<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Radio Taiwan International</title>
    <description>Program acara RTI disiarkan ke seluruh dunia dengan 9 stasiun pemancar yang tersebar di beberapa tempat, al.: Lukang, Fangliao, Changchi, Tamshui, Paochong, Huwei, Tainan, Kouhu, dan Minhsiung. Total kekuatan transmisi adalah 10,050 kilowatts, menduduki peringat teratas di Asia, dan masuk sepuluh besar di dunia. Kekuatan transmisinya mencapai 2.69 kali lipat dibandingkan dengan kekuatan transmisi total stasiun radio nasional atau swasta lainnya di Taiwan. Gelombang yang disiarkan meliputi wilayah tengah dan selatan Taiwan, daratan Tiongkok serta benua lainnya diseluruh dunia.</description>
    <image>
      <url>https://www.rti.org.tw/id/Static/image/default.jpg</url>
      <title>Radio Taiwan International</title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/</link>
    </image>
    <pubDate>Mon, 09 Nov 2026 00:45:40 +0800</pubDate>
    <generator>Radio Taiwan International</generator>
    <link>https://www.rti.org.tw/id/newsview?uid=3</link>
    <author>Radio Taiwan International</author>
    <dc:creator>Radio Taiwan International</dc:creator>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://www.rti.org.tw/id/rss" />
    <atom:link rel="hub" href="https://www.rti.org.tw/id/rss" />
    <item>
      <title>[Budaya] Survei NTNU: Keluarga Paling Berpengaruh Dalam Pewarisan Budaya Pola Makan Tradisional</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Tim Penelitian Strategi Pendidikan Kebudayaan National Taiwan Normal University (NTNU) pada tanggal 4 November mengumumkan hasil survei yang memperlihatkan, keluarga adalah saluran yang paling utama dalam mengidentifikasikan pola makan tradisional, jumlahnya mencapai lebih dari 70%, terlebih untuk keluarga dengan sumber perekonomian yang stabil, pewarisan pola makan juga lebih tinggi. Survei juga mendapatkan, tidak ada satupun jenis makanan yang paling menonjol untuk secara mutlak merepresentatifkan Taiwan, dan kesukaan dari kebanyakan orang berbeda-beda.&nbsp; </p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Ketua tim penelitian yang adalah Professor Jurusan Bahasa dan Sastra China, Chung Chung-hsien (鍾宗憲) menyampaikan, berdasarkan survei mendapati, warga Taiwan mementingkan makanan dalam perayaan atau festival dari budaya tradisional seperti bakcang dalam Festival Perahu Naga, kue bulan dalam Festival Pertengahan Musim Gugur. Sedangan pemahaman akan pola makan tradisional datang dari keluarga (75,2%) merupakan yang terbanyak. Sedangkan yang paling dapat merepresentatifkan pola makan kelompok etnis atau komunitas tertentu adalah makanan dan minuman sehari-hari, mencapai 59,1%, selain itu 89,4% masyarakat akan mempersiapkan dengan membuat sendiri atau membeli makanan dan minuman tradisional pada hari perayaan atau festival, sementara Etnis Hakka yang paling meyakini &ldquo;pola keluarga memengaruhi perkembangan pribadi&rdquo;.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Chung Chung-hsien lebih lanjut mengemukakan, keluarga menjadi faktor utama yang memengaruhi budaya pola makan masyarakat secara umumnya, sementara keluarga dengan orang tua yang memiliki pekerjaan lebih stabil justru merasakan dampak yang lebih besar, ini merupakan sebuah temuan yang menegaskan pentingnya fungsi dan stabilitas keluarga, serta mengisyaratkan bahwa aspek-aspek ini perlu untuk lebih mendapatkan perhatian.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Sedangkan makanan yang paling dapat merepresentatifkan Taiwan, menurut Chung Chung-hsien sendiri yang beranggapan berpusat pada produk-produk makanan tertentu, tidak menyangka ternyata malah tersebar, nasi babi kecap yang menjadi pilihan terbanyak ternyata hanya sebanyak 29,2%, di urutan kedua tahu bau sebanyak 11,8% dan urutan ketiga teh susu boba sebanyak 10,5%. Memperlihatkan selera perorangan berpengaruh yang lebih signifikan dan tidak memengaruhi kelompok etnis atau keluarga seseorang.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">NTNU menyampaikan, survei ini mencakup seluruh wilayah Taiwan, termasuk Kabupaten Kinmen dan Lian Jiang. Survei dilakukan dengan telepon kepada sebanyak 1.073 responden yang adalah penduduk berusia 15 &ndash; 59 tahun. Tingkat kepercayaan sebesar 95% dengan tingkat kesalahan plus minus 2,99%.</p>]]></description>
      <pubDate>Sun, 08 Nov 2026 12:20:53 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=242324</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=242324</guid>
      <author>Farini Anwar</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=89"><![CDATA[Budaya]]></category>
      <dc:creator>Farini Anwar</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] Memasuki Penduduk Super Tua, Mendatangkan Peluang Bisnis Baru</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Taiwan telah resmi memasuki masyarakat super tua pada akhir tahun 2025, seiring dengan semakin bertambah tingginya usia penduduk, memberikan peluang bisnis untuk kaum rambut perak. Jika membicarakan usaha untuk kaum lansia, sebelumnya orang akan berpikir hal-hal yang berhubungan dengan perawatan medis dan perawatan jangka panjang, tetapi sebenarnya tidak hanya itu saja kebutuhan dari kelompok ini.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Dalam wawancara khusus acara Radio Taiwan Internasional berbahasa Mandarin dengan wartawan senior dari Wealth Magazine Lee Lin-ai (李林璦) menyampaikan, populasi penduduk yang berusia di atas 50 tahun sudah mencapai 40% lebih dari seluruh penduduk Taiwan, kelompok usia tinggi ini tidak saja memiliki kemampuan konsumsi tertentu, juga semakin memerhatikan kualitas hidup setelah memasuki masa pensiun. Seiring dengan perubahan pemahaman masa pensiun, harapan para senior akan kehidupannya juga memunculkan banyak peluang bisnis baru.&nbsp; </p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, penggunaan teknologi dan kerja sama lintas industri juga memberikan peluang untuk pasar kaum rambut perak, industri telekomunikasi menggunakan teknologi 5G untuk dikembangakan pada konsultasi medis jarak jauh agar lansia tidak perlu menempuh jarak jauh untuk berobat, bisa mendapatkan konsultasi medis dari dokter secara daring melalui klinik terdekat, dengan demikian dapat meningkatkan akses layanan kesehatan di daerah terpencil. </p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Di sisi lain, sebagian dari rumah sakit juga mengelar kelas pelatihan dari internal rumah sakit diperluas hingga ke kawasan masyarakat, agar para senior dapat lebih mudah mendapatkan pengetahuan dan berkesempatan turut dalam kegiatan ini. Lee Lin-ai mengungkit, di Jepang telah tersedia pakaian yang dirancang dengan menyesuaikan perubahan fisik akibat penuaan, produk makanan khusus yang dirancang berdasarkan kemampuan mengunyah dan menelan seseorang, hal ini membuktikan bahwa pasar usia matang tidak saja untuk perawatan medis saja, kehidupan sehari-hari dari pakaian, makanan dan lainnya masih memiliki ruang yang besar untuk dikembangkan, ini juga yang patut dipelajari industri Taiwan.</p>]]></description>
      <pubDate>Sun, 08 Nov 2026 11:14:29 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=242323</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=242323</guid>
      <author>Farini Anwar</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Farini Anwar</dc:creator>
    </item>
  </channel>
</rss>