Saya akan sangat salut terhadap orang yang menjadikan petis udang sebagai hadiah atau oleh-oleh. Setidaknya saya merasa sangat senang jika mendapatkan oleh-oleh petis dari Indonesia.
Nah beberapa pekan lalu, sepasang suami istri teman lama datang berkunjung, dan membawakan saya 3 kotak petis udang dan sekantung besar melinjo Aceh. Wah, baru pertama kali saya memakan melinjo Aceh, ternyata lembut sekali setelah digoreng. Sungguh terharu mendapatkan oleh-oleh seperti ini, apalagi dibawa dari jauh.
Nah, hari ini saya mengajak Anda mengobrol tentang petis. Dan
petis adalah bumbu masakan yang biasanya digunakan di kuliner khas Jawa Timur. Seperti tahu tek atau tahu tek tek Surabaya, lontong mi, lontong balap, rujak cingur, rujak buah atau rujak manis. Tahu telor, gado-gado, semua melibatkan petis dalam adonan bumbunya. Kadang gado-gado tidak memakai petis. Jadi terserah selera masing-masing.
Berbeda dengan terasi, petis diolah dengan cara dimasak tanpa proses fermentasi. Petis dibuat dengan merebus udang atau ikan dan mengambil sari atau kaldunya.