<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>Radio Taiwan International</title>
    <description>Program acara RTI disiarkan ke seluruh dunia dengan 9 stasiun pemancar yang tersebar di beberapa tempat, al.: Lukang, Fangliao, Changchi, Tamshui, Paochong, Huwei, Tainan, Kouhu, dan Minhsiung. Total kekuatan transmisi adalah 10,050 kilowatts, menduduki peringat teratas di Asia, dan masuk sepuluh besar di dunia. Kekuatan transmisinya mencapai 2.69 kali lipat dibandingkan dengan kekuatan transmisi total stasiun radio nasional atau swasta lainnya di Taiwan. Gelombang yang disiarkan meliputi wilayah tengah dan selatan Taiwan, daratan Tiongkok serta benua lainnya diseluruh dunia.</description>
    <image>
      <url>https://www.rti.org.tw/id/Static/image/default.jpg</url>
      <title>Radio Taiwan International</title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/</link>
    </image>
    <pubDate>Mon, 11 May 2026 22:47:51 +0800</pubDate>
    <generator>Radio Taiwan International</generator>
    <link>https://www.rti.org.tw/id/newsview?uid=3</link>
    <author>Radio Taiwan International</author>
    <dc:creator>Radio Taiwan International</dc:creator>
    <atom:link rel="self" type="application/rss+xml" href="https://www.rti.org.tw/id/rss" />
    <atom:link rel="hub" href="https://www.rti.org.tw/id/rss" />
    <item>
      <title>[Politik] UU Khusus Pengadaan Senjata Lolos Pembacaan Ketiga Tapi Ada Hambatan, Presiden Lai Khawatir Anggaran "Terlihat Tetapi Tidak Dapat Digunakan"</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) - Pengesahan Undang-Undang Khusus Pengadaan Senjata oleh Yuan Legislatif melalui pembacaan ketiga merupakan langkah awal yang sulit, namun hal itu tidak memberikan jawaban yang lengkap pada penguatan pertahanan nasional Taiwan. Pasalnya, undang-undang khusus ini berbeda dari praktik sebelumnya, di mana setelah undang-undang khusus disahkan, Yuan Eksekutif dapat secara sah mengalokasikan anggaran tersebut. Namun, kali ini Yuan Legislatif mengharuskan Yuan Eksekutif untuk melaporkan kembali kepada Yuan Legislatif, yang secara efektif menciptakan hambatan tambahan, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa anggaran tersebut mungkin "terlihat tetapi tidak dapat digunakan."</p>
<p class="MsoNormal">Melalui sebuah wawancara pada tanggal 9, Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyatakan bahwa anggaran sebesar NT$780 miliar yang disetujui bahkan tidak akan cukup untuk membeli peralatan militer dari Amerika Serikat, terutama mengingat hambatan tambahan dalam proses peninjauan undang-undang khusus ini.</p>
<p class="MsoNormal">Presiden Lai mengatakan, "Ada perlunya untuk menyerahkan laporan lain, dan anggaran hanya dapat dialokasikan setelah disetujui. Jika Yuan Legislatif tidak setuju, tidak akan ada anggaran. Dengan kata lain, kita mungkin dapat melihatnya tetapi tidak benar-benar menggunakannya, jadi seperti membuat rintangan lain. Ini bukan proses peninjauan anggaran yang normal."</p>
<p class="MsoNormal">Presiden menunjukkan bahwa berbagai anggaran pertahanan yang awalnya direncanakan saling terkait dan sangat diperlukan, termasuk pengadaan senjata dari AS, kerja sama teknologi pertahanan transnasional, pembelian komersial dengan perusahaan rintisan, dan penugasan proyek terkait kepada Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST).</p>
<p class="MsoNormal">Kepala negara mengutip contoh sistem HIMARS dalam proyek pengadaan senjata, yang jatuh tempo pembayarannya pada 31 Mei. Namun, menurut prosedur saat ini, Yuan Eksekutif perlu menyerahkan laporan kepada Yuan Legislatif dalam waktu satu bulan, dan hanya setelah disetujui anggaran dapat dialokasikan. Apakah anggaran selanjutnya dapat disahkan dengan sukses masih belum pasti, dan ia khawatir pembayaran mungkin tidak dapat diselesaikan tepat waktu, yang akan berdampak signifikan.</p>
<p class="MsoNormal">Presiden mendesak semua partai politik untuk mempertimbangkan kembali dengan cermat untuk menyelesaikan prosedur terkait sesegera mungkin berdasarkan keamanan nasional, stabilitas sosial, dan pembangunan industri Taiwan. Lai menekankan bahwa persaingan antar partai tidak dapat dihindari, tetapi hanya ada satu negara, dan tidak ada ruang untuk kompromi dalam hal keamanan nasional. Ia berharap bahwa partai yang berkuasa dan oposisi akan bekerja sama untuk melindungi Taiwan.</p>
<p class="MsoNormal">Melalui pembacaan ketiga pada tanggal 8, Yuan Legislatif telah menyetujui versi Undang-Undang Pertahanan Nasional Khusus dengan anggaran total NT$780 miliar yang diusulkan bersama oleh partai KMT dan TPP. Ini NT$470 miliar lebih rendah dari versi Yuan Eksekutif sebesar NT$1,25 triliun. Dilaporkan bahwa pejabat senior Gedung Putih Amerika Serikat menyatakan kekecewaan dan berharap bahwa dana yang gagal disahkan masih tersedia.</p>
<p class="MsoNormal">Ditanya tentang pandangannya mengenai ungkapan kekecewaan para pejabat Gedung Putih dan apakah undang-undang khusus tersebut akan diusulkan lagi di masa mendatang, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) Senin (11 Mei) pagi menjawab bahwa pemerintah pasti akan mengambil tindakan. </p>
<p class="MsoNormal">Cho mengatakan, "Yang perlu diperbaiki adalah kebutuhan keamanan dan pertahanan nasional, bukan hanya anggaran itu sendiri. Yang perlu dipulihkan adalah kepercayaan rakyat dan kepercayaan masyarakat internasional kepada kita. Pemerintah pasti akan mengambil tindakan dalam hal ini."</p>
<p class="MsoNormal">Cho menyesalkan bahwa versi Yuan Eksekutif yang dirancang sebagai rencana holistik berdasarkan kebutuhan keseluruhan, pada akhirnya gagal disetujui, namun tetap berharap partai berkuasa dan oposisi bisa bekerja sama untuk mengatasinya di masa depan.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:54:34 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207772</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207772</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=84"><![CDATA[Politik]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Politik] Presiden Santiago Peña Mengakhiri Kunjungan Kenegaraan di Taiwan, Tegaskan Kembali Persahabatan Taiwan-Paraguay</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) - Presiden Paraguay, Santiago Pe&ntilde;a mengakhiri kunjungan kenegaraannya di Taiwan pada hari Minggu (10 Mei) dan melanjutkan perjalanan ke Filipina. Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) mengantarnya ke Bandara Internasional Taoyuan, dan keduanya tampak santai dan mengobrol saat berjalan melalui gerbang VIP. Sebelum naik pesawat, Pe&ntilde;a berjabat tangan dan memeluk Lin, tapi keduanya tidak memberikan pernyataan apa pun kepada wartawan.</p>
<p class="MsoNormal">Presiden Pe&ntilde;a dari Paraguay, sekutu Taiwan di Amerika Selatan, memimpin delegasi dalam kunjungan kenegaraan ke Taiwan dari tanggal 7 hingga 10. Pada tanggal 8, Presiden Lai Ching-te (賴清德) menganugerahkan "Medali Agung Giok" kepada Pe&ntilde;a dan bersama-sama menyaksikan upacara penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama dalam Proyek Investasi Pusat Komputasi AI Berdaulat Taiwan-Paraguay, Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Keamanan Siber Taiwan-Paraguay, dan Perjanjian Bantuan Timbal Balik Peradilan Pidana Taiwan-Paraguay.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tanggal 9, Pe&ntilde;a dan delegasi mengunjungi Administrasi Taman Sains Selatan di bawah Komisi Sains dan Teknologi Nasional dan Pusat Komputasi Awan Jaringan Nasional, serta Museum Chimei di Tainan. </p>
<p class="MsoNormal">Sementara pada tanggal 10 yakni hari terakhir kunjungannya di Taiwan, Pe&ntilde;a mengunggah foto dirinya bersama mantan Presiden Tsai Ing-wen di platform X. Ia menyatakan bahwa selama kunjungannya telah bertemu dengan "sahabat baiknya" untuk meninjau isu-isu kerja sama bilateral dan menghubungkan kedua negara dengan semua aliansi solid yang telah dibangun selama bertahun-tahun.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:53:02 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207771</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207771</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=84"><![CDATA[Politik]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] MOFA: Pertemuan TWG ke-8 Kerja Sama Penegakan Hukum Perikanan Taiwan-Filipina Membuahkan Hasil yang Baik</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) - Pertemuan Kelompok Kerja Teknis (TWG) ke-8 dari "Perjanjian Kerja Sama Taiwan-Filipina dalam Penegakan Hukum untuk Urusan Perikanan" yang diadakan di Manila, Filipina pada tanggal 6, telah membuahkan hasil yang baik, dengan Taiwan dan Filipina sepakat untuk memperdalam mekanisme pemberitahuan untuk sengketa perikanan maritim dan bertukar pandangan tentang isu-isu seperti investasi bersama di bidang perikanan dan pekerjaan langsung nelayan Filipina di kapal penangkap ikan laut dalam.</p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan siaran pers yang dirilis pada malam tanggal 8, Kementerian Luar Negeri (MOFA) menjelaskan bahwa dalam pertemuan TWG tersebut, Taiwan dan Filipina berbagi hasil uji coba "Hotline Perikanan" yang didirikan tahun lalu dan sepakat untuk memperdalam mekanisme pemberitahuan untuk sengketa perikanan maritim; juga sama-sama meyakinkan bahwa pembagian informasi kapal di Pelabuhan Davao telah membantu memerangi kegiatan penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU) secara bersama-sama.</p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, MOFA menyebutkan bahwa kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai investasi bersama di bidang perikanan, penempatan langsung nelayan Filipina di kapal penangkap ikan laut dalam, kerja sama budidaya perikanan, dan perluasan keanekaragaman genetik ikan masing-masing negara.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut MOFA, pertemuan TWG ke-8 dari "Perjanjian Kerja Sama Taiwan-Filipina dalam Penegakan Hukum untuk Urusan Perikanan" kali ini dipimpin bersama oleh Perwakilan untuk Filipina, Wallace Chou (周民淦) dan Perwakilan Filipina untuk Taiwan, Corazon A. Padiernos, dan dihadiri oleh pejabat tinggi pertanian, perikanan dan penjaga pantai kedua pihak.</p>
<p class="MsoNormal">MOFA menekankan bahwa Taiwan dan Filipina menandatangani "Perjanjian Kerja Sama Penegakan Hukum untuk Urusan Perikanan" pada tahun 2015, dan telah mengadakan delapan pertemuan TWG hingga saat ini. Platform ini tidak hanya melindungi hak dan keselamatan nelayan dari kedua belah pihak dan meningkatkan kepercayaan timbal balik, tetapi juga memperluas pembangunan berkelanjutan dan kerja sama yang saling menguntungkan di bidang perikanan kedua negara.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:50:41 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207770</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207770</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Wisata] Kunjungan Wisatawan Taiwan ke Korea Selatan Melonjak 38% pada Q1, Diperkirakan Mencapai 2,32 Juta untuk Tahun Ini</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) - Sekitar 540.000 wisatawan Taiwan mengunjungi Korea Selatan pada kuartal pertama tahun 2026, meningkat 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara jumlah total untuk tahun ini diperkirakan mencapai 2,32 juta, mencetak rekor baru.</p>
<p class="MsoNormal">Kantor Berita Pusat (CNA) pada hari Minggu (10 Mei) mengutip statistik Organisasi Pariwisata Korea (KTO) 16 April yang mencatat total sekitar 4,76 juta wisatawan asing yang mengunjungi Korea Selatan pada kuartal pertama tahun ini, meningkat 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Di antaranya, sekitar 540.000 adalah wisatawan Taiwan, menempati peringkat ketiga secara global di pasar Korea Selatan, mewakili peningkatan signifikan sebesar 38% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p class="MsoNormal">KTO menyatakan bahwa mereka berharap dapat mencapai target 2,32 juta wisatawan Taiwan yang mengunjungi Korea Selatan tahun ini, yang juga akan mencetak rekor baru. </p>
<p class="MsoNormal">Serangkaian acara dijadwalkan diadakan untuk menarik wisatawan Taiwan, termasuk "Pameran Budaya dan Pariwisata Korea" dari tanggal 15 hingga 17 Mei, yang akan memfitur kehadiran anggota MONSTA X, Minhyuk, yang akan berbagi tentang tempat wisata Korea favoritnya dan makanan khas lokal; koki Jung Ho-young, yang telah tampil di acara seperti "Chef Black &amp; White 2" dan "Please Take Care of My Refrigerator," akan menyiapkan hidangan; dan pemandu sorak Nam Min-jung akan menampilkan tarian energik dan berbagi tempat favoritnya di Korea tengah.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, menurut statistik dari Administrasi Pariwisata Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) Taiwan, dari Januari hingga Maret tahun ini, jumlah wisatawan Taiwan yang bepergian ke luar negeri mencapai 5.365.205, meningkat 19,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jepang tetap menjadi tujuan paling populer, diikuti oleh Tiongkok, dan Korea Selatan berada di peringkat ketiga.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:45:33 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207768</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207768</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=137"><![CDATA[Wisata]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Cuaca] Prakiraan Cuaca 11-12 Mei 2026</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC)&nbsp;- Hujan singkat sporadis yang kadang disertai petir akan menjadi pola cuaca Taiwan utara, timur laut, timur, Semenanjung Hengchun dan Matsu di luar pulau pada hari Senin (11 Mei). Daerah lain serta Penghu dan Kinmen akan sebagian besar berawan hingga cerah, dengan hujan singkat lokal di daerah pegunungan pada sore hari.</p>
<p class="MsoNormal">Sistem awan yang stagnan akan meneruskan pengaruhnya hingga Selasa, sehingga daerah rawan hujan akan meluas hingga Taiwan tengah selain wilayah-wilayah yang hujan pada hari Senin. </p>
<p class="MsoNormal">Administrasi Cuaca Pusat (CWA) memperkirakan, ada kemungkinan gelombang panjang akan terjadi di sepanjang pantai timur dan tenggara (termasuk Pulau Orchid dan Pulau Green) dan Semenanjung Hengchun hari ini dan besok. Dan malam ini hingga besok pagi, Matsu kemungkinan akan diselimuti awan rendah atau kabut lokal yang memengaruhi jarak pandang, warga diminta waspada.</p>
<p class="MsoNormal">Berikut adalah prakiraan cuaca terperinci untuk wilayah berlainan di Taiwan dari CWA untuk Senin hingga Selasa, 11-12 Mei, 2026</p>
<p class="MsoNormal">Wilayah utara (Kota Keelung, Kota Taipei, Kota New Taipei, Kota Taoyuan, Kota Hsinchu, Kabupaten Hsinchu, Kabupaten Miaoli) - Berawan, mendung, hujan singkat sporadis, 21-28&deg;C</p>
<p class="MsoNormal">Wilayah tengah (Kota Taichung, Kabupaten Changhua, Kabupaten Nantou, Kabupaten Yunlin, Kota Chiayi, Kabupaten Chiayi) - Cerah, berawan, 23-31&deg;C</p>
<p class="MsoNormal">Wilayah selatan (Kota Tainan, Kota Kaohsiung, Kabupaten Pingtung) - Cerah, berawan, 25-34&deg;C</p>
<p class="MsoNormal">Wilayah timur (Kabupaten Yilan, Kabupaten Hualien, Kabupaten Taitung) - Mendung, hujan singkat sporadis disertai petir, 21-30&deg;C</p>
<p class="MsoNormal">Wilayah luar Pulau Taiwan - Penghu, cerah, berawan, 23-28&deg;C; Kinmen, cerah, berawan, 21-27&deg;C; Matsu, berawan, hujan singkat sporadis, 19-24&deg;C</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:44:27 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207767</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207767</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=86"><![CDATA[Cuaca]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Bursa Valas] Bursa Saham dan Valuta Asing Taiwan 11 Mei 2026</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) - Indeks Bursa Efek Taiwan (TAIEX) pada hari Senin, 11 Mei, naik 186,12 poin dan ditutup pada nilai 41.790,06 poin. Volume perdagangan bursa mencatat NT$1,113 triliun.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam bursa valuta asing, kurs Dolar Taiwan banding Dolar Amerika mengapresiasi sebanyak 5,4 sen, mencatat nilai US$1 banding NT$31,375. Volume transaksi di bursa valuta asing Taipei hingga Senin siang mencapai US$964 juta.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 16:43:21 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207766</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207766</guid>
      <author>Maidin Hindrawan</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=87"><![CDATA[Bursa Valas]]></category>
      <dc:creator>Maidin Hindrawan</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] Suhu Laut April Cetak Rekor Tertinggi Kedua Sepanjang Sejarah, Pakar Peringatkan Cuaca Ekstrem Belum Berakhir   </title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Data iklim terbaru memberikan gambaran yang mengkhawatirkan. Pakar klimatologi Lin Te-en (林得恩) mengungkapkan bahwa April tahun ini tercatat sebagai salah satu bulan dengan suhu daratan dan lautan terpanas dalam sejarah. Suhu permukaan laut di luar wilayah kutub bahkan mencetak rekor tertinggi kedua sepanjang masa, sementara dalam skala global, April tahun ini menjadi bulan April terhangat ketiga yang pernah tercatat, dengan suhu rata-rata 1,43C lebih tinggi dibandingkan tingkat pra-industri.</p>
<p class="MsoNormal">Lin Te-en menyebut data ini sebagai sinyal jelas dari pemanasan global yang terus berlanjut.</p>
<p class="MsoNormal">Kenaikan suhu laut membawa rangkaian dampak yang saling berkaitan. Lin Te-en menjelaskan bahwa suhu permukaan laut adalah indikator paling jelas untuk mengukur kelebihan panas yang diserap bumi. Mengacu pada data Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), sejak 1970, lautan global telah menyerap lebih dari 90% kelebihan panas yang terperangkap oleh emisi gas rumah kaca. Begitu suhu laut meningkat, dampaknya mencakup tiga hal utama, masing-masing memperparah intensitas badai tropis, merusak ekosistem laut termasuk pemutihan terumbu karang secara masif, dan mengacaukan pola iklim global yang pada akhirnya berimbas pada anomali cuaca di berbagai belahan dunia.</p>
<p class="MsoNormal">Studi dari Pusat Prakiraan Cuaca Menengah Eropa (ECMWF) yang dikutip Lin Te-en memperkuat kekhawatiran tersebut. Data April tahun ini menunjukkan suhu permukaan laut mendekati rekor tertinggi, gelombang panas laut yang semakin meluas, dan luas es laut Arktik yang berada jauh di bawah rata-rata historis. Anomali suhu dan curah hujan yang signifikan juga terdeteksi di kawasan Eropa, menandakan bahwa dampak pemanasan tidak lagi bersifat regional melainkan berskala global.</p>
<p class="MsoNormal">Yang paling mengkhawatirkan adalah proyeksi ke depan. Memasuki musim gugur tahun ini, suhu permukaan laut di Pasifik Tengah dekat ekuator diproyeksikan bisa mencapai 3C lebih tinggi dari rata-rata iklim pada periode yang sama. "Cuaca ekstrem panas tahun ini belum berakhir, dan masih terus berlangsung," tegas Lin Te-en. </p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 15:58:15 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207712</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207712</guid>
      <author>Yunus Hendry</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Yunus Hendry</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Ekonomi] Pengembalian Pajak Penghasilan 2026 Dibagi Tiga Gelombang, Paling Cepat Cair 31 Juli</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Musim lapor pajak 2026 tengah berjalan, dengan periode pelaporan Pajak Penghasilan Terpadu Tahun Pajak 2025 berlangsung dari 1 Mei hingga 1 Juni 2026. Bagi wajib pajak yang berhak menerima pengembalian dana, Biro Pajak Nasional Taipei, Kementerian Keuangan, mengumumkan bahwa pencairan akan dilakukan dalam tiga gelombang terpisah. Gelombang pertama dijadwalkan cair paling cepat pada 31 Juli 2026.</p>
<p class="MsoNormal">Rincian jadwal ketiga gelombang tersebut adalah sebagai berikut. Gelombang pertama pada 31 Juli 2026 diperuntukkan bagi wajib pajak yang melapor secara daring sebelum 1 Juni, mengonfirmasi simulasi perhitungan melalui registrasi daring atau sistem suara telepon, serta kasus yang dikonfirmasi secara tertulis ke Biro Pajak domisili sebelum 11 Mei. </p>
<p class="MsoNormal">Gelombang kedua pada 30 Oktober 2026 menyasar wajib pajak yang melapor menggunakan barcode dua dimensi atau secara manual antara 12 Mei hingga 1 Juni, mengonfirmasi simulasi secara tertulis, serta kasus yang dikonfirmasi ke Biro Pajak di luar domisili sebelum 11 Mei. </p>
<p class="MsoNormal">Gelombang ketiga pada 20 Januari 2027 mencakup pelaporan terlambat dan kasus yang awalnya nihil tapi kemudian ditetapkan sebagai lebih bayar oleh Biro Pajak.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi wajib pajak yang ingin menerima dana pengembalian lebih awal, Biro Pajak menyarankan satu langkah praktis, yakni lapor secara daring dan aktifkan opsi pengembalian langsung atau direct deposit dengan mencantumkan nomor rekening bank atas nama pribadi, pasangan, atau kerabat tanggungan. </p>
<p class="MsoNormal">Alternatif lainnya, wajib pajak dapat menggunakan rekening yang sama dengan yang berhasil digunakan pada tahun pajak sebelumnya. Dengan cara ini, dana akan langsung ditransfer ke rekening yang ditunjuk tepat pada hari pencairan tanpa perlu proses tambahan.</p>
<p class="MsoNormal">Biro Pajak juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang kerap marak di musim lapor pajak. Pihak Biro Pajak menegaskan tidak akan pernah menghubungi wajib pajak melalui telepon, pesan singkat, atau surel terkait pengembalian pajak, dan tidak akan pernah meminta transaksi melalui mesin ATM. </p>
<p class="MsoNormal">Setiap komunikasi yang mengatasnamakan Biro Pajak dengan permintaan semacam di atas patut dicurigai sebagai upaya penipuan.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 14:30:05 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207711</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207711</guid>
      <author>Yunus Hendry</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=85"><![CDATA[Ekonomi]]></category>
      <dc:creator>Yunus Hendry</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] Jembatan Danjiang Mulai Beroperasi Besok, Terapkan Sistem “Empat Jalur” dan Larangan Parkir untuk Berfoto!</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) &ndash; Jembatan Danjiang, salah satu proyek infrastruktur besar Taiwan, akan mulai dibuka untuk umum pada Selasa (12/5) besok. Akses dari sisi Tamsui menuju jembatan melalui persimpangan Jalan Shalun di Jalan Zongzheng Sect.2, sementara dari sisi Bali dapat masuk melalui Jalan Provinsi 61 atau ram Wazihwei.</p>
<p class="MsoNormal">Biro Kepolisian Kota New Taipei Divisi Lalu Lintas mengingatkan bahwa Jembatan Danjiang menerapkan sistem &ldquo;empat jalur terpisah untuk mobil dan sepeda motor&rdquo;, yang terdiri dari dua jalur cepat untuk mobil, jalur khusus sepeda motor, serta jalur sepeda dan jalur pejalan kaki. Pengguna jalan diminta untuk mengikuti rambu-rambu dan marka jalan yang ada agar tidak salah masuk jalur.</p>
<p class="MsoNormal">Pihak kepolisian juga menyatakan, guna mengantisipasi lonjakan wisatawan pada akhir pekan, truk besar akan dilarang untuk melintas sepanjang hari. Selain itu, berhenti untuk parkir, berfoto, atau menikmati pemandangan matahari terbenam di Tamsui di atas Jembatan Danjiang juga DILARANG KERAS. Pelanggar dapat dikenai denda hingga NT$6.000.</p>
<p class="MsoNormal">Polisi Kota New Taipei menyatakan bahwa Jembatan Danjiang menghubungkan Tamsui dan Bali. Setelah resmi dibuka, jarak perjalanan antara kedua wilayah akan berkurang sekitar 15 kilometer dan waktu tempuh akan hemat sekitar 25 menit.</p>
<p class="MsoNormal">Jembatan ini tidak hanya menghubungkan garis pantai dari Tamsui ke Bali, tetapi juga memperluas koridor pesisir hingga Jalan Bebas Hambatan Pantai Barat menuju Bandara Taoyuan. Selain itu, diharapkan dapat mengurangi beban lalu lintas di Jembatan Guandu dan Jalan Raya Pesisir Jalur 2 di wilayah Taipei-New Taipei.</p>
<p class="MsoNormal">Namun, mengingat tingginya arus wisatawan pada akhir pekan, maka akan diterapkan pengaturan lalu lintas bertahap untuk truk besar serta penegakan hukum berbasis teknologi.</p>
<p class="MsoNormal">Untuk arah Tamsui ke Bali, ramp Shalun akan ditutup sepanjang hari, dan pada akhir pekan antara pukul 12:00-21:00, ramp pesisir serta Lajur 51 di Jalan Zhongzheng Sect.2 juga akan ditutup. Truk besar dialihkan melalui Jalur Provinsi 2B.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, untuk arah Bali ke Tamsui, pada akhir pekan pukul 12:00-21:00 akses dari Jalur Provinsi 61 menuju Jembatan Danjiang serta ramp Jalan Zhongxiao akan ditutup. Truk besar dialihkan melalui Jalur Provinsi 15 dan Jembatan Guandu. </p>
<p class="MsoNormal">Polisi menyatakan bahwa Jembatan Danjiang termasuk jalan bebas hambatan. Pelanggaran seperti berkendara tidak sesuai aturan atau parkir sembarangan akan dikenai sanksi sesuai Pasal 33 UU Manajemen dan Sanksi Lalu Lintas Jalan, dengan denda antara NT$3.000-6.000.</p>
<p class="MsoNormal">DILARANG KERAS untuk parkir dan berfoto atau berhenti berlama-lama di atas jembatan. Pada awal masa pembukaan, polisi akan memperkuat pengaturan lalu lintas di kedua ujung jembatan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman.</p>
<p class="MsoNormal">Polisi New Taipei juga mengingatkan bahwa pada tahap awal operasional, diperkirakan akan terjadi peningkatan arus kendaraan. Pengemudi diharapkan tetap sabar, mematuhi batas kecepatan dan aturan lalu lintas, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 13:47:05 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207703</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207703</guid>
      <author>Aditya Nugraha</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Aditya Nugraha</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] Wabah Tikus di Taipei Picu Perdebatan Racun Tikus, Kementerian Lingkungan Hidup Ingatkan Risiko bagi Hewan Peliharaan</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Isu wabah tikus di Kota Taipei yang belakangan ini menjadi perdebatan politik kini merambah ke persoalan yang lebih teknis, yakni penggunaan racun tikus di ruang publik dan risikonya terhadap hewan peliharaan warga serta satwa liar. Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV) menegaskan bahwa racun tikus tergolong sebagai obat lingkungan umum yang dapat dibeli bebas di pasaran, tetapi penggunaannya tetap memerlukan kehati-hatian dan kepatuhan terhadap petunjuk label kemasan. </p>
<p class="MsoNormal">Kepala Badan Pengelolaan Bahan Kimia Kementerian Lingkungan Hidup, Tsai Meng-yu (蔡孟裕), menjelaskan bahwa obat lingkungan diklasifikasikan menjadi dua kategori, masing-masing obat lingkungan umum dengan risiko lebih rendah yang boleh dijual bebas, dan obat lingkungan khusus berkonsentrasi tinggi yang hanya boleh diaplikasikan oleh perusahaan pembasmi hama profesional.</p>
<p class="MsoNormal">Kekhawatiran publik mencuat setelah sejumlah warga menyaksikan burung gereja liar mematuk racun tikus yang diletakkan di taman bunga. Mereka mengkhawatirkan induk burung akan membawa racun tersebut ke sarang dan memberi makan anak-anaknya, yang berpotensi memusnahkan seluruh populasi sarang tersebut. </p>
<p class="MsoNormal">Menteri Lingkungan Hidup Peng Chi-ming (彭啟明) sebelumnya telah mengimbau Pemerintah Kota Taipei untuk membuat peta penempatan racun tikus guna mencegah hewan peliharaan warga terpapar secara tidak sengaja. Namun Ketua RDEC Kota Taipei, Yin Wei (殷瑋), berargumen bahwa karena racun tikus berstatus obat lingkungan umum yang dapat dibeli bebas oleh siapa saja, pemerintah kota tidak memiliki wewenang untuk memantau penempatan yang dilakukan warga secara mandiri di ruang publik.</p>
<p class="MsoNormal">Yin Wei lebih lanjut mendesak pemerintah pusat untuk merumuskan standar nasional yang seragam, mengingat kabupaten dan kota lain yang pernah mencatat kasus Hantavirus di masa lalu tidak pernah mendapat tuntutan serupa. Ia menilai tanggung jawab pengaturan semestinya berada di tingkat nasional, bukan dibebankan kepada masing-masing pemerintah daerah secara tidak konsisten. </p>
<p class="MsoNormal">Terlepas dari polemik kewenangan tersebut, MOENV mengingatkan masyarakat untuk selalu membaca label kemasan sebelum menggunakan racun tikus dan memastikan adanya nomor izin resmi dari kementerian, misalnya dengan format "環署衛製字第XXXX號 (baca: Hu&aacute;n shǔ w&egrave;i zh&igrave; z&igrave; d&igrave; XXXX h&agrave;o)" </p>
<p class="MsoNormal">Racun harus ditempatkan di area tersembunyi yang tidak dapat dijangkau oleh anak-anak dan hewan peliharaan, dengan takaran yang sesuai petunjuk dan tidak berlebihan. Penggunaan yang tidak terkontrol, selain berisiko membahayakan satwa non-target, juga berpotensi menimbulkan dampak ekologis yang lebih luas.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 12:23:04 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207676</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207676</guid>
      <author>Yunus Hendry</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Yunus Hendry</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Ekonomi] Tarif Listrik Musim Panas Berlaku 1 Juni, Rata-rata Tagihan Rumah Tangga Naik Menjadi NT$1.084 per Bulan</title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Menurut pengumuman di situs Taiwan Power Company (Taipower), bagi para pelanggan listrik tegangan tinggi dan ekstra tinggi akan mulai dikenakan tarif listrik musim panas mulai 16 Mei-15 Oktober. Sementara itu, pelanggan rumah tangga dan pengguna umum lainnya akan mulai menerapkan tarif musim panas dari 1 Juni-30 September.</p>
<p class="MsoNormal">Untuk pelanggan rumah tangga, rata-rata tagihan listrik selama musim panas diperkirakan akan menembus NT$1.000, tepatnya mencapai sekitar NT$1.084, atau meningkat hampir 70% dibandingkan tarif di luar musim panas.</p>
<p class="MsoNormal">Pihak Taipower menjelaskan bahwa tarif listrik musim panas telah diterapkan sejak 1989. Untuk pelanggan rumah tangga, tarif ini diberlakukan setiap tahun mulai 1 Juni dan akan kembali ke tarif non musim panas setelah 1 Oktober.</p>
<p class="MsoNormal">Sejak 2023, periode tarif listrik musim panas bagi pengguna tegangan tinggi ke atas telah disesuaikan menjadi dari 16 Mei-15 Oktober, agar pelaku industri dapat menyesuaikan jadwal produksi sekaligus menghemat penggunaan listrik.</p>
<p class="MsoNormal">Dengan menggunakan tarif listrik rumah tangga yang berlaku saat ini sebagai contoh, pada 2025 rata-rata konsumsi listrik rumah tangga di Taiwan diperkirakan mencapai sekitar 345 kWh per bulan.</p>
<p class="MsoNormal">Pada periode non musim panas, rata-rata penggunaan listrik per rumah tangga adalah 308 kWh per bulan dengan tagihan sekitar NT$638. Sementara selama musim panas, akibat kenaikan suhu, konsumsi listrik bulanan meningkat menjadi 418 kWh dan tagihan listrik naik menjadi sekitar NT$1.084.</p>
<p class="MsoNormal">Dibandingkan periode non musim panas, penggunaan listrik meningkat hampir 40%, sehingga rata-rata tagihan listrik bulanan juga bertambah sekitar NT$446 atau naik hampir 70%.</p>
<p class="MsoNormal">Taipower menunjukkan, dari kenaikan tagihan sebesar NT$446 tersebut, sekitar 73% atau NT$326 berasal dari meningkatnya konsumsi listrik. Sementara bagian yang benar-benar disebabkan oleh penyesuaian tarif listrik musim panas hanya sekitar 27% atau NT$120. </p>
<p class="MsoNormal">Taipower menyebutkan, rumah tangga pada umumnya dapat memilih dua jenis skema tarif listrik, yaitu tarif non-waktu (tarif progresif tanpa pembagian jam sibuk dan non-sibuk) atau tarif berdasarkan waktu penggunaan listrik (dengan pembagian jam sibuk dan non-sibuk).</p>
<p class="MsoNormal">Pada tarif progresif, biaya listrik dihitung berdasarkan tingkatan jumlah pemakaian listrik. Sementara pada tarif berdasarkan waktu, tagihan bulanan merupakan gabungan antara biaya dasar dan biaya penggunaan listrik.</p>
<p class="MsoNormal">Karena sebagian besar rumah tangga memiliki konsumsi listrik yang relatif rendah dan penggunaan listrik pada jam non-sibuk juga tidak terlalu banyak, mayoritas pelanggan rumah tangga menggunakan skema tarif progresif.</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai contoh tarif listrik rumah tangga yang mulai berlaku pada 1 Oktober 2025, tarif progresif dihitung berdasarkan tingkat pemakaian listrik yang dibagi menjadi 6 tingkatan, dan tidak ada perbedaan antara jam sibuk maupun jam non sibuk. Dengan rata-rata konsumsi listrik selama musim panas 2025 sebesar 418 kWh per bulan, maka 120 kWh pertama dikenakan tarif NT$1,78, 210 kWh berikutnya (330 dikurangi 120 kWh) dikenakan tarif NT$2,55, sedangkan sisa 88 kWh (418 dikurangi 330 kWh) dikenakan tarif NT$3,8. Karena itu, tinggi rendahnya tarif listrik hanya berkaitan dengan jumlah penggunaan listrik, dan tidak berhubungan dengan waktu penggunaan listrik.</p>
<p class="MsoNormal">Pihak Taipower mengemukakan jika selama ini, sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat serta mendorong penghematan energi dan pengurangan emisi karbon, tarif progresif pada tingkat pertama dan kedua ditetapkan lebih rendah.</p>
<p class="MsoNormal">Oleh karena itu, bagi sebagian besar rumah tangga, penggunaan tarif non-waktu umumnya memberikan beban biaya listrik yang lebih ringan. Sementara itu, apakah penggunaan tarif berdasarkan waktu lebih menguntungkan atau tidak bergantung pada berbagai faktor.</p>
<p class="MsoNormal">Jika skala penggunaaan listrik tidaklah besar, atau sebagian besar penggunaan listrik terjadi pada jam sibuk, maka memilih tarif berdasarkan waktu belum tentu dapat mengurangi beban tagihan listrik.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 11:37:26 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207681</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207681</guid>
      <author>Aditya Nugraha</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=85"><![CDATA[Ekonomi]]></category>
      <dc:creator>Aditya Nugraha</dc:creator>
    </item>
    <item>
      <title>[Umum] Belasan PMI Terlibat Bentrok Usai Mabuk di ASEAN Square Taichung, Pelaku akan Diproses Pidana Sesuai UU Pemeliharaan Ketertiban Sosial  </title>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Kepolisian Taichung menerima laporan mengenai bentrokan yang melibatkan sejumlah pekerja migran di lapangan depan Stasiun Kereta Api Taichung. Saat petugas tiba di lokasi, hanya tersisa dua orang di tempat kejadian. Setelah dilakukan pengejaran lebih lanjut, polisi berhasil mengamankan empat pekerja migran asal Indonesia yang terlibat dalam insiden tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan, keributan diduga dipicu oleh adu mulut setelah mengonsumsi minuman keras, dan para pelaku kini telah diproses secara hukum.</p>
<p class="MsoNormal">Kepolisian Kota Taichung menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan sekitar pukul 03.00 dini hari mengenai bentrokan antarkelompok pekerja migran di sekitar Stasiun Kereta Api Taichung. Mengetahui hanya ada dua orang yang tersisa saat petugas sampai, polisi segera memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk melacak pelaku lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Rekaman kejadian yang melibatkan PMI dalam insiden perkelahian di&nbsp; ASEAN Square Taichung. Foto: YAHOO NEWS</p>
<p class="MsoNormal">Hasil penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa empat pekerja migran legal asal Indonesia berinisial H, A, L, dan O (semuanya berusia sekitar 30 tahun), sebelumnya sempat minum minuman keras di ASEAN Square Taichung. Mereka terlibat adu mulut karena perselisihan paham sebelum akhirnya membubarkan diri. Namun, keempatnya kembali bertemu di lapangan depan Stasiun Taichung, yang kemudian memicu kembali pertengkaran hingga berujung pada aksi saling dorong dengan tangan kosong.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam bentrokan tersebut, pekerja migran berinisial H terjatuh karena kehilangan keseimbangan akibat mabuk, yang menyebabkan luka pada bagian kepala. Sementara itu, pelaku lainnya tidak mengalami luka yang berarti. Polisi telah menangkap empat pelaku utama yang terlibat dalam kasus ini, dan selanjutnya mereka akan diproses berdasarkan hukum pidana serta Undang-Undang Pemeliharaan Ketertiban Sosial.</p>]]></description>
      <pubDate>Mon, 11 May 2026 10:07:02 +0800</pubDate>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207658</link>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/news?uid=3&amp;pid=207658</guid>
      <author>Yunus Hendry</author>
      <category domain="https://www.rti.org.tw/id/newslist?uid=3&amp;cid=83"><![CDATA[Umum]]></category>
      <dc:creator>Yunus Hendry</dc:creator>
    </item>
  </channel>
</rss>