Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Jiwa Muda - Sagitarius, Pisces, dan Aquarius: Terlihat Santai, Tapi "Hal yang Tak Terucap" Justru yang Paling Dalam

Ilustrasi zodiak (foto: Howstuffwork)
Ilustrasi zodiak (foto: Howstuffwork)
Ilustrasi bus transfer di Bandara Taoyuan (foto: Taipei Fun Pass)
Ilustrasi bus transfer di Bandara Taoyuan (foto: Taipei Fun Pass)
THSR (foto: Ditjen Pariwisata Taiwan)
THSR (foto: Ditjen Pariwisata Taiwan)
Kucing di Weibo yang menjadi viral (foto: Weibo 「i人小貝」)
Kucing di Weibo yang menjadi viral (foto: Weibo 「i人小貝」)

Rute Bus Ekspres Tamsui–Bandara Taoyuan dengan 24 Pemberhentian Tuai Kritik

Rencana pembangunan jalur bus ekspres dari Tamsui ke Bandara Taoyuan menuai kritik dari seorang anggota Dewan Kota New Taipei karena memiliki hingga 24 pemberhentian.

Dalam rapat dewan kota pada 14 Oktober, anggota dewan dari Partai Progresif Demokratik (DPP) Cheng Yu-en (鄭宇恩) mengungkapkan rute awal yang direncanakan melalui Jembatan Tamkang. Menurutnya, dengan jumlah pemberhentian sebanyak itu, rute tersebut sama sekali tidak layak disebut ekspres,” dilansir dari CAN.

Cheng menjelaskan bahwa bus akan berangkat dari Stasiun Xinshi 1st Road, melewati Stasiun MRT Tamsui, dan berhenti di 14 pemberhentian hingga Jembatan Tamkang. Setelah itu, akan ada 10 pemberhentian tambahan antara Bali sampai ke Bandara Taoyuan.

Ia menambahkan, rute seperti itu kemungkinan besar tidak akan menarik bagi wisatawan internasional maupun penduduk lokal. Layanan serupa di Jepang dan Korea Selatan biasanya hanya berhenti di hotel-hotel besar agar perjalanan tetap cepat.

Bus ekspres bandara di Jepang biasanya hanya memiliki sekitar lima pemberhentian, sementara di Korea Selatan umumnya berhenti di hotel. Karena itu, jika tujuannya menarik warga lokal, seharusnya tidak berhenti di setiap halte. Namun jika targetnya wisatawan mancanegara, sebaiknya fokus pada pemberhentian di hotel,” ujarnya.

Komisaris Dinas Transportasi Kota New Taipei, Chung Ming-shih (鍾鳴時), mengatakan bahwa rute yang diusulkan masih dalam tahap peninjauan. Pihaknya masih akan terus berdiskusi dengan operator bus penyedia layanan.

Dinas Transportasi Kota New Taipei menyebutkan, lokasi pemberhentian yang diusulkan perusahaan operator bus didasarkan pada halte bus yang sudah ada, dan akan menggunakan sistem tarif berdasarkan jarak tempuh yang dibagi menjadi delapan zona. Saat ini, waktu keberangkatan dan titik awal perjalanan belum ditetapkan.

Untuk meningkatkan efisiensi, Dinas Transportasi Kota New Taipei akan meminta operator bus dalam proses peninjauan agar mengevaluasi kembali jarak antar-pemberhentian. Keputusan akhir mengenai rute ini diperkirakan akan diumumkan pada akhir tahun.

Ilustrasi bus transfer di Bandara Taoyuan (foto: Taipei Fun Pass)

“Gerbong Tenang” di THSR Dikritik, THSR: Hampir 90% Mendukung

Kebijakan “Gerbong Tenang” dari Kereta Cepat Taiwan (THSR) telah memicu ketidakpuasan di kalangan orang tua dan kelompok anak-anak, menyatakan kekhawatiran mereka bahwa perjalanan dengan anak-anak di masa mendatang akan semakin menegangkan. Perusahaan THSR telah mengumumkan, bahwa hampir 90% masyarakat mendukung kebijakan gerbong tenang. Selain terus mempromosikan konsep penggunaan headphone untuk perangkat elektronik pintar, melakukan percakapan telepon di lorong, dan mengecilkan volume saat berbicara, THSR juga akan meningkatkan praktik ramah orang tua dan anak-anak.

Perusahaan THSR sebelumnya telah meluncurkan kebijakan “Gerbong Tenang” pada 22 September. Namun, banyak orang tua yang melaporkan bahwa tekanan bepergian dengan anak-anak mereka meningkat 2 kali lipat. Kartu promosi “Gerbang Tenang” terpasang di kursi dan beberapa tempat, serta promosi dari petugas agar anak-anak tidak berisik. Beberapa kelompok orang tua – anak mengutarakan, bahwa penggunaan kata “anak baik” (乖乖) merupakan bentuk diskriminasi dan pelatihan komunikasi bagi petugas layanan perlu lebih ditekankan.

THSR menegaskan upayanya untuk mempromosikan budaya tenang di gerbong kereta, termasuk mengimbau penumpang untuk tidak berbicara di ponsel, tidak menggunakan headphone saat menonton video atau mendengarkan musik, dan berbicara dengan suara keras. Upaya ini telah didukung secara luas oleh penumpang, menunjukkan hasil positif dan komitmen untuk terus mempromosikannya.

THSR menyampaikan, pihaknya telah menganjurkan para penumpang untuk berbicara dengan lembut dan mengenakan headphone saat menggunakan perangkat elektronik, tapi beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan keluhan akibat kebisingan dari perangkat elektronik.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Perusahaan THSR, hampir 90% masyarakat mendukung kebijakan kereta yang tenang," yang menunjukkan konsensus yang kuat di antara masyarakat untuk kereta yang lebih tenang dan nyaman. Perusahaan akan terus mempromosikan kebijakan kereta yang tenang, termasuk menggunakan headphone untuk perangkat elektronik, berbicara dengan ponsel di lorong, dan mengecilkan volume saat berbicara. Perusahaan juga akan meningkatkan praktik ramah orang tua dan anak dan mendorong penumpang untuk mengikutinya melalui materi promosi dan langkah-langkah penjangkauan lainnya.

Mengenai pembagian stiker dan camilan, THSRmenyatakan bahwa kebijakan kereta yang tenang tidak ditujukan untuk anak-anak. Sebelumnya, dan masih, stiker dan camilan telah disediakan untuk membantu orang tua menenangkan anak-anak mereka. Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian anak-anak, bukan untuk menekan mereka. Perusahaan berharap orang tua merasa aman selama perjalanan.

Pihak THSR menyatakan, anak-anak adalah aset bersama masyarakat dan membutuhkan pemahaman serta toleransi dari semua orang. Anak-anak seharusnya tumbuh dalam masyarakat, bukan dalam isolasi. Perusahaan berharap masyarakat dapat mendampingi dan menoleransi semua tawa dan tangis anak-anak selama mereka tumbuh dewasa, sehingga masyarakat Taiwan menjadi lebih hangat dan lebih baik.

THSR (foto: Ditjen Pariwisata Taiwan)

Tampak Seperti Kucing Liar, Kucing Ini ternyata Memiliki Pemilik dan Dicintai

Seekor kucing berwarna putih keabu-abuan dan jingga awalnya dianggap merupakan kucing jalanan tak bertuan. Namun, ternyata kucing ini memiliki tuan berhati lembut, membuat para warganet yang mengetahuinya pun merasa senang dan terharu, sebab kucing ini ternyata sangat dicintai pemiliknya.

Di sebuah forum media sosial Weibo, seorang warganet dengan nama akun “i人小貝” berbagi foto seekor anak kucing yang bulunya terlihat agak kotor. Dalam salah satu foto, tampak kucing tersebut berdiri layaknya manusia. Matanya tampak fokus dan menatap ke depan, terlihat sangat lucu dan menawan. Di foto lain, ia duduk dengan tenang, bulu punggungnya jingga kontras dengan bagian yang lain berwarna putih keabu-abuan, tapi matanya tampak lembut dan polos. Meski penampilannya kusam, tapi perilakunya menunjukkan rasa aman, cinta, dan kepuasan.

Nyatanya, kucing ini adalah kucing yang terpelihara. Ia dipelihara oleh seorang pendaur ulang dan diberi nama Mimi. Berdasarkan respons dari dunia maya, ada warganet yang berkomentar, “meskipun kotor, ia punya rumah, pemilik, cukup makanan, dan kehidupan yang baik—itulah Mimi yang bahagia!" "Dengan makanan untuk dimakan dan seseorang untuk dicintai, ia bukan lagi kucing liar setelah menemukan pemiliknya." Beberapa bahkan berkomentar dengan nada sentimental, "seumur hidup dengan makanan yang cukup dan seseorang untuk dicintai sudah cukup," dan "meskipun bulunya agak kotor, ada cahaya di matanya."

Pendaur ulang yang mengadopsinya mungkin tidak mampu memberinya kehidupan yang mewah, tetapi telah memberinya rumah yang paling dibutuhkannya, dan cinta yang tak tergoyahkan yang pantas ia dapatkan. Mungkin, seperti yang dikatakan seorang warganet, "ia tidak peduli jika ia kotor; ia hanya ingin memiliki cukup makanan untuk dimakan setiap hari, tempat untuk tidur, dan seseorang yang akan selalu bersamanya—itulah kebahagiaan!" Memiliki seseorang untuk dirawat dan dicintai adalah hadiah paling berharga untuk kehidupan yang pernah terombang-ambing.

Kucing di Weibo yang menjadi viral (foto: Weibo 「i人小貝」)

Catatan Tersembunyi Sagitarius, Pisces, dan Aquarius: Terlihat Santai, Tapi "Hal yang Tak Terucap" Justru yang Paling Dalam

Banyak orang mengira ketiga zodiak ini—Sagitarius, Pisces, dan Aquarius—adalah pribadi yang terbuka dan tidak mudah mempermasalahkan sesuatu. Namun saat mereka terluka, justru diam dan pengendalian diri lebih tampak dibanding luapan emosi.
Berikut ini adalah rangkuman mengenai hal-hal yang tidak diucapkan namun sebenarnya sangat dirasakan oleh Sagitarius, Pisces, dan Aquarius dalam sebuah hubungan. Jangan abaikan perasaan yang mereka sembunyikan di balik senyuman.
Sagitarius: Terlihat cuek, tapi saat terluka semua rasa dipendam
Sagitarius biasanya tampak ceroboh dan mudah melupakan, tapi jika benar-benar tersakiti, pikirannya akan terus memutar ulang kejadian tersebut. Ia bisa tersenyum dan berkata, "nggak apa-apa kok", padahal dalam hati setiap detail masih jelas terekam. Kata-kata kasar yang kamu ucapkan tanpa pikir panjang bisa sangat membekas baginya.
Meski ia berkata, "yang lalu biarlah berlalu", diam-diam ia masih sering menatap chat lama dan termenung, lalu menutupnya sambil tersenyum, berpura-pura sudah ikhlas. Di depan teman-temannya, ia bisa tertawa dan bersenang-senang, tapi isi hatinya jarang dibagikan—karena ia tahu, ada luka yang hanya bisa dipahami oleh dirinya sendiri.
Pisces: Mudah memaafkan, tapi bukan berarti tidak merasa sakit
Pisces cenderung memaafkan orang lain, tapi itu tidak berarti ia bisa melupakan. Respon dinginmu yang mungkin sekali kamu lakukan, bisa ia putar ulang di dalam pikirannya berkali-kali. Pisces tidak akan marah atau ribut, tapi jika kamu menatap matanya baik-baik, kamu akan melihat ada retakan halus di sana—hanya saja ia memilih diam.
Pisces bisa tetap mencintaimu, namun luka kecil itu akan terus membesar, sampai suatu saat ia merasa tidak ingin lagi berusaha. Karena terlalu baik, Pisces bahkan tidak bisa marah sepenuhnya. Tapi saat ia benar-benar kecewa, ia akan pergi dengan lembut namun pasti.
Aquarius: Terlihat santai, tapi semua disimpan dalam hati
Aquarius paling jago berpura-pura tidak peduli. Saat kamu menyakitinya, reaksinya bukan marah, melainkan senyum ringan dan perlahan menjauh. Dari luar terlihat tenang, tapi ucapanmu akan terus terngiang dalam pikirannya—terutama di malam hari saat suasana sepi.
Saat kamu berkata, "kamu terlalu sensitif", ia hanya akan menanggapinya dengan senyum kecil, tapi bisa jadi malam itu ia tidak tidur sama sekali. Aquarius memang tidak suka mengungkit masa lalu, tapi bukan berarti ia lupa. Terutama luka yang kamu sebabkan—ia hanya memilih untuk tidak membahasnya lagi.
Jika kamu punya pasangan, teman, atau keluarga berzodiak Sagitarius, Pisces, atau Aquarius, jangan mudah tertipu oleh tampilan luar mereka yang terlihat kuat dan cuek. Karena seringkali, yang paling menyakitkan adalah hal-hal yang tidak pernah mereka ucapkan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解