(Taiwan, ROC) --- Menjelang akhir tahun, Kebun Binatang Shoushan di Kaohsiung menyambut kedatangan anggota baru. Termasuk di antaranya adalah Mara Patagonia yang mirip kelinci bertelinga panjang tetapi juga menyerupai rusa, kambing myotonic berbulu panjang, kambing American pygmy, serta babi Kunekune yang tampak memiliki dagu berlipat. Semuanya adalah hewan yang tergolong langka, membuat pengunjung merasa gemas sekaligus takjub. Seperti apa rupa hewan-hewan ini?
Menatap lurus ke arah kamera dan mengendus dengan penuh rasa ingin tahu, kambing-kambing kecil ini tampak seperti tidak pernah tumbuh besar. Mereka adalah kambing American pygmy yang berasal dari Afrika Barat. Dengan tinggi rata-rata hanya 41 hingga 58 sentimeter, mereka adalah kambing terkecil di dunia. Selain versi yang tak bisa besar ini, ada juga kambing myotonic berbulu panjang yang sangat akrab dengan manusia.
Kambing myotonic berbulu panjang berasal dari Tennessee, Amerika Serikat. Saat mereka terkejut, otot-otot mereka akan menegang secara tiba-tiba, dan seluruh tubuh kambing akan roboh seolah-olah pingsan. Oleh karena itu, mereka juga dikenal dengan sebutan kambing pingsan. Namun, hal ini bukan karena mereka penakut, melainkan karena mengidap myotonia congenita (kekakuan otot bawaan).
Selanjutnya, mari lihat kelompok ini. Mereka sangat mirip dengan kelinci bertelinga panjang, tetapi keempat kakinya ramping dan panjang seperti rusa. Nama mereka adalah Mara Patagonia. Sama seperti kapibara, mereka adalah hewan pengerat dari famili Caviidae yang terutama hidup di darat. Kemudian ada juga mereka, babi-babi kecil yang bulat dengan bulu yang panjang. Mereka adalah babi Kunekune.
Kepala Divisi Biro Pariwisata Kota Kaohsiung, Li Jian-he (李建和), menjelaskan, "Kunekune adalah bahasa penduduk asli yang berarti gemuk dan bulat. Selain itu, mereka pendek, kecil, dan terlihat sangat menggemaskan."
Babi peliharaan mini berkaki pendek dari Selandia Baru ini dijuluki sebagai Corgi di dunia babi. Hewan-hewan ini tergolong jarang ditemui di Taiwan, sehingga pengunjung merasa ini adalah hal baru dan berseru betapa lucunya mereka.
Seorang pengunjung berkomentar, "Saya paling suka Mara Patagonia. Telinganya panjang seperti kelinci. Lihat pantatnya itu, secara keseluruhan terlihat bergoyang-goyang sangat lucu. Bisa dibilang belum pernah melihatnya sebelumnya, dan namanya juga cukup unik, jadi saya membawa anak-anak ke sini untuk melihatnya."
Menutup akhir tahun, Kebun Binatang Shoushan Kaohsiung kedatangan teman-teman baru, termasuk kambing myotonic berbulu panjang, kambing American pygmy, babi Kunekune, Mara Patagonia, Pelikan, dan lain-lain. Total ada 10 jenis hewan baru yang secara bertahap masuk ke kawasan kebun binatang. Diperkirakan pada awal tahun 2026, akan ada lagi hewan baru yang bergabung dengan keluarga besar Kebun Binatang Shoushan. Banyak orang sudah sangat menantikannya.