(Taiwan, ROC) --- Koridor boarding utara Terminal 3 Bandara Internasional Taoyuan mulai diuji coba operasional pada Senin kemarin (1/12), dengan menyambut kelompok penumpang pertama.
Aula Koridor Utara membentang dari gerbang boarding D10 Terminal 2 dan dilengkapi dengan 8 gerbang boarding.
Pada hari pertama, tiga penerbangan keberangkatan, masing-masing satu dari China Airlines, Starlux, dan EVA Air, berpartisipasi dalam uji coba tersebut. Ditargetkan koridor ini dapat digunakan secara resmi sebelum akhir tahun ini dan diperkirakan akan menambah kapasitas layanan Bandara Taoyuan sekitar 5,8 juta penumpang per tahun.
Terang dan luas, menggunakan area tunggu terbuka, inilah Terminal 3 Bandara Taoyuan yang baru. Saat memasuki Aula Koridor Utara Terminal 3, desain visual keseluruhan menggunakan warna oranye-merah. Ruang tunggu yang memiliki langit-langit setinggi 13 meter, dipadukan dengan dinding tirai kaca penuh, memungkinkan penumpang untuk menyaksikan operasi pesawat secara bersamaan saat menunggu. Kursi juga telah ditingkatkan menjadi kursi tahan percikan air, membuat para penumpang memberikan acungan jempol.
Penumpang mengatakan, “Sekarang terasa lebih internasional. Dulu, langit-langitnya sangat rendah, terasa menekan.”
“Saya pikir jalur di sini cukup nyaman. Saat berpindah ke gerbang boarding yang lebih jauh, pergerakannya juga lebih lancar dan lebih cepat,” ujar lainnya.
Aula Koridor Utara memiliki panjang total 738 meter, menambah gerbang boarding D11 hingga D18, dan diperkirakan dapat meningkatkan kapasitas sekitar 5,8 juta penumpang.
Pemerhati travelling mengatakan, “Baik penumpang keberangkatan maupun kedatangan dapat melihat kaca dari lantai ke langit-langit ini secara bersamaan, dan dapat melihat kondisi operasional apron. Jalan untuk layanan darat telah diperluas, sehingga kendaraan darat dan pesawat akan dipisahkan alurnya. Ini dapat meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.”
Pada hari pertama uji coba operasional Terminal 3 Senin kemarin, penerbangan yang diuji coba meliputi China Airlines, Starlux, dan EVA Air, dengan tiga penerbangan menuju Sapporo dan Bangkok. Alokasi di masa depan akan memprioritaskan maskapai nasional 100 persen, dengan rute utama ke Amerika Utara, Asia Timur Laut, Asia Tenggara, serta Australia dan Selandia Baru.
Ketua Dewan Direksi Bandara Taoyuan, Yang Wei-fu (楊偉甫) mengatakan, “Tentu saja, jumlah penerbangan semakin banyak, dan kami harus melakukan uji tekanan. Namun, ini dilakukan dengan cara peninjauan bergulir. Kami akan mengaktifkan setiap air bridge dan membuatnya beroperasi secara resmi untuk menemukan area yang perlu ditingkatkan.”
Berusaha keras untuk mulai beroperasi secara normal sebelum akhir tahun, dan sesuai dengan target awal, Aula Koridor Selatan terminal utama Terminal 3 dan Gedung Multifungsi dijadwalkan akan selesai dan beroperasi penuh pada tahun 2027. Hal ini pasti akan menambah suasana baru bagi area yang menjadi pintu masuk negara.