Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Jalan-jalan 15072025 - Transportasi Air Khusus di Dadaocheng dan Klenteng Dewa Bumi Maneki Neko di Taitung

Kuil Maneki Neko Taitung dan Kembang Api Dadaocheng (foto: gvm.com.tw & gogoout)
Kuil Maneki Neko Taitung dan Kembang Api Dadaocheng (foto: gvm.com.tw & gogoout)
LL Toy's story di Dadaocheng (foto: Jenny Yang via Funliday)
LL Toy's story di Dadaocheng (foto: Jenny Yang via Funliday)
LL Kembang api dan kapal feri di Dadaocheng (foto: Gogoout)
LL Kembang api dan kapal feri di Dadaocheng (foto: Gogoout)
LL Kereta Beep Beep Taiwan (foto: Ditjen Kawasan Pemandangan Nasional Timur Laut dan Pantai Yilan)
LL Kereta Beep Beep Taiwan (foto: Ditjen Kawasan Pemandangan Nasional Timur Laut dan Pantai Yilan)
LL Doraemon di Taitung (foto: Balloontaiwan)
LL Doraemon di Taitung (foto: Balloontaiwan)
LL Kuil Maneki Neko di Taimali, Taitung (foto: city.gvm.com.tw)
LL Kuil Maneki Neko di Taimali, Taitung (foto: city.gvm.com.tw)

Kereta Promosi Pariwisata 'Beep Beep Taiwan' mulai Beroperasi

(Taiwan, ROC) – Ditjen Pariwisata kini membawa kembali corak dekorasi pada kereta pemenang penghargaan di Jepang tahun lalu dan menggunakan corak dekorasi tersebut pada kereta komuter Taiwan Railway EMU700, yang mulai beroperasi pada hari Jumat, 4 Juli dan akan digunakan selama enam bulan untuk mempromosikan pariwisata lokal di wilayah timur laut.

Kereta EMU700 Taiwan Railway, dicat ulang dengan corak dekorasi yang awalnya diberi nama BiBiBiBi! Taiwan ketika digunakan untuk kampanye promosi pariwisata di sekitar Tokyo dari 7 Juni hingga 28 September 2024, diresmikan untuk beroperasi di Stasiun Shulin di New Taipei.

Tampak gerbong perak kereta EMU700 dilapisi dengan warna merah klasik yang digunakan untuk model seri Keikyu 1000 beserta kanji yang dirancang khusus -- aksara Mandarin yang digunakan di Jepang -- untuk Taiwan, yang menampilkan produk-produk populer Taiwan, termasuk anggrek, teh, dan nanas.

Dirjen Pariwisata Chen Yu-hsiu (陳玉秀), yang baru menjabat pada 27 Juni, menyampaikan, bahwa ia mengusulkan kepada pendahulunya gagasan untuk membawa kembali tampilan kereta khusus ini ke Taiwan setelah memenangkan penghargaan dari Asosiasi Periklanan Luar Ruang Tokyo pada bulan Maret.

Chen mengutarakan, bahwa Ditjen Pariwisata sedang berupaya untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan Jepang ke Taiwan, dan ia berharap kereta wisata yang menghubungkan Yilan dan destinasi-destinasi di Keelung, Taipei Raya, dan Taoyuan dapat menarik lebih banyak wisatawan ke Kawasan Pemandangan Nasional Timur Laut dan Pantai Yilan.

Chairman Taiwan Railway Corp. James Jeng (鄭光遠) juga mengumumkan pada upacara di New Taipei bahwa ia telah memutuskan untuk memperpanjang masa operasional kereta yang disebut "Beep Beep Taiwan" dari rencana semula tiga bulan menjadi enam bulan.

Kereta Beep Beep Taiwan (foto: Ditjen Kawasan Pemandangan Nasional Timur Laut dan Pantai Yilan)

5 Aktivitas Seru Liburan Musim Panas di Taitung! Naik Balon Udara, Saksikan Drone Doraemon, dan Berburu Bunga Daylily

“Festival Balon Udara Internasional Taiwan 2025” sudah resmi dimulai. Kami sudah menghimpun 5 cara berwisata di Taitung pada periode ini! Para wisatawan dapat mencoba naik balon udara, mengunjungi kawasan pemandian air panas, atau menikmati musim bunga daylily yang berwarna kuning keemasan.

Naik balon udara tentu menjadi sorotan utama yang tak boleh dilewatkan musim panas ini. Tahun ini, balon udara karakter populer “Doraemon” tampil untuk pertama kalinya, terbang bersama balon-balon bentuk unik dari berbagai negara, menghadirkan pengalaman perjalanan penuh keceriaan. Sepanjang acara, setiap pagi dan sore pengunjung dapat menyaksikan balon-balon ini mengudara, bahkan mencoba naik balon yang terikat tali untuk merasakan sensasi terbang dari dekat. Pada malam hari, ada delapan konser meriah dengan pertunjukan cahaya drone dan kembang api.

Bagi yang ingin menikmati Taitung dengan santai serta merasakan keindahan alam dan budaya setempat, “Taman Hutan Taitung” adalah surga hijau yang tidak boleh dilewatkan. Taman seluas 280 hektar ini memiliki tiga danau utama: Danau Pipa, Danau Egret, dan Danau Flowing. Wisatawan bisa bersepeda atau berjalan santai di bawah rindangnya pepohonan, lalu lanjut hingga ke Taitung Seashore Park untuk menikmati pemandangan gunung dan laut. 

Jika ingin lebih dalam mempelajari budaya prasejarah Taiwan, Anda bisa mengunjungi “Peinan Site Park”, yang memadukan arkeologi, budaya, dan lanskap alam dalam satu tempat. Di sini, terdapat sarkofagus batu, tiang batu berbentuk bulan sabit, dan berbagai peninggalan alat-alat zaman kuno. 

Bagi wisatawan yang menginginkan perjalanan untuk memanjakan tubuh dan pikiran, direkomendasikan ke Pemandian Air Panas Zhiben. Air panas di sini bersifat basa lemah, jernih, dan dipercaya melancarkan sirkulasi darah serta bermanfaat bagi kecantikan kulit. 

Setiap bulan Agustus hingga Oktober adalah musim bunga daylily (jinjen) di “Gunung Daylily Taimali”. Puncak gunung di ketinggian 1.450 meter ini diselimuti hamparan bunga kuning keemasan yang spektakuler. 
Di sana terdapat tiga jalur utama untuk menikmati pemandangan, di mana Anda dapat memandang Samudra Pasifik dan lembah dari ketinggian.

Jeng mengatakan tujuannya adalah untuk mempromosikan bisnis pariwisata di Distrik Ruifang dan Gongliao, New Taipei, serta di Kabupaten Yilan.

Doraemon di Taitung (foto: Balloontaiwan)

Rayakan 30 Tahun Toy Story: Dadaocheng Buka Toko Mainan Retro, Ada Lotso Raksasa Setinggi 3 Meter!

Dalam rangka merayakan 30 tahun Toy Story, Disney bekerja sama dengan Pemerintah Kota Taipei menghadirkan acara bertajuk “Selamat Datang di Toko Mainan Retro Dadaocheng”, yang digelar mulai sekarang hingga 28 Agustus. Acara ini berpusat di kawasan perbelanjaan Dihua Street, menghadirkan tokoh-tokoh Toy Story seperti Lotso, Alien tiga mata, Woody, Buzz Lightyear, hingga Jessie yang menjelma menjadi instalasi foto raksasa. 

Di sini, pengunjung bisa membeli merchandise edisi terbatas dan mendapatkan hadiah gratis dengan mengumpulkan stempel! 

Empat instalasi super ikonik meliputi Lotso setinggi 3 meter di pintu masuk, Alien setinggi 6 meter di dinding Pasar Yongle, serta spot foto Woody & Bo Peep di samping Klenteng Xia-Hai Cheng Huang, lengkap dengan “Papan Cinta” yang menambah keseruan berfoto. Menjelajahi kawasan ini, pengunjung juga bisa menemukan “easter egg” karakter yang tersembunyi di bawah pepohonan dan gang-gang kecil.

Selama acara, hadir pula Toko Mainan Retro Toy Story menawarkan lebih dari 100 jenis merchandise bergaya retro khas Taiwan, mulai dari tas anyaman tradisional, gantungan tutup botol, magnet kulkas hingga aksesori neon yang unik — semuanya sangat menarik dan layak dikoleksi. 

Pusat Informasi Wisata juga menyediakan “Peta Mainan Retro” yang juga berfungsi sebagai kupon diskon toko-toko mitra serta mengisi stempel keliling. Setelah check-in dan berbelanja, kamu bisa menukarkan stiker edisi terbatas dan kartu pos kenang-kenangan.

Toko Mainan Retro Toy Story Dadaocheng

    📅 Waktu: 1 Juli – 28 Agustus 2025

    📍 Lokasi: Kawasan Dihua Street, Taipei

    📷 Instalasi foto: Lotso, Alien tiga mata, Woody & Bo Peep, Buzz & Jessie

    🛍 Merchandise edisi terbatas: tas anyaman, gantungan tutup botol, magnet, dan lebih dari 100 desain unik

Misi stempel tukar stiker Toy Story Dadaocheng

    📌 Cara: Ikuti akun resmi, selesaikan misi di peta

    🎁 Hadiah: 4 jenis stiker edisi terbatas sekaligus, dapat diambil di Pusat Informasi Wisata Dadaocheng

💌 Tukar kartu pos kenangan Toy Story Dadaocheng

    📌 Cara: Berbelanja di toko tertentu sesuai peta & check-in di depan toko

    Setiap hari terbatas, total hanya 500 paket.

 

Toys' story di Dadaocheng (foto: Jenny Yang via Funliday)

Transportasi Khusus Menarik di Dadaocheng

Acara Festival Musim Panas Dadaocheng 2025 akan diselenggarakan pada pada 6 hingga 30 Agustus di Dermaga Dadaocheng. Sorotan utama acara ini adalah pertunjukan kembang api yang digelar sebanyak empat kali, semuanya pada pukul 8 malam.

Hal yang paling menarik bagi para pengunjung tentu adalah acara kembang api, di mana pada tanggal 6, 13, dan 20 Agustus akan digelar selama 5 menit, sementara khusus untuk tanggal 30 Agustus bertepatan dengan acara Valentine Tionghoa akan digelar selama 8 menit.

Terkait dengan itu, pilihan lokasi menjadi pertimbangan utama jika ingin mendapatkan pengalaman mengesankan dan melihat kembang api ini. Selain melihat dari tepi sungai, Anda ternyata juga bisa melihat kembang api di kapal feri, terlebih ada paket-paket khusus selama Festival Musim Panas Dadaocheng 2025.

Bagaimana cara untuk naik feri di Dadaocheng dan melihat kembang api?

l   Paket Melihat Matahari Terbenam (hari biasa)

Waktu: 15:00 – 16:00 (1 jam) atau 16:00 – 17:00 (1 jam)

Tempat naik/turun: Dermaga Dadaocheng

Harga : NT$300 / orang

l   Paket Melihat Kembang Api setiap Rabu

Waktu: 18:00 – 22:00 (4 jam) *mulai naik pukul 17:30, pukul 18:00 berangkat

Tempat naik/turun: Dermaga Dadaocheng

Harga : NT$1000 / orang

l   Paket Khusus Grup 20 Orang

Waktu: 18:00 – 22:00 (4 jam) *mulai naik pukul 17:30, pukul 18:00 berangkat

Tempat naik/turun: Dermaga Dadaocheng

Harga : NT$35.000 / perahu

l   Paket Khusus Grup 42 Orang

Waktu: 18:00 – 22:00 (4 jam) *mulai naik pukul 17:30, pukul 18:00 berangkat

Tempat naik/turun: Dermaga Dadaocheng

Harga : NT$45.000 / perahu

Nb: untuk paket khusus wajib membayar deposito sebesar NT$20.000

Info lebih lanjut sila cek https://boatyacht.com.tw/

 

Kembang api dan kapal feri di Dadaocheng (foto: Gogoout)

Satu-satunya “Klenteng Dewa Bumi Maneki Neko” di Taitung! Ada Juga Jimat Transparan Edisi Terbatas & Patung Kucing Raksasa 2 Meter yang Ramai Dijadikan Spot Foto

Satu-satunya “Klenteng Dewa Bumi Maneki Neko” (kucing pemanggil hoki) di Taiwan kini viral di Instagram. Klenteng ini bernama Klenteng Fusing di Taimali, Taitung, yang memiliki sejarah lebih dari seratus tahun. Gerbang masuknya dihiasi lentera merah raksasa setinggi 2 meter, menciptakan suasana yang disebut mirip dengan Gerbang Kami-nari-mon di Asakusa, Jepang, sehingga dijuluki “Kaminarimon versi Taiwan”.

Dalam beberapa tahun terakhir, klenteng ini juga menambahkan patung “Maneki Neko Raksasa” dengan mata bulat besar dan satu cakar bulat mengangkat, seakan-akan melambai kepada pengunjung. Bila datang ke sana saat musim panas, pengunjung bisa sekaligus makan es krim, mengoleksi jimat lucu bergambar kucing warna-warni, dan membeli jimat keberuntungan.

Klenteng Fuxinggong Taimali utamanya memuja Dewa Bumi. Konon, dahulu seorang perempuan dari suku adat yang bekerja sebagai dukun menemukan batu besar di Sungai Nan Taimali yang persis seperti yang ia lihat dalam mimpinya. Batu itu kemudian dibawa pulang dan dipuja sebagai “Shitou Gong” (Dewa Batu). Pada masa pendudukan Jepang, pemujaan ini dilarang, sehingga warga desa menyembunyikan batu itu di hutan. Setelah Taiwan menang perang, batu tersebut dipindahkan kembali. Bersamaan dengan masuknya kepercayaan Dewa Bumi (Bo Gong) dari masyarakat Hakka, Shitou Gong kemudian diasosiasikan menjadi sosok Dewa Bumi. Pada tahun 1996, klenteng baru dibangun di lokasi saat ini, sementara Shitou Gong ditempatkan di atas altar utama untuk terus melindungi warga, menjadi saksi naik turunnya Taimali selama lebih dari setengah abad.

Dalam beberapa tahun terakhir, Klenteng Fusing Taimali menjadi spot foto populer berkat lentera merah raksasa yang dijuluki “Kami nari mon versi Taiwan”, serta patung Maneki Neko “kucing pemanggil hoki raksasa” setinggi 2 meter dan berat lebih dari 200 kg. Hiasan lucu ini berpadu dengan kuil berusia seabad, menciptakan suasana riang dan menenangkan. Kabarnya, sebelum menempatkan Maneki Neko raksasa ini, pihak klenteng lebih dulu memohon izin kepada Dewa Bumi melalui ritual melempar bwa buei. Selain merefleksikan citra lokal Taimali yang dulu disebut “Da Mao Li” (mirip nama kucing besar), patung maneki neko ini diharapkan bisa membawa keberuntungan dan berkah.

Pihak klenteng juga dengan penuh perhatian rutin merilis berbagai merchandise bertema maneki neko untuk memohon berkah. Misalnya, “Jimat Kucing Warna-warni” yang bisa dibawa pulang hanya dengan memberikan uang dupa sebesar 100 dolar Taiwan. Tujuh warna berbeda memiliki makna yang berbeda pula, seperti kuning untuk keberuntungan, oranye untuk kekayaan, merah muda untuk asmara, ungu untuk kelancaran studi, dan lain-lain. Belakangan ini juga diluncurkan jimat transparan edisi terbatas yang menggabungkan elemen lokal seperti matahari terbit, bunga daylily, buah srikaya, dan gerbang taimali. Jimat ini tidak hanya cantik dan unik, tetapi juga sarat makna. Jimat transparan ini bisa diperoleh dengan memberikan uang dupa sebesar 300 dolar Taiwan. Jumlah terbatas dan akan dibagikan hingga habis.

Seiring datangnya musim panas yang terik, pihak kuil bekerja sama dengan pedagang es lokal untuk menyediakan kulkas khusus berisi es rasa semangka, lemon jahe, melon, dan markisa. Menggunakan konsep toko kejujuran, pengunjung bisa langsung ambil es dan memasukkan uang ke kotak amal.

Alamat: No. 32, Jalan Nanli, Desa Taihe, Kecamatan Taimali, Kabupaten Taitung.

Kuil Maneki Neko di Taimali, Taitung (foto: city.gvm.com.tw)

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解