Di Taiwan, menjelang perayaan Imlek, masyarakat menjalankan tradisi yang dikenal sebagai 大掃除 (Dà Sǎochú) atau pembersihan besar-besaran. Tradisi ini dilakukan untuk menyambut tahun baru dengan cara membersihkan rumah secara menyeluruh. Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan debu dan kotoran, tetapi juga melambangkan pengusiran nasib buruk dan penyambutan keberuntungan yang baru. Dalam budaya Tionghoa, diyakini bahwa rumah yang bersih akan membawa keberuntungan dan kebahagiaan di tahun yang akan datang.
Selama Dà Sǎochú, keluarga-keluarga di Taiwan melakukan berbagai aktivitas, seperti menyapu, mengepel, dan merapikan barang-barang di dalam rumah. Banyak orang juga memanfaatkan momen ini untuk mendekorasi rumah dengan ornamen Imlek, seperti lampion merah dan kaligrafi yang menggambarkan harapan dan doa untuk tahun baru. Kegiatan ini sering kali melibatkan seluruh anggota keluarga, sehingga menciptakan suasana kebersamaan dan keakraban yang erat. Selain itu, pembersihan ini juga dianggap sebagai waktu yang tepat untuk membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai, memberikan ruang untuk hal-hal baru di tahun yang akan datang.
Tradisi Dà Sǎochú tidak hanya terbatas pada pembersihan fisik rumah, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya yang lebih dalam, seperti pentingnya kebersihan, persatuan keluarga, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. Dengan melaksanakan tradisi ini, masyarakat Taiwan menunjukkan rasa hormat terhadap leluhur serta harapan untuk mendapatkan berkat dan keberuntungan di tahun baru. Oleh karena itu, Dà Sǎochú menjadi bagian integral dari persiapan menjelang perayaan Imlek yang penuh makna dan simbolisme.
Lagu: 美人計 - 蔡依林