(Taiwan, ROC) --- Sebuah toko minuman di Praha, Republik Ceko, yang kental dengan budaya minuman ala Taiwan dan mengimpor banyak bahan baku dari Taiwan, sangat disukai oleh banyak wisatawan. Namun, tampaknya karena hubungan eratnya dengan Taiwan, toko ini diserang dengan ulasan negatif oleh warga Tiongkok.
Sang pemilik menjelaskan bahwa karena di dalam toko terpajang hoodie yang mendukung Taiwan dengan slogan pro-Taiwan di atasnya, hal ini diduga memicu kemarahan warga Tiongkok.
Melihat hal ini, banyak warga Taiwan segera bergabung memberikan ulasan bintang 5, membuat sang pemilik sangat terharu.
Kebiasaan minuman boba Taiwan sudah mendunia, dan budaya kuliner ini telah lama merambah negara-negara Barat. Dengan segelas minuman warna-warni di tangan, berkreasi membuat video, dan sesekali menyeruputnya, sungguh sangat memuaskan.
Tentu saja, yang tak boleh ketinggalan adalah boba buatan tangan yang kenyal. Baik dipadukan dengan talas atau susu matcha, rasanya sangat pas. Toko minuman yang terletak di Praha, Ceko ini mencoba menghadirkan cita rasa asli Taiwan, dengan banyak bahan baku yang diimpor langsung dari Taiwan. Namun, diduga karena terlalu dekat dengan Taiwan, baru-baru ini toko tersebut mendapat serangan bertubi-tubi.
Pemilik Lootea, Tomas Dinh, mengatakan, "Dalam beberapa tahun terakhir ini sudah terjadi beberapa kali, tapi biasanya hanya ada sekitar 5 sampai 10 ulasan negatif. Namun kemarin muncul lebih dari 15 ulasan negatif, jauh lebih banyak dari biasanya. Kami mendukung Taiwan, jadi ketika orang Tiongkok melihat situasi ini, mereka hanya memotret lalu pergi, kemudian memposting di internet dan meninggalkan ulasan negatif."
Pemicunya tampaknya adalah unggahan yang menyebutkan konten terkait kedaulatan Taiwan, di mana foto tersebut penuh dengan detail. Di baju tertulis dukungan untuk Taiwan, dan pada pita tertulis Orang Taiwan yang Demokratis dan Bebas, Jiwa Taiwan yang Kuat dan Mandiri, serta menyematkan lencana Pulau Formosa.
Barang-barang ini berasal dari dua orang pelajar. Pemilik toko menuliskan banyak kata-kata penyemangat dan memajangnya di dalam toko, tindakan yang tampaknya membuat marah banyak warga Tiongkok.
Tomas Dinh menambahkan, "Semua barang yang kami jual berasal dari Taiwan, dan kami juga mendukung Taiwan, tetapi tidak terlalu mencolok atau mempromosikannya secara agresif. Jadi saya tidak merasa ada alasan bagi mereka untuk melakukan hal ini. Namun, mengenai kejadian semalam, kami sebenarnya merasa sangat senang, karena saat melihat dukungan dari Taiwan, hati kami benar-benar terasa hangat."
Saat melihat ulasan secara langsung, memang terlihat ada sebagian ulasan bintang satu yang berkaitan dengan politik. Namun, warga Taiwan juga turun tangan, beramai-ramai meninggalkan ulasan bintang 5, berharap dapat membantu memulihkan rating toko tersebut, serta berharap dapat menikmati kuliner tanpa terkekang oleh politik.