Festival Lampion Taiwan 2026 akan digelar di Chiayi. Pada Senin kemarin (26/1), sebuah kegiatan promosi telah diselenggarakan dengan mengundang sejumlah perwakilan penduduk imigran baru. Hal ini dikarenakan kegiatan tahun ini secara khusus menghadirkan Zona Lampion Penduduk Imigran Baru. Selain memamerkan lampion dari berbagai negara, lokasi acara juga menyediakan pengalaman bagi masyarakat untuk mengenakan busana adat mancanegara.
Bupati Kabupaten Chiayi, Weng Chang-liang (翁章梁), menyatakan harapannya agar melalui acara ini, masyarakat dapat memahami budaya dari berbagai negara yang berbeda.
Di dalam koper transparan yang mungil dan unik, terdapat hiasan lampu yang berkilau. Jika diamati dengan saksama, tertera tulisan Festival Lampion Taiwan di atasnya, yang sekaligus menyingkap tirai pembuka bagi kegiatan yang akan digelar di Chiayi pada tahun 2026 tersebut.
Dalam kegiatan promosi pada Senin kemarin, terlihat pula sejumlah perwakilan penduduk imigran baru dari Vietnam, Myanmar, dan negara lainnya yang mengenakan busana adat mancanegara, berpartisipasi sambil menarik koper.
Hal ini dikarenakan kegiatan tahun ini menghadirkan Zona Lampion Penduduk Imigran Baru, yang tidak hanya menyuarakan tema utama "Datang dari jauh Melangkah ke Chiayi, Melangkah ke rumah", tetapi juga menunjukkan lingkungan ramah yang menerima penduduk imigran baru dari seluruh dunia.
Ketua Asosiasi Penduduk Imigran Baru Dapu, Weng Li-zhu (翁麗珠), mengatakan, "Sangat senang ada Zona Lampion Penduduk Imigran Baru seperti ini, sehingga masyarakat lokal Taiwan kami tidak perlu pergi ke luar negeri, tetapi sudah bisa melihat lampion dari berbagai negara asing kami."
Bupati Kabupaten Chiayi, Weng Chang-liang, mengatakan, "Kali ini sangat luar biasa, tapi waktunya sangat padat, hanya berlangsung selama 13 hari. Kami berharap semua orang memanfaatkan kesempatan ini. Total ada 6 zona lampion dengan lebih dari 600 karya. Kami berharap semua orang datang bersama-sama untuk mengunjungi Festival Lampion Taiwan kali ini, yang pastinya tidak akan mengecewakan Anda semua."
Di Zona Lampion Penduduk Imigran Baru, selain terdapat hiasan lampion, masyarakat juga dapat berganti mengenakan busana adat mancanegara. Cukup dengan menyelesaikan interaksi, pengunjung dapat menukarkannya dengan kuliner khas penduduk imigran baru seperti puding, lumpia basah, dan jeli, memberikan masyarakat pengalaman festival lampion yang memanjakan indra penglihatan sekaligus perasa.