Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Kaohsiung berhasil melonjak menjadi pusat "ekonomi konser" berkat fasilitas venue yang unggul dan strategi pemasaran kota yang efektif! Salah satu momen yang paling berkesan adalah ketika grup idola Korea Selatan ternama BLACKPINK mengadakan konser di Kaohsiung pada bulan Oktober tahun ini. Strategi pemasaran dengan menyinari landmark kota dengan gelombang cahaya pink membuat banyak orang terkesan.
Berdasarkan statistik Biro Transportasi Pemkot Kaohsiung, total jumlah pengunjung di dalam dan luar lokasi konser BLACKPINK selama 2 hari mencapai lebih dari 120.000 orang. Para penggemar yang datang dalam jumlah besar membawa manfaat ekonomi yang luar biasa. Kawasan pasar malam seperti Liuhe, Ruifeng, dan Jilin masih ramai dengan antrean hingga larut malam, dengan banyak pedagang mencatat pertumbuhan pendapatan setidaknya 30%.
Gelombang BLACKPINK ini berhasil menciptakan nilai ekonomi pariwisata lebih dari NT$300 juta (sekitar Rp 147 miliar) bagi kota, menunjukkan peluang bisnis ekonomi konser Kaohsiung yang kuat.