(Taiwan, ROC) --- Tidak hanya resepsi pernikahan, hidangan melimpah dalam jamuan keselamatan di wilayah selatan Taiwan juga membuat masyarakat merasa sangat puas. Di samping Kuil Mazu Lu Er Men Tainan, baru-baru ini diadakan Jamuan Keselamatan untuk kegiatan ritual asosiasi marga, yang kemudian membuka kuota untuk 260 meja.
Setiap meja dihargai NT$6.000, dan pengunjung sudah bisa menikmati hidangan premium seperti ikan kerapu, abalon panggang keju, misua kaki babi dan masih banyak lagi.
Hal ini kemudian membuat masyarakat berseru bahwa nilai CP yang dibawa jamuan ini sangat tinggi, mereka pun bisa makan dengan senang dan puas.
Dari makanan laut kelas atas hingga misua ulang tahun tradisi, semuanya tersedia lengkap. Melambangkan berkat yang melimpah, serta menambah kemeriahan dan kehangatan hubungan antar manusia dalam ritual tersebut.
Satu butir abalon utuh, dipadukan dengan potongan kentang dan jagung, ditaburi parutan keju, lalu dipanggang satu piring penuh. Saat disajikan kembali, permukaannya terpanggang kuning keemasan dengan keju yang meleleh. Abalon panggang keju ini, hanya dengan melihatnya saja sudah mengunggah selera makan.
Misua yang sudah direbus matang disajikan dengan kaki babi yang melimpah, disiram saus lalu ditaburi daun ketumbar. Misua kaki babi ini lengkap dari segi warna, aroma dan rasa. Hidangan di lokasi perjamuan meja bulat bando pun dijajarkan, terlihat meriah dan melimpah.
Menu jamuan keselamatan, selain hidangan pembuka dingin dasar dan misua kaki babi untuk perayaan ulang tahun, juga menyajikan kerapu macan, abalon, ketan udang dengan belut panggang (unagi), kwetiau masak udang, serta sup herbal dan masih banyak lagi. Setiap meja hanya dibanderol seharga NT$6.000.
Salah seorang warga mengatakan, “Makanannya sangat enak, benar-benar mantap. Satu meja hanya NT$6.000, sangat murah dan ekonomis. Semoga selamat sentosa, banyak rezeki, lancar dan sesuai harapan.”
Baru-baru ini dalam kegiatan ritual asosiasi marga yang diadakan di samping Kuil Mazu Lu Er Men Tainan, jamuan keselamatan kali ini membuka 260 meja. Nilai ekonomis dari jamuan tersebut membuat masyarakat makan dengan senang dan puas.
Kepala Koki, Tsai Jui-lung (蔡瑞龍) mengatakan, “Ciri khas meja bando kami, misua ulang tahun, adalah hidangan yang selalu digunakan saat ulang tahun Dewa. Kami harus memadukan rasa setiap hidangan secara keseluruhan, membuatnya menonjol, sehingga akan menampilkan cita rasa yang berbeda.”
Dari makanan laut kelas atas hingga misua ulang tahun tradisional, jamuan keselamatan ini bukan hanya sekedar meja penuh dengan makanan, tetapi juga penuh dengan berkat, sehingga membuat warga bisa makan dengan puas, serta menambah kemeriahan dan kehangatan hubungan antar manusia dalam kegiatan ritual tersebut.