Tradisi 尾牙 (Wěi Yá) merupakan salah satu momen penting yang dirayakan di Taiwan menjelang perayaan Imlek. Wěi Yá secara harfiah berarti "perjamuan akhir tahun", dan biasanya diadakan pada bulan terakhir kalender lunar, sebagai ungkapan syukur kepada dewa dan roh yang menjaga tempat kerja. Pada hari ini, perusahaan dan organisasi mengadakan acara makan malam yang meriah untuk seluruh karyawan, sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka sepanjang tahun. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar rekan kerja dan menciptakan suasana kebersamaan yang harmonis.
Dalam perayaan Wěi Yá, makanan yang disajikan biasanya meliputi hidangan-hidangan khas yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Beberapa hidangan yang sering disajikan antara lain ikan (yang melambangkan surplus), ayam (melambangkan keberuntungan), dan berbagai makanan manis yang melambangkan kebahagiaan. Selain itu, banyak perusahaan juga memberikan amplop merah atau hongbao kepada karyawan sebagai simbol harapan akan keberuntungan dan rezeki di tahun yang akan datang. Tradisi ini menciptakan suasana penuh keceriaan dan harapan di antara para karyawan.
Selain sebagai perayaan, Wěi Yá juga memiliki makna mendalam dalam konteks budaya Taiwan. Tradisi ini menunjukkan rasa syukur kepada para dewa yang telah melindungi dan memberkati perusahaan selama setahun. Selain itu, Wěi Yá juga menjadi momen refleksi bagi setiap individu untuk mengevaluasi pencapaian dan tantangan yang telah dihadapi sepanjang tahun. Dengan demikian, perayaan Wěi Yá bukan hanya sekadar acara makan malam, tetapi juga menjadi simbol harapan dan semangat baru untuk menghadapi tahun yang akan datang.
Lagu: 三天三夜 - 張惠妹