Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Jalan-jalan: Tainan Latih Pemandu Wisata “New Southbound”, 133 Orang Telah Dilatih dalam 5 Tahun

(foto: Pemkot Tainan)
(foto: Pemkot Tainan)
(foto: 8car)
(foto: 8car)
(foto: operator pengelola Waduk Mingde)
(foto: operator pengelola Waduk Mingde)
(foto: Changhua Travel)
(foto: Changhua Travel)
(foto: Taipei Public Library)
(foto: Taipei Public Library)

Tainan Latih Pemandu Wisata “New Southbound” — 133 Orang Telah Dilatih dalam 5 Tahun untuk Dukung Pariwisata Internasional

Pemerintah Kota Tainan beberapa waktu lalu mengadakan Upacara Penutupan Pelatihan Pemandu Wisata New Southbound tahun 2025, yang diikuti oleh 31 peserta warga baru dari Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Hong Kong. Dalam lima tahun terakhir, total sebanyak 133 pemandu wisata telah berhasil dilatih.

Menurut Biro Pariwisata dan Perjalanan Kota Tainan, pelatihan tahun ini berfokus pada tiga hal utama: meningkatkan profesionalisme pemandu wisata, memperdalam pemahaman budaya, dan menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan. Materi yang diberikan mencakup budaya lokal, keterampilan pemanduan, kebijakan pariwisata, kesetaraan gender, pemasaran melalui video pendek, serta kunjungan langsung ke berbagai lokasi wisata ikonik di Tainan.

Pelatihan juga mencakup simulasi pemanduan di lapangan dan uji praktik langsung, untuk melatih kemampuan beradaptasi, keterampilan berinteraksi dengan wisatawan, serta penguasaan ritme rute tur. Para peserta dinilai secara langsung oleh instruktur profesional agar memiliki dasar pengetahuan umum yang solid sebagai pemandu wisata. Program tersebut diharapkan bisa menarik lebih banyak wisatawan asing ke Tainan, terutama dari negara-negara Asia Tenggara dan Asia Selatan, sesuai dengan arah dan semangat kebijakan New Southbound yang digagas oleh pemerintah Taiwan.

Biro Pariwisata menyampaikan bahwa saat ini terdapat lebih dari 23.000 Penduduk Imigran Baru di Kota Tainan. Sejak program pelatihan pemandu wisata New Southbound diluncurkan pada tahun 2021, total 133 pemandu wisata dengan kepekaan lintas budaya dan kemampuan multibahasa telah berhasil dilatih. Mereka kini menjadi jembatan penting yang menghubungkan Tainan dengan wisatawan dari negara-negara sasaran kebijakan New Southbound.

Biro Pariwisata berharap para pemandu dapat menggunakan bahasa ibu dan semangat profesional mereka untuk memperkenalkan keindahan budaya dan pemandangan Tainan, serta membangun hubungan dan pertukaran budaya yang lebih mendalam. Ke depan, pemerintah juga akan membangun basis data pemandu wisata multibahasa yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pertukaran internasional penting, membantu penyambutan tamu asing, serta menjadi referensi bagi pelaku industri perjalanan dan pariwisata,  sebagai sumber daya utama untuk memperluas layanan pariwisata yang ramah bagi wisatawan internasional.

Sorotan Baru di Taiwan Design Expo 2025: “Taman Bermain Langit” di Gunung Bagua Mulai Uji Operasi

Dalam rangka menyambut Taiwan Design Expo 2025, Pemerintah Kabupaten Changhua bekerja sama dengan Taiwan Design Research Institute (TDRI) mengubah bekas kawasan Minzu New Village menjadi “Taman Bermain Langit” (Sky Playground) di Gunung Bagua. Tempat ini kini telah dibuka untuk uji operasi dan akan diresmikan secara resmi setelah pameran berakhir.

Bupati Changhua Wang Hui-mei (王惠美) menjelaskan, konsep desain taman bermain ini terinspirasi dari “awan” dan “elang kelabu”. Taman ini menawarkan banyak spot foto menarik dan cocok untuk wisata keluarga. Ia mengucapkan terima kasih kepada TDRI yang secara langsung menangani desain dengan menggabungkan elemen lanskap lokal untuk menciptakan ruang bermain yang inklusif.

Total anggaran pembangunan “Taman Bermain Langit” mencapai NT$60 juta (Rp32,5 milliar), yang terdiri dari subsidi NT$5,5 juta dari Kementerian Dalam Negeri melalui program Peningkatan Fasilitas Lingkungan Taman Bermain Anak, NT$50 juta dari dana pemerintah kabupaten, serta NT$4,5 juta dari TDRI untuk perencanaan proyek. Di masa depan, pemerintah berencana membangun Gedung Perawatan Jangka Panjang di lahan sebelah taman, agar para lansia dapat berolahraga sekaligus menemani cucu mereka menikmati waktu rekreasi.

Menurut keterangan Kantor Pengembangan Kota dan Pariwisata Kabupaten Changhua, taman ini mengusung tema awan sebagai konsep utama. Dengan garis-garis melengkung yang lembut dan warna Tiffany Blue, taman ini tampak sangat sejuk dan lapang. Area taman mencakup berbagai fasilitas seperti rangka panjat, seluncuran, kotak pasir, ayunan, mangkok putar, trampolin, jaring gantung, dan area bermain air. Di antara semuanya, seluncuran yang menyerupai karya seni menjadi spot foto paling populer bagi para pengunjung.

Di dalam area taman terdapat bangku istirahat, kursi berbaring, gazebo, toilet bergaya unik, serta fasilitas ramah difabel. Taman ini ditanami 75 jenis pohon dan semak asli Taiwan, dilengkapi dengan papan penjelasan edukatif, menjadikannya seperti taman botani kecil. Pada malam hari, pencahayaan lanskap menciptakan suasana yang berbeda dan menawan dibandingkan siang hari.


Kawasan Rekreasi Air, Darat, dan Udara Waduk Mingde Mulai Uji Operasi November Ini

Waduk Mingde di Kabupaten Miaoli kini menghadirkan pengalaman baru yang memadukan wisata air, darat, dan udara. Rute kapal wisata mengelilingi danau akan mulai uji operasi pada 1 November, sementara wahana zipline (flying fox) dan sepeda udara masih dalam tahap pengujian, dan diperkirakan akan beroperasi pada Desember dan Januari mendatang. Semua fasilitas ini hanya dapat diakses dengan pemesanan tiket secara online.

Selain aktivitas stand-up paddle board (SUP) dan sepeda air yang sudah ada di Pulau Haitang, kapal wisata keliling danau akan berangkat dari dermaga utama Waduk Mingde mulai 1 November. Tiket sudah dapat dipesan melalui situs resmi. Ada dua rute perjalanan — pengalaman minum teh di Pulau Haitang dan tur keliling danau. Setiap hari tersedia 4 kali keberangkatan, dengan kapasitas 42 penumpang per kapal, dan dua kapal beroperasi. Dalam perjalanan, kapal akan berhenti di Pulau Haitang, di mana wisatawan dapat menikmati pertunjukan teater tari Hakka, serta mencicipi gratis teh tumbuk tradisional Hakka (擂茶) di tenda besar. Total durasi perjalanan sekitar 90–120 menit.

Untuk wahana udara, zipline dan sepeda udara, pihak pengelola proyek ROT, Chen Qing-xiang,  bahwa jalur zipline sepanjang 330 meter ini memungkinkan wisatawan meluncur dari ketinggian menuju Pulau Yuanyang, lalu kembali menggunakan perahu kecil atau bersepeda udara kembali ke dermaga Mingde — menawarkan dua cara berbeda untuk pulang. Ia menambahkan bahwa paket wisata lengkapnya masih dalam tahap perencanaan.

Menurut Chen, uji operasi fasilitas air, darat, dan udara akan dimulai 1 November dan berlangsung hingga akhir Mei tahun depan, dengan harga promosi selama masa uji coba. Jika operasional berjalan lancar, pembukaan resmi akan dipercepat. Untuk kapal wisata, harga tiket dewasa adalah NT$350, sementara anak-anak di bawah 12 tahun, lansia di atas 65 tahun, dan penyandang disabilitas mendapat harga khusus NT$200. Bayi di bawah 1 tahun gratis. Adapun zipline dan sepeda udara masing-masing dikenakan NT$400 per orang, dengan waktu pengalaman sekitar 60–80 menit per sesi.

Chen menambahkan bahwa dari pengadaan kapal ramah lingkungan bertenaga hijau, pembangunan jalur zipline, hingga pengembangan sepeda udara, seluruh proyek ini memakan waktu hampir dua tahun, dengan prioritas utama pada keamanan. Setiap fasilitas — baik di air, darat, maupun udara — telah melalui berbagai simulasi dan uji coba oleh para ahli dan akademisi. Ia berharap wisatawan dapat merasakan pengalaman 5D yang melibatkan pendengaran, penglihatan, penciuman, sentuhan, dan rasa di tengah alam.
Chen juga mengungkapkan bahwa akhir pekan ini sudah ada sekitar 10 bus pariwisata dan 300–400 pengunjung individu yang akan datang. Ia mengingatkan masyarakat yang berminat agar memesan tiket lebih awal melalui situs resmi, karena penjualan tiket di lokasi belum tersedia.

Hadiri Bazar Budaya Penduduk Imigran Baru 2025 “Cinta Tanpa Batas – Menerima Keberagaman
Budaya, Membangun Keluarga Bahagia” 

Kami mengundang Anda untuk hadir di Bazar Budaya Penduduk Imigran Baru 2025 yang diselenggarakan
oleh Yayasan Kesejahteraan Sosial Eden. Mengusung tema “Cinta Tanpa Batas – Menerima Keberagaman
Budaya, Membangun Keluarga Bahagia,” bazar ini akan menghadirkan aneka cerita dan budaya dari
seluruh penjuru dunia!“Satu stan, satu cerita; satu gigitan, satu dunia — Mari bergabung dalam pesta musim dingin paling meriah!”

Penduduk Imigran Baru dari berbagai negara akan berbagi semangat dan budaya mereka melalui hidangan
khas kampung halaman, kerajinan tradisional, barang-barang buatan tangan, dan perhiasan etnik.
Jadi, mari kita sambut mereka dengan tangan terbuka, dan bersama-sama menikmati keindahan budaya
dari negara lain!

Jika ada pertanyaan terkait kegiatan bazar, silakan menghubungi Petugas Zhang (張社工) di Pusat
Pengembangan Keluarga Penduduk Imigran Baru

Telepon: (02) 2230-0339
Waktu acara: Sabtu, 13 Desember 2025 | Pukul 12:30–16:00
�� Tempat: Li-syue Square (勵學廣場), Perpustakaan Nasional Taiwan
Alamat: No. 85, Zhong’an St, Zhonghe District, New Taipei City (dekat Stasiun MRT Yong'an Market)

Wisata Sehari ke Surga Tersembunyi di New Taipei — Thousand Island Lake, Shiding

Terletak di daerah Shiding, Thousand Island Lake (Qiandaohu) pada awalnya merupakan sebuah permukiman kecil di tepi Sungai Beishi. Namun, setelah pembangunan Waduk Feitsui, kawasan ini menjadi bagian hulu dari daerah tangkapan air. Sesuai dengan kebijakan pemerintah saat itu, penduduk yang tinggal di area yang akan terendam air direlokasi ke tempat lain. Genangan air yang terbentuk di antara jajaran pegunungan kemudian menciptakan pemandangan indah menyerupai gugusan pulau-pulau kecil di tengah danau, yang kini dikenal sebagai Thousand Island Lake.
Dua pemandangan paling terkenal di kawasan ini adalah pulau yang berbentuk seperti buaya dan ikan lele raksasa. Pulau yang berbentuk buaya tampak sangat lucu dan menggemaskan sehingga dijuluki “Pulau Buaya”. Sementara itu, “Pulau Lele” memiliki“Dek Observasi Kepala Lele”yang menjadi tempat favorit wisatawan untuk berfoto.
Panorama indah berupa gugusan pulau hijau di tengah pegunungan serta air danau yang berpadu dengan siluet perbukitan menciptakan pemandangan bak negeri dongeng. Karena letaknya tidak jauh dari pusat Kota Taipei, tempat ini menjadi destinasi populer untuk wisata sehari di wilayah utara Taiwan, sekaligus lokasi favorit para fotografer untuk berlatih. Setiap akhir pekan, tempat parkir di kawasan ini selalu penuh sesak.
Transportasi
•    Dengan Bus: Naik Bus Green 12 dari Stasiun MRT Xindian.
•    Setelah turun di Halte Xiaogetou (小格頭站), lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 30 menit untuk mencapai dek pemandangan Thousand Island Lake.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解