Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language

Formosa Dream Chasers - Programs - RTI Radio Taiwan International-logo

Acara
| Ikhtisar
Kategori
Penyiar Pedoman Acara
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Info Kita - Aturan Berkendara di Taiwan

12/03/2026 Info Kita (B)
Aturan Berkendara di Taiwan (AI Generated)
Aturan Berkendara di Taiwan (AI Generated)

Aturan Baru Pengemudi Tanpa SIM Mulai Berlaku, Kota Chiayi Catat 181 Pelanggaran dalam 1 Bulan

Guna menekan maraknya kasus mengemudi tanpa SIM, sejak 31 Januari 2026 pemerintah secara signifikan menaikkan jumlah denda serta memperberat tanggung jawab terkait.

Berdasarkan statistik kepolisian Kota Chiayi menunjukkan, dalam lebih dari satu bulan sejak aturan baru diberlakukan, pihaknya telah menindak sebanyak 181 kasus pengemudi tanpa SIM. Hal ini menunjukkan jika masih ada sebagian orang yang mengambil risiko dan tetap melanggar aturan dengan berkendara di jalan. Pihak Kepolisian juga menghimbau masyarakat untuk mematuhi hukum saat berkendara.

Aturan lalu lintas baru menetapkan bahwa mengendarai sepeda motor tanpa SIM dapat dikenai denda maksimal NT$36.000. Sementara itu, mengemudi kendaraan kecil tanpa SIM dapat didenda hingga NT$60.000, dan kendaraan besar hingga NT$80.000.

Selain itu, peraturan tersebut juga menegaskan jika pemilik kendaraan mengetahui seseorang tidak memiliki SIM tetapi tetap meminjamkan kendaraannya, maka pemilik kendaraan akan dikenai denda dengan jumlah yang sama seperti pengemudi yang melanggar. Dalam kasus yang serius, plat nomor kendaraan dapat ditahan atau kendaraan bahkan dapat disita.

Aturan baru ini juga memperpanjang masa penelusuran bagi pelanggaran berulang menjadi 10 tahun. Jika melakukan pelanggaran untuk kedua kalinya, pelaku akan langsung dikenai denda maksimal serta penangguhan pelat nomor kendaraan selama 6 bulan. Jika kembali melanggar, denda akan ditambahkan secara kumulatif tanpa batas maksimum.

Saat melakukan penegakan hukum, polisi dapat langsung memindahkan kendaraan di tempat, menyita pelat nomor, serta mengaitkannya dengan status kelayakan SIM. Jika pelanggaran tersebut menyebabkan luka berat atau kematian, pelaku akan menghadapi hukuman paling berat berupa pencabutan SIM dan dilaran mengikuti ujian SIM seumur hidup.

Polisi Kota Chiayi menyatakan bahwa sejak aturan baru diberlakukan selama lebih dari satu bulan, tercatat 181 kasus pengemudi tanpa SIM yang ditindak.

Berdasarkan analisis distribusi usia dari kasus yang ditilang, terdapat sebanyak 17 orang berusia di bawah 18 tahun, 132 orang berusia 18 hingga 64 tahun, dan 32 orang berusia 65 tahun ke atas. Hal ini menunjukkan bahwa pelanggaran mengemudi tanpa SIM tidak hanya terjadi pada kelompok tertentu, melainkan ditemukan di berbagai kelompok usia.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa dari kasus penindakan tersebut, sebanyak 85 kasus pengemudi tanpa SIM berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas. Hal ini menunjukkan bahwa mengemudi tanpa SIM masih menimbulkan risiko tertentu terhadap keselamatan lalu lintas di jalan.

Polisi mengingatkan masyarakat agar memperoleh SIM seusai peraturan terlebih dahulu sebelum berkendara di jalan, serta tidak mengambil risiko dengan melanggar aturan dan mengemudi tanpa izin.

▍Mengenal Jelas Panahanan dan Pencabutan SIM

Penahanan - Karena beberapa alasan sehingga Surat Izin Mengemudi (SIM) ditahan oleh pihak berwenang, selama masa penahanan tidak diperkenankan mengemudi kendaraan, jika mengendarai kendaraan di jalan raya pada pada masa waktu tersebut maka akan dianggap sebagai pelanggaran mengemudi tanpa surat izin, apabila tertangkap maka SIM akan langsung dicabut; SIM yang ditahan akan dikembalikan setelah batas waktu penahanan dan tidak akan dicabut

Pencabutan - SIM langsung dibatalkan, pengemudi tidak lagi memiliki hak untuk mengemudi. Harus menunggu setelah jangka waktu yang ditentukan berakhir baru dapat mengikuti ujian SIM baru

▍Pejalan Kaki Menerobos Lampu Merah Juga Akan Didenda Selamat Bukan karena Nasib Baik

Pejalan kaki yang tidak menyeberang sesuai petunjuk rambu lalu lintas atau sembarangan menyeberang di antara arus kendaraan atau di tengah jalan saat lampu merah, maka berdasarkan peraturan hukum manajemen lalu lintas jalan dapat didenda sebesar NT$500. Meskipun jumlahnya tidak tergolong tinggi, tetapi jika terjadi kecelakaan, harus menanggung tanggung jawab perdata atau pidana.

Pengemudi yang mengerem mendadak mudah memicu tabrakan beruntun. / Saat jarak pandang buruk, lebih mudah terjadi kesalahan penilaian. / Menyeberang secara tiba-tiba paling mudah menyebabkan kecelakaan besar.

Harap Perhatikan

•Tetap tidak boleh menyeberang meskipun tidak ada mobil di kiri dan kanan.

•Jika tidak ada lampu khusus pejalan kaki, tetap harus melihat lampu lalu lintas kendaraan.

•Pelanggaran pejalan kaki tidak dapat dilaporkan oleh warga, melainkan harus ditindak di tempat oleh polisi.

Patuhi rambu lalu lintas untuk melindungi diri sendiri dan juga melindungi setiap pengguna jalan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解