(Taiwan, ROC) --- Kecerdasan buatan (AI) kini merambah industri tata rambut. Seorang pengusaha di Taichung memperkenalkan mesin cuci rambut AI, memungkinkan masyarakat untuk berbaring di kursi pijat dan menikmati layanan cuci rambut otomatis.
Seluruh proses selesai dalam 20 menit, dengan harga mulai dari NT$150, yang kemudian menarik banyak orang untuk mencoba. Mesin cuci rambut AI ini mengunggulkan kecepatan dan tidak memerlukan reservasi.
Mesin ini akan menyemprotkan air untuk membilas, tidak seperti salon tradisional yang dapat memberikan pijatan dan gosokan yang lebih kuat kepada pelanggan. Masyarakat mengatakan bahwa sentuhan tangan manusia saat mencuci rambut masih belum bisa digantikan oleh mesin.
Kecerdasan buatan (AI) kini merambah industri tata rambut. Setelah memilih tempat duduk, staf akan memberikan penyumbat telinga dan membantu mengaktifkan kursi pijat. Selanjutnya, seluruh proses akan ditangani oleh layanan mesin cuci rambut AI.
Pancaran air yang kuat menyemprot bolak-balik, membersihkan kulit kepala. Kemudian, busa disemprotkan. Ini seperti versi mesin cuci mobil otomatis.
Seluruh proses selesai dalam waktu kurang dari 20 menit. Pengalaman mencuci rambut dengan AI dapat dinikmati mulai dari kurang dari NT$150. Meskipun murah, efisiensinya tidak setinggi yang dibayangkan.
Proses mencuci rambut diselesaikan hanya dengan satu mesin. Toko cuci rambut AI pertama di Taichung dibuka di dekat kawasan perbelanjaan Yizhong yang lalu lalang.
Di sekitar 500 meter, terdapat tiga salon rambut tradisional, membuat persaingan sangat ketat.
Cuci rambut dengan inovasi menawarkan layanan yang mengedepankan kecepatan, tanpa perlu reservasi, dan tanpa perlu menunggu. Namun, mesin hanya menyemprotkan air tanpa menggosok.
Di lain pihak, keunggulan salon tradisional terletak pada sentuhan tangan manusia saat mencuci rambut dan memijat, dan mereka juga dapat memberikan tekanan yang lebih kuat kepada pelanggan.
"Mereka (manusia) bisa menyesuaikan kekuatan, atau membersihkan area yang lebih detail, mungkin lebih bersih dibandingkan dengan mesin," tutur salah seorang warga.
Sentuhan tangan manusia saat mencuci rambut masih belum bisa dengan mudah digantikan oleh AI. Namun, dengan mengeluarkan NT$100 hingga NT$200, warga bisa mendapatkan layanan cuci rambut otomatis, yang tetap menarik masyarakat untuk mencoba dan merasakan daya tarik yang ditawarkan oleh teknologi AI.