(Taiwan, ROC) --- Kegiatan Water Running Festival yang dihelat tahunan di Ershui, Changhua, kembali digelar dengan meriah pada akhir pekan. Dengan cuaca yang sejuk, para warga menggulung celana mereka untuk ikut serta dalam barisan prosesi, merasakan langsung tradisi rakyat lari bersama air.
Kegiatan ini utamanya bertujuan untuk mengenang jasa para leluhur yang telah membangun Kanal Irigasi Babao, yang menyuburkan Changhua hingga menjadi basis produksi pertanian yang penting. Tradisi ini sendiri telah diwariskan selama lebih dari 300 tahun.
Dengan menjunjung sesajen di kepala serta mengenakan pakaian dan jas hujan jerami tradisional, barisan warga berkumpul dan mulai bergerak diiringi riuh rendah suara gong dan genderang.
Tradisi Water Running Festival tahunan di Ershui, Changhua ini dimulai kemarin (1/11). Acara adat tradisional yang telah diwariskan lebih dari 300 tahun ini berlangsung selama dua hari berturut-turut, membuat warga memanfaatkan libur akhir pekan untuk datang dan merasakan keseruan menginjak air.
Salah seorang warga mengatakan, “Water Running Festival ini sungguh sarat makna. Airnya mengairi seluruh area hilir dan persawahan.
“Sangat sejuk dan menyegarkan, membuat hati dan pikiran menjadi lapang,” tambah lainnya.
Cuaca yang cerah tanpa terik matahari membuat suasana berlari menjadi sangat sejuk. Warga pun menggulung celana, mengenakan sandal, sambil asyik bermain dan berfoto.
Bupati Wang Hui-mei (王惠美) juga turut hadir mengenakan sepatu bot untuk merasakan langsung kegiatan adat tradisional ini. Ia menjelaskan bahwa asal-usul kegiatan lari bersama air ini adalah untuk mengenang jasa para leluhur yang telah membangun saluran irigasi agar generasi penerus memiliki sumber air untuk pengairan.
Setelah petugas membuka pintu air, air dalam jumlah besar akan meluncur deras sehingga para peserta harus berlari cepat ke depan.
Kemeriahan perayaan juga terasa di lokasi lain, yakni di Pusat Kesenian Nasional Weiwuying, Kaohsiung. Pada Sabtu kemarin (1/11), digelar parade kostum Halloween. Pertunjukan musik dan cahaya yang megah dengan labu raksasa setinggi 22 meter membuat para pengunjung di lokasi bersorak-sorai penuh semangat.
Lebih dari 300.000 orang hadir memadati lokasi acara. Wali Kota Chen Chi-mai (陳其邁) juga turut menyamar sebagai staf, memegang tongkat pengatur lalu lintas berukuran raksasa untuk bersuka cita bersama warga. Para pengunjung dengan kostum-kostum unik mereka bergoyang mengikuti irama musik, menciptakan suasana festival yang sangat kental.