anda berencana mengunjungi Pingtung, sangat disarankan untuk datang selama “Festival Seni Luo Shan Feng” berlangsung dan rasakan getaran seni bersama warga setempat.

Interior dari Museum Seni Kan Hai di Pingtung (foto: Funliday)
Festival Seni Luo Shan Feng Tahun Ini Hadirkan Karya Seni dari Indonesia
Festival Seni Luo Shan Feng telah dimulai! Tahun ini, tema yang diusung adalah "Orang di Tepi Pantai". Festival ini mencakup lima area pameran yang membentang dari Pelabuhan Haikou di Desa Checheng hingga ke perkampungan sekitarnya. Tidak hanya menyajikan pengalaman seni immersif bertema laut di Museum Seni Kan Hai, tetapi juga menampilkan karya instalasi tiga dimensi dari ilustrator Jepang terkenal, Yosuke Yamauchi, di jalanan setempat.
Bupati Pingtung Chou Chun-mi, menyampaikan bahwa festival ini telah memasuki tahun keenam. Tahun ini, festival mengundang 19 tim seni dari Taiwan, Amerika Serikat, Jepang, dan Indonesia untuk menciptakan 26 karya seni. Selain menampilkan instalasi seni di Museum Seni Kan Hai, festival tahun ini memperluas ruang lingkupnya ke jalanan, desa, dan penginapan.
Chou juga menjelaskan bahwa Desa Checheng, yang dikenal dengan angin musonnya, memiliki ciri geografis dan budaya yang unik. Beberapa tahun lalu, pemerintah daerah merevitalisasi gedung bekas ruang tunggu di Pelabuhan Haikou menjadi Museum Seni Kan Hai. Transformasi ini memberikan peluang baru bagi pelabuhan untuk berkembang dan menjadi merek seni “Luo Shan Feng". Kini, pelabuhan tersebut telah menjadi destinasi utama untuk menikmati angin dan pemandangan laut di Pingtung, sekaligus menjadi sorotan wisata musim dingin.Festival mencakup lima area pameran utama, yaitu pantai, Museum Seni Kan Hai, jalanan, desa, dan penginapan seni. Dengan ini, masyarakat dapat menikmati karya seni kelas dunia tanpa harus pergi ke luar negeri.
Museum Seni Kan Hai mengusung tema "Menari di Laut - Dunia Ombak", menggunakan teknologi cahaya dan bayangan imersif untuk menciptakan suasana kedalaman laut yang dramatis. Saat memasuki ruang pameran, pengunjung akan merasakan pengalaman seperti berada di tengah samudra yang penuh gelombang besar dan pemandangan memukau.
Area pameran jalanan bertema "Bahasa Gang - 50 Orang Haikou" menampilkan pameran tunggal pertama Yosuke Yamauchi di Taiwan. Karya populernya, "Studio Foto FACE SHOP" akan menampilkan 50 potret wajah tersenyum warga Desa Haikou. Selain itu, ada instalasi tiga dimensi "Anak Laki-Laki dan Kucing di Kota Angin" serta instalasi balon raksasa "Gadis dan Kucing di Kota Angin".
Festival Seni Luo Shan Feng ini berlangsung hingga 2 Maret 2025. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui situs resmi festival, halaman Facebook "The Luo Shan Feng Recreation Area".

Salah satu seni instalasi dalam Festival Seni Luo Shan Feng (foto: Luo Shan Feng recreation area)
Keceriaan Akhir Tahun di Saluran Irigasi Huludun Fengyuan!
Acara akhir tahun di Taichung adalah acara perayaan tahunan yang selalu dinanti oleh masyarakat. Pemerintah Kota Taichung setiap tahun mengadakan kegiatan Natal dan akhir tahun yang memadukan pembangunan lokal dan kekhasan budaya daerah, merancang pohon Natal unik serta instalasi seni pencahayaan yang menarik banyak pengunjung setiap tahunnya.
Tahun ini, Biro Sumber Daya Air merancang berbagai lampu bertema unik di kawasan Huludun Fengyuan. Lampu Natal dan dekorasi akhir tahun menyala hingga 17 Februari 2025, setiap sore pukul 17.30 hingga 23.00. Tujuannya adalah membawa keceriaan akhir tahun ke Fengyuan, menerangi kota Fengyuan dan Saluran Irigasi Huludun dengan keindahan cahaya.
Menurut Biro Sumber Daya Air, instalasi dekorasi akhir tahun ini dipasang di antara Jalan Sanfeng dan Jalan Sanmin, tepatnya di bundaran depan Sekolah Dasar Fengyuan. Tema utamanya adalah lampu berbentuk labu (yang melambangkan "keberuntungan dan kelimpahan"), yang dipadukan dengan lampu berbentuk bulan dan bintang di kedua sisi bertema "Cahaya Bulan Purnama". Aliran air yang mengalir melalui Saluran Huludun juga menjadi elemen desain yang memberikan kesan energi melimpah bagi Kota Taichung. Instalasi ini menciptakan suasana meriah Natal dan Tahun Baru, membuat setiap sudut kota dipenuhi kehangatan dan kemeriahan.
Selain itu, di bawah lampu utama terdapat lorong bertabur cahaya berbentuk bintang, memberikan pengalaman seolah-olah berada di tengah langit berbintang.
Biro Sumber Daya Air menjelaskan bahwa Saluran Irigasi Huludun telah dirawat dengan cermat selama ini, sehingga tanaman tumbuh subur, dan kawasan tersebut menarik berbagai fauna seperti burung, serangga, ikan, serta udang untuk tinggal di sana. Baik siang maupun malam, kawasan ini adalah tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan atau mengambil foto.
Biro Sumber Daya Air mengundang masyarakat untuk datang ke Fengyuan dan menikmati keindahan pemandangan akhir tahun yang unik di Saluran Irigasi Huludun, serta merasakan suasana berbeda selama musim perayaan.

Instalasi seni dan dekorasi di Saluran Irigasi Huludun, Taichung (foto: Pemerintah Taichung)
"Grand Canyon Versi Taiwan" - Tempat Eksplorasi "Gunung Huoyan" di San Yi, Miaoli Layak Dikunjungi
Tidak masalah jika Anda belum pernah ke Grand Canyon di Amerika Serikat. Di Gunung Huoyan daerah San Yi, Kabupaten Miaoli, Taiwan, Anda dapat menikmati pemandangan spektakuler dari wilayah gurun merah yang penuh dengan tanah liat dan kerikil.
Gunung Huoyan Miaoli pernah menduduki puncak daftar "Jalur Pendakian Terbaik di Seluruh Kota dan Kabupaten Taiwan" dan juga salah satu dari tiga tempat berbentuk gurun terbesar di Taiwan. Geologinya terdiri dari campuran kerikil dan pasir, tanah lunak, dengan tingkat kandungan besi tinggi, yang terkena paparan angin dan hujan selama bertahun-tahun, sehingga mengalami erosi dan berubah menjadi warna cokelat merah, ketika terkena sinar matahari akan berwarna seperti api, sehingga dinamakan "Gunung Huoyan". Selain itu, karena tanah berkerikil memiliki kohesi rendah, dinding gunung secara perlahan-lahan runtuh, dan kemudian membentuk puncak-puncak tajam serta tebing curam yang mirip dengan Grand Canyon di Amerika Serikat. Karena itu, wilayah ini juga dikenal sebagai "Grand Canyon Versi Taiwan". Gunung Huoyan di Miaoli selalu ramai oleh pengunjung saat akhir pekan, bagi pendaki berpengalaman maupun pendaki pemula, jalur pendakian ini dapat memenuhi harapan Anda baik untuk berjalan-jalan, berolahraga, atau menikmati pemandangan indah. Dengan panjang total 6,4km, jalur ini tidak terlalu sulit untuk dilalui, dilengkapi juga dengan tali pengaman di sepanjang perjalanan untuk membantu pendaki pemula.
Anda dapat menjadwalkan waktu di akhir pekan untuk menjelajahi Gunung Huoyang Miaoli ini, selain untuk mendaki dan melihat pemandangan dari tempat yang tinggi, ataupun untuk mengagumi pemandangan gurun yang megah, Gunung Huoyan juga merupakan salah satu dari "Seratus Puncak Kecil" di Taiwan, sehingga berhasil mendaki gunung ini, Anda juga dapat merasakan pencapaian kecil dalam hidup, sekaligus mengantongi salah satu puncak kecil!

Gunung Huoyan daerah San Yi, Kabupaten Miaoli, Taiwan (foto: Taiwan Net)
Pameran Bunga Camellia Taipei: Pilihan Utama untuk Wisata Santai dan Menikmati Keindahan Alam
Pusat Percobaan Bunga di Kota Taipei, yang memiliki area seluas sekitar 4 hektar, adalah tempat wisata gratis yang cocok untuk dikunjungi bersama keluarga. Area taman ini terbagi menjadi beberapa zona bertema, seperti Zona Camellia, Zona Herbal, dan Zona Pohon Maple. Setiap bulan Januari, Pameran Bunga Camellia, dan pada bulan Februari, ladang bunga tulip yang indah menarik banyak pengunjung untuk berfoto dan menikmati suasana.
Jalur setapak di dalam taman hutan ini datar dan mudah dilewati, menjadikannya tempat yang sangat cocok untuk membawa lansia dan anak-anak berjalan-jalan santai. Sepanjang perjalanan, pengunjung dapat menikmati berbagai jenis bunga dan tanaman, menciptakan suasana yang menenangkan dan menyegarkan. Taman ini juga dilengkapi dengan tempat parkir, sehingga sangat nyaman bagi pengunjung yang datang dengan mobil.
Informasi Pameran Bunga Camellia Taipei

Bunga Camellia di Florikultural Taipei (foto: Taipei Travel)