Baru-baru ini, sebuah altar Dewa di Fuxing, Changhua, menjadi viral di internet dan dijuluki oleh banyak orang sebagai Pagoda Naga dan Harimau versi Changhua, yang menarik perhatian luas. Ternyata, bentuk altar ini sangat mirip dengan objek wisata terkenal Pagoda Naga dan Harimau di Lotus Pond, Kaohsiung.
Tangga di pintu masuk kiri dan kanan bangunan satu lantai ini dibuat khusus dengan bentuk Naga Hijau di Kiri, Harimau Putih di Kanan yang tampak hidup. Namun, sebenarnya bangunan ini telah berdiri sejak tahun 1983, memiliki sejarah 43 tahun, dan tidak hanya menjadi landmark unik setempat, tetapi juga menarik banyak warga untuk datang berfoto.
Melangkahkan kaki kanan dengan hati-hati ke depan, masuk ke dalam mulut naga dan menaiki tangga, mungkin Anda tidak menyadari apa ini. Tidak masalah, jika lensa kamera diperlebar, ternyata pintu masuknya adalah mulut naga hijau raksasa, dan di sisi lain terdapat harimau putih, di mana mulut harimau menjadi pintu keluarnya.
Naga hijau di kiri dan harimau putih di kanan, dua hewan suci yang kekar dan tinggi ini menjaga altar yang terletak di Fuxing, Changhua tersebut. Tempat ini juga disebut sebagai Pagoda Naga dan Harimau versi Changhua.
Seorang warga setempat berkata, "Ah, hari ini saya sengaja datang karena mendengar pembicaraan orang, jadi khusus datang untuk melihat. Saya pernah pergi ke yang di Kaohsiung itu, Pagoda Naga dan Harimau. Saya juga merasa tempat kita di Fuxing ini menjaga cita rasa cerita rakyat semacam ini, saya sungguh sangat senang."
Warga merasa sangat senang dan menyatakan juga pernah melihat Pagoda Naga dan Harimau di Kaohsiung, jadi kebetulan bisa membandingkannya. Keduanya memiliki naga dan harimau, semuanya masuk dari mulut naga dan keluar dari mulut harimau.
Menurut legenda setempat, masuk tenggorokan naga, keluar mulut harimau dapat mengubah nasib buruk menjadi baik (tolak bala). Selain itu, di kedua sisi juga terdapat karya seni, yaitu Kaohsiung memiliki karya keramik koji, sedangkan Changhua memiliki patung hewan kecil, hanya saja sebagian besar sudah lapuk dan rusak.
Pemilik rumah, Chen Zong-xin (陳棕信), mengatakan, "Ada hewan dua belas shio, seperti kelinci, jadi pada dasarnya memang dua belas shio, tetapi gajah bukan termasuk. Beberapa sudah rusak, jadi tidak dilakukan perawatan lagi, hanya yang masih bagus yang dibiarkan, lalu yang rusak dilepas."
Sebenarnya altar ini awalnya hanyalah sebuah rumah datar biasa. Hingga tahun 1983, para umat mengumpulkan dana sebesar NT$200.000 untuk membangun altar, barulah muncul dua hewan suci naga dan harimau di pintu masuk.
Pemilik rumah, Chen Zong-xin, menceritakan, "Kakek saya ingin memuja dewa, beliau melakukan pelayanan spiritual, di luar ada rombongan arak-arakan Ba Jia Jiang, jadi masa kecil saya di sini cukup ramai. Jadi mungkin kakek saya menerima dewa dan membangun kuil ini baru ada naga dan harimau. Istri saya menyebut ini sebagai Pertarungan Naga dan Harimau."
Mengenai mengapa bagian luarnya harus dibangun dengan bentuk naga dan harimau, pemilik rumah mengatakan tidak pernah mendengar kakeknya bercerita, dan sampai sekarang ia masih tidak tahu alasannya.
Ia hanya tahu bahwa Pagoda Naga dan Harimau versi Changhua ini dibuat pada tahun 1983, berjarak 43 tahun dari sekarang, sedangkan Pagoda Naga dan Harimau Kaohsiung selesai dibangun pada tahun 1976.
Pemilik rumah mengatakan ia juga tidak tahu apakah perancangnya meniru Pagoda Naga dan Harimau Kaohsiung, tetapi orang-orang yang datang berkunjung merasa sangat mirip, dan ini juga menciptakan sebuah landmark yang cukup viral bagi warga setempat.