Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Jiwa Muda - Maria C. Laras, WNI yang Berkarya di Industri Teknologi Keamanan Blockchain Taiwan

Maria C. Laras saat berkunjung ke studio Rti
Maria C. Laras saat berkunjung ke studio Rti
Poster FIlm "Sore: Istri dari Masa Depan" (foto: Creative Century)
Poster FIlm "Sore: Istri dari Masa Depan" (foto: Creative Century)
Ibis Sendok Muka Hitam (foto: Wikipedia)
Ibis Sendok Muka Hitam (foto: Wikipedia)
Burung Kareo Padi (foto: Wikipedia)
Burung Kareo Padi (foto: Wikipedia)
Poster Film "Sore: Istri dari Masa Depan" Bahasa Indonesia (foto: Creative Century)
Poster Film "Sore: Istri dari Masa Depan" Bahasa Indonesia (foto: Creative Century)
Aneka perlengkapan olah raga (foto: Canva)
Aneka perlengkapan olah raga (foto: Canva)
Maria C. Laras saat berkunjung ke studio Rti
Maria C. Laras saat berkunjung ke studio Rti

Olahraga Rutin di Taiwan Mencapai Rekor Tertinggi Baru sejak 2014

Tingkat partisipasi olahraga rutin di Taiwan mencapai 35,6% di tahun 2025, level tertinggi sejak 2014, demikian menurut survei nasional yang dirilis oleh Badan Olahraga untuk Semua baru-baru ini.

Dilansir dari CNA, survei tersebut menemukan bahwa 83,3% penduduk Taiwan melakukan beberapa bentuk olahraga, meningkat 0,4% dari tahun lalu. Proporsi orang yang berolahraga secara rutin telah meningkat selama lima tahun berturut-turut, kata laporan tersebut.

Survei tersebut mendefinisikan olahraga rutin sebagai aktivitas fisik yang dilakukan setidaknya tiga kali seminggu, dengan setiap sesi berlangsung setidaknya 30 menit. Aktivitas tersebut harus mencapai intensitas yang menyebabkan keringat dan sesak napas, atau detak jantung 130 denyut per menit atau lebih tinggi.

Tahun 2025, 49,5% melaporkan berolahraga dengan intensitas yang menyebabkan sesak napas dan keringat, naik 5,8% dari angka tahun 2016. Berdasarkan jenis kelamin, 44,8% wanita berolahraga dengan intensitas ini, meningkat 8,5%, sementara 54,4% pria mencapai tingkat ini, naik 3% dari tahun 2016.

Pria lebih cenderung berpartisipasi dalam olahraga bola, yaitu 22,9%, dibandingkan dengan 17,4% di kalangan wanita. Bola basket dan bulu tangkis adalah aktivitas yang paling umum.

Bulu tangkis mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan partisipasi meningkat 4,2% dari tahun 2016 menjadi 9,4%. Hsu Chiung-yun (許瓊云), seorang profesor di Universitas Kota Taipei, mengatakan peningkatan tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh kesuksesan internasional atlet Taiwan dalam olahraga tersebut.

Wanita menunjukkan partisipasi yang lebih tinggi dalam seni bela diri, peregangan, dan tari sebesar 22,4%, dibandingkan dengan 12,7% di kalangan pria. Latihan peregangan, Pilates, dan yoga adalah yang paling populer.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa olahraga dalam ruangan mencatat pertumbuhan terbesar di antara kategori olahraga selama dekade terakhir, meningkat sebesar 5,8% dibandingkan dengan tahun 2016. Wakil Menteri Olahraga Cheng Shih-chung (鄭世忠) mengaitkan tren tersebut sebagian dengan perluasan pusat olahraga nasional bersubsidi pemerintah di seluruh negeri dalam beberapa tahun terakhir.

Partisipasi di pusat olahraga nasional dan taman olahraga meningkat menjadi 16,9%, peningkatan sebesar 9,1% dibandingkan dengan tahun 2016. Kehadiran di pusat kebugaran swasta juga meningkat 1,5%.

Cheng mencatat bahwa peningkatan intensitas olahraga di kalangan wanita yang melampaui pria merupakan "perkembangan yang menggembirakan." Ia menambahkan bahwa kementerian berharap tingkat olahraga teratur akan terus meningkat.

Survei yang dilakukan antara Juni dan Agustus ini menargetkan penduduk berusia 13 tahun ke atas di seluruh negeri melalui wawancara telepon rumah. Para peneliti mengumpulkan 25.472 tanggapan valid pada tingkat kepercayaan 95%.

 

Aneka perlengkapan olah raga (foto: Canva)

Pekerja Migran Memburu Burung Ibis Sendok Muka Hitam? Kepolisian Memberi Klarifikasi

Korps Kepolisian Khusus ke-7 menanggapi daring dan media baru-baru ini tentang gambar dan foto yang diduga menunjukkan pekerja migran asing berburu dan memasak burung ibis sendok muka hitam. Pihaknya telah berkonsultasi dengan para ahli untuk pemeriksaan awal dan terkonfirmasi bahwa burung yang diburu bukanlah ibis sendok muka hitam, melainkan burung kareo padi. Namun, burung ini juga dilindungi berdasarkan Undang-Undang Satwa Liar, dan jika ada aktivitas ilegal yang terkonfirmasi, tindakan hukum akan diambil.

Wang Yu-chi (王玉琪), Wakil Kapten dari Korps Kepolisian Khusus ke-7 menjelaskan, ibis sendok muka hitam adalah hewan liar langka yang dilindungi (spesies yang dilindungi Kelas I) yang terdaftar oleh pemerintah. Menurut Undang-Undang Konservasi Satwa Liar, dilarang berburu atau membunuh hewan liar yang dilindungi secara sembarangan. Pelanggar dapat dijatuhi hukuman penjara minimal 6 bulan dan maksimal 5 tahun, serta denda minimal NT$200.000 dan maksimal NT$1 juta.

Wang Yu-chi mendesak masyarakat untuk memperhatikan habitat dan keselamatan satwa liar, serta menghindari perilaku apa pun yang mengganggu, melecehkan, atau mendekati satwa liar secara tidak pantas guna menjaga keseimbangan ekosistem alam.

Wang Yu-chi menekankan bahwa setiap perilaku yang mungkin melanggar Undang-Undang Konservasi Satwa Liar akan ditindak sesuai hukum dan dengan penegakan yang ketat. Jika pelanggaran terbukti, akan dituntut sesuai hukum tanpa ampun.

Ibis Sendok Muka Hitam dan Burung Kareo Padi (foto: Wikipedia)

"Sore: Istri dari Masa Depan" mulai Hari Ini Tayang di Bioskop-Bioskop Taiwan

Film “Sore: Istri dari Masa Depan” adalah sebuah drama romantis dengan sentuhan fiksi ilmiah yang disutradarai oleh Yandy Laurens dan mulai tayang di bioskop-bioskop Taiwan pada hari ini (9/1). Dengan judul mandarin "逆時光戀人" (nì shíguāng liànrén), film ini diharapkan dapat menghibur sekaligus menarik para penonton Taiwan maupun penonton Indonesia di tanah rantau.

Distributor film "Sore: Istri dari Masa Depan" di Taiwan adalah Creative Century Entertainment Co., Ltd. dan siap tayang di berbagai lokasi antara lain di Kota Taipei, New Taipei, Taoyuan, Toufen (Miaoli), Taichung, Yunlin, Chiayi, Tainan, Kaohsiung, dan Pingtung. 

Film ini sebelumnya telah meraih antusiasme besar di Indonesia sejak perilisannya pada 10 Juli 2025, menarik lebih dari tiga juta penonton dan mencetak rekor sebagai salah satu film Indonesia yang paling banyak ditonton pada tahun tersebut. Film ini berkisah tentang seorang pria bernama Jonathan, yang merupakan fotografer asal Indonesia di Kroasia. Kehidupannya berubah total saat seorang wanita misterius bernama Sore muncul dan mengaku sebagai istrinya dari masa depan, menghadirkan premis cinta lintas waktu yang memadukan romansa hangat dengan refleksi akan pilihan dan takdir hidup.

Kisah ini bukan sekadar romansa biasa, melalui karakter Sore yang terus kembali dan berusaha, film ini mengeksplorasi tema tentang pertumbuhan diri, kesempatan kedua, serta bobot cinta yang menembus batas waktu. Dengan pemeran utama Sheila Dara Aisha sebagai Sore dan Dion Wiyoko sebagai Jonathan, “Sore: Istri dari Masa Depan” berhasil menghadirkan dialog emosional dan momen reflektif yang menyentuh hati penonton. Selain populer di Asia Tenggara, film ini juga dipilih sebagai wakil Indonesia dalam kategori Best International Feature Film untuk Academy Awards ke-98, mempertegas pengaruh dan daya tariknya di panggung perfilman internasional.

Anda yang tertarik dapat menyaksikan film ini di bioskop-bioskop tertentu, mulai 9 Januari 2026. 

Poster FIlm "Sore: Istri dari Masa Depan" di Taiwan (foto: Creative Century)

Wawancara Maria C. Laras: WNI yang Berkarya di Industri Teknologi Keamanan Blockchain Taiwan

Pekan sebelumnya Laras berbagi pengetahuannya mengenai industri teknologi terkait dengan keamanan blockchain Taiwan, dalam acara kali ini Laras berbagi kisah kehidupannya di Taiwan, bagaimana ia berjuang dan mendapatkan sebuah pekerjaan yang termasuk dalam "industri baru" di masa kini.

Yuk dengarkan acara ini untuk wawancara dengan Laras secara lebih lengkapnya!

Maria C. Laras saat berkunjung ke studio Rti

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解