(Taiwan, ROC) —- Tidak hanya Michelin, tidak hanya Bib Gourmand, Taiwan juga memiliki panduan versi hidangan penutupnya sendiri! Daftar "500 Makanan Penutup", evaluasi hidangan penutup pertama di seluruh Taiwan, telah diumumkan.
Setelah melalui penilaian bersama oleh 50 pakar dari berbagai bidang, lebih dari 350 toko hidangan penutup berhasil masuk daftar. Semakin tinggi nilai manis yang diperoleh, maka semakin besar pula popularitasnya. Banyak hidangan penutup yang diakui oleh juri mengandalkan rasa inovatif yang unik. Para juri juga mengamati bahwa semakin banyak koki saat ini yang gemar memadukan cita rasa lokal Taiwan untuk menciptakan keunikan, dan hal ini sangat populer di kalangan masyarakat Taiwan.
Berbentuk lucu dan menarik perhatian, manisnya bahkan bisa menyentuh hati Anda. Berbagai hidangan penutup berkumpul menjadi satu, ini adalah acara besar di dunia hidangan penutup. Daftar panduan hidangan penutup pertama Taiwan telah diumumkan.
Jangan remehkan cokelat isi ini, di dalamnya penuh kejutan. Baik itu manisan osmanthus, minyak wijen, arak beras, markisa, atau bunga jahe liar, semuanya tidak lepas dari cita rasa Taiwan. Dengan gaya inilah mereka berhasil meraih 16 poin nilai manis, dan menjadi yang teratas.
Salah seorang pemilik toko, Zheng Yu-xuan (鄭畬軒), mengatakan, "Memang butuh waktu untuk menggabungkan bahan yang awalnya bukan dari Taiwan, yaitu cokelat, dengan bahan-bahan Taiwan, serta kebiasaan dan tradisi kuliner Taiwan."
Hidangan penutup klasik Prancis St. Honoré, dengan choux pastry kecil dan krim yang terjalin seperti sebuah karya seni. Jika ingin yang menyegarkan, ada apel hijau bunga melati yang dipadukan dengan saus pomelo. Toko hidangan penutup Prancis lainnya, berkat keberhasilannya memadukan rasa inovatif, juga meraih pujian dari para juri.
Sang pemilik toko lainnya, Lai, mengatakan, "Seperti jambu biji merah, teh oolong pegunungan tinggi, atau chocolate tart Tie Guan Yin yang kali ini mendapat nilai manis, ini semua adalah hidangan penutup Prancis yang lebih klasik, kemudian dengan cara memperbarui rasa, agar masyarakat dan konsumen Taiwan dapat lebih memahami dan menerimanya."
Kali ini, lebih dari 350 toko hidangan penutup terpilih, setelah mendapat pengakuan dari 50 juri, baik itu hotel, restoran, maupun kedai makanan kecil. Dari es krim hingga sundae, beberapa di antaranya menggunakan elemen lokal seperti mangga muda, yang juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka sangat disukai.
Penulis kuliner di Taiwan, Liz Kao (高琹雯), mengatakan, "Para profesional muda generasi ini sangat menekankan rasa lokal, mereka suka menggunakan bahan-bahan lokal untuk menampilkan kekayaan alam Taiwan. Ini adalah tren besar yang telah berlangsung lama secara global, hanya saja dalam sepuluh tahun terakhir ini, tren tersebut mulai berkembang pesat di Taiwan."
Tahun lalu, Kementerian Ekonomi Taiwan mencatat bahwa nilai produksi tahunan industri roti dan kue domestik mencapai sekitar NT$60 miliar, dengan nilai produksi hidangan penutup saja melebihi NT$15 miliar. Hal ini menunjukkan potensi pasar hidangan penutup, dan tidak mengherankan jika semakin banyak bisnis baru bermunculan, berebut peluang bisnis yang menjanjikan ini.