(Taiwan, ROC) --- Komitmen untuk memperkuat diplokasi budaya Indonesia di kancah internasional terus diwujudkan, terbukti dengan semaraknya serangkaian kegiatan promosi budaya dan edukasi di Taiwan menjelang penghujung tahun 2025. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya melibatkan komunitas diaspora, tetapi juga mendapat dukungan penuhg dari berbagai pihak di Taiwan.
Pada pekan ini, fokus kegiatan tertuju pada dua acara utama yang menunjukkan keragaman pendekatan dalam pelestarian dan pengenalan budaya.
Salah satu acara yang paling menarik perhatian adalah festival bertajuk Indonesia Tempoe Doeloe, yang diprakarsai oleh Himnas Universitas Terbuka Taiwan. Acara ini dirancang sebagai platform untuk memperkenalkan kembali kekayaan warisan budaya Indonesia dari masa lampau.
Selain kegiatan bernuansa festival, dinamika edukasi juga turut mewarnai pekan ini. Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menyelenggarakan sesi pelatihan daring yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan literasi bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan komunitas Indonesia di Taiwan.
Kegiatan pelatihan ini memiliki keunikan karena dilaksanakan secara terpusat di markas Radio Taiwan Internasional (Rti). Kolaborasi antar lembaga pendidikan non-formal seperti PKBM dan media penyiaran terkemuka seperti Rti menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia di luar negeri. Pelaksanaan di Rti juga menegaskan dukungan media Taiwan terhadap upaya pemberdayaan komunitas Indonesia
Lagu: 雪人